Tag Archives: Pascasarjana Universitas Jember

14Oct/16
xKuliah_kepala_bps_unej-620x279.jpg.pagespeed.ic.aEwI1YOJqx

Dr. Suryamin, M.Sc : Data Statistik Kunci Sukses Pembangunan

xKuliah_kepala_bps_unej-620x279.jpg.pagespeed.ic.aEwI1YOJqx

Jember, 13 Oktober 2016

Data statistik menjadi salah satu kunci sukses pembangunan. Pernyataan ini disampaikan oleh Dr. Suryamin, M.Sc, mantan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) dalam kegiatan kuliah umum bertema “Peran Statistik Dalam Pembangunan” yang digelar oleh Program Pascasarjana Universitas di gedung Mas Soerachman (13/10). “Data statistik digunakan sebagai bahan rujukan untuk perencanaan, evaluasi, membuat keputusan, memformulasikan kebijakan agar sasaran dapat dicapai, serta sebagai alat konfirmasi dan legitimasi dalam pembangunan,” ujar Suryamin yang baru saja mengakhiri tugasnya selaku Kepala BPS.

Di hadapan 175 peserta kuliah umum yang merupakan mahasiswa S 2 dan S 3 di kampus Tegalboto, Suryamin lantas melanjutkan penjelasannya mengenai Statistik.  “Menurut UU no. 16 tahun 1997 tentang Statistik, Statistik adalah data yang diperoleh dengan cara pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan analisis serta sebagai sistem yang mengatur keterkaitan antarunsur dalam penyelenggaraan statistik,” jelasnya lagi.

Suryamin menambahkan, data statistik sangat dibutuhkan dalam melihat indikator pembangunan yang terdiri dari kemiskinan, pengangguran, ketimpangan, dan indeks pembangunan manusia. Indikator kemiskinan dan ketenagakerjaan merupakan dua indikator yang paling krusial dan sudah tidak asing terdengar di telinga masyarakat. Selama ini seperti yang kita tahu bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia cukup menggembirakan namun angka kemiskinan masih tinggi dan lambat dalam mengalami penurunan. Selengkapnya>>>>>

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
13Oct/16
KEGIATAN

Program Pascasarjana Universitas Jember Gelar Kuliah Umum

DSC_0114

Jember, 13 Oktober 2016

Kuliah umum digelar Program Pascasarjana Universitas Jember, pelaksanaan bertempat  di gedung Mas Soerachman Universitas Jember, agenda tahunan yang ditujukan khusus bagi mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Jember ini mengambil tema “Peran Statistik dalam Pembangunan” .

Dalam acara kali ini menghadirkan pembicara dari Badan Pusat Statistik, Dr. Suryamin, M.Sc. Kepala BPS pusat periode 2012 hingga 2016. Dengan gelar terakhir yang diraih sebagai Doktor di Major Statistics Minor Economics, University of The Philippines Los Banos tahun 1994.  ada beberapa  pos penting yang pernah komandaninya, salah satu jabatan penting yang pernah disandangnya pada tahun 2008 sebagai Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Statistik, sekolah yang mencetak kader-kader Statistika Nasional.

Putra asli Garut ini dalam tampilan powerpointnya menuturkan tentang berbagai macam hal fungsi statistik diantaranya sebagai bahan rujukan untuk perencanaan evaluasi, membuat  keputusan, memformulasikan  kebijakan  agar  sasaran dicapai, alat  konfirmasi dan legitimasi.

Suryamin juga mengatakan “statistik memiliki 10 aturan pokok, satu diantaranya confidensial atau kerahasiaan. Lebih lanjut Suryamin mengatakan bahwa konsep statistik diseluruh dunia harus sama hanya berbeda pada metodologi pencarian data yang berbeda, statistik bukan masalah BPS saja sebagai penghimpun dan penyampai data statistik tetapi masalah Nasional”.

Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
30Sep/16
14518555_10206807000006182_524421676_n

Universitas Jember Gencar Untuk Memediasi Dan Memberikan Sarana Seluruh Kegiatan Yang Berhubungan Dengan Kesehatan Jantung.

14518555_10206807000006182_524421676_n

Jember, 30 September 2016

Tanggal 29 September ditetapkan sebagai hari jantung sedunia,  mengapa sampai diperingati, bahkan  sampai di kampanyekan juga, apakah sangat membahayakan hingga menyebabkan kematian terbanyak di dunia, begitu ungkapan yang mungkin akan melekat pikiran kita.

Serangan jantung, secara medis disebut infark miokard, adalah kondisi di mana pasokan darah menuju ke jantung terhambat, gangguan aliran darah ke jantung ini bisa merusak atau menghancurkan otot jantung dan bisa berakibat fatal

dr. Rosita Dewi, Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Jember menjelaskan “ penyakit jantung merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia. Hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 menyatakan bahwa prevalensi penyakit jantung koroner di Indonesia berdasarkan diagnosis dokter/gejalanya adalah sebesar 1,5% atau diperkirakan sekitar 2.650.340 orang” .

Dari beberapa kejadian yang dijelaskan kepada sebagai dosen, Rosita Menambahkan “prevalensi penyakit gagal jantung berdasarkan diagnosis dokter/gejalanya adalah sebesar 0,3% atau diperkirakan sekitar 530.068 orang”, imbuhnya.

Senada dengan hal itu, dr. Irma Zakina, Mahasiswa Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, dalam artikelnya menjelaskan bahwa,

“Menurut Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, setiap tahunnya lebih dari 36 juta orang meninggal dunia karena penyakit tidak menular. Secara global, kematian nomor satu dari penyakit tidak menular, yaitu penyakit kardiovaskular (penyakit jantung dan pembuluh darah) antara lain: penyakit jantung koroner, hipertensi, stroke, dan juga gagal jantung”.

Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS