Tag Archives: universitas jember

04Apr/17
xMbah-Siman-620x279.jpg.pagespeed.ic.zk00SgbeWE

Program Mitigasi Berbasis Lahan Universitas Jember (3)

xMbah-Siman-620x279.jpg.pagespeed.ic.zk00SgbeWE

Program Mitigasi Berbasis Lahan Universitas Jember (3)

Jangan Pisahkan Kami Dengan Hutan Wonoasri Meru Betiri

Jember, 3 April 2017

Sejak awal bulan Maret ini para dosen Universitas Jember dari berbagai lintas disiplin memulai penelitian, sekaligus pengabdian kepada masyarakat di Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, Jember. Desa Wonoasri adalah desa penyangga Taman Nasional Meru Betiri (TNMB), maka tidak heran jika sejak lama masyarakat sekitar memiliki keterikatan erat dengan hutan resort Wonoasri. Hutan yang telah banyak memberikan berkah penghidupan kepada warga. Permasalahan muncul saat terjadi eksploitasi berlebihan terhadap hutan resort Wonoasri, sehingga mengancam kelestarian hutan, bahkan mengundang bencana.

Untuk merehabilitasi hutan dan memberdayakan masyarakat sekitar hutan, maka Universitas Jember menggelar Program Mitigasi Berbasis Lahan dengan dukungan dari Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Bappenas, USAID serta TNMB dijalankan. Harapannya ekosistem hutan resort Wonoasri kembali pulih, sekaligus melatih masyarakat sekitar agar mampu memanfaatkan potensi yang ada tanpa harus merusak hutan.  Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
09Mar/17
dian Humas UNEJ

Kerja Keras Untuk Meraih Cita-Cita

 

Dian Wahyu KN, S.T.

Kerja Keras Untuk Meraih Cita-Cita

Dalam acara Kuliah Perdana mahasiswa baru Program Pascasarjana Universitas Jember  T.A 2016/2017 dengan Tema “Pengelolaan Sumberdaya Air Terpadu Untuk Kesejahteraan Bangsa” di Gedung Mas Soerachman UNEJ (7/3/2017) ada hal yang menarik yaitu sosok yang penuh senyum dan cekatan untuk mempersiapkan tugas live streaming dalam kegiatan tersebut yang bertujuan agar dapat dinikmati semua masyarakat. Dian Humas UNEJ tersebut adalah sosok pekerja keras tanpa menyerah untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki.

Kali ini Dian Selain bertugas sebagai Humas UNEJ juga tercatat sebagai salah satu peserta dalam kegiatan kuliah perdana karena mulai Tahun Akademik 2016/2017 Dian tercatat sebagai mahasiswa baru Program Studi Magister Teknik Sipil Pascasarjana Universitas Jember.

menambah kompetensi dan pengetahuan sebuah kewajiban kita agar unggul dalam sumberdaya manusia. Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
02Mar/17
xPelantikanDekanFTP-Farmasi_unej-620x279.jpg.pagespeed.ic.MdwZL2t55I

Rektor Lantik Dekan Fakultas Teknologi Pertanian, dan Fakultas Farmasi Periode 2017-2021

Jember, 1 Maret 2017

xPelantikanDekanFTP-Farmasi_unej-620x279.jpg.pagespeed.ic.MdwZL2t55IRektor Universitas Jember, Moh. Hasan, melantik Dr. Siswoyo Soekarno, M.Eng sebagai Dekan Fakultas Teknologi Pertanian, dan Lestyo Wulandari, S.Si., Apt., M. Farm sebagai Dekan Fakultas Farmasi (1/3). Keduanya dilantik di aula lantai III Gedung Rektorat dr. R. Achmad, sebagai dekan untuk periode 2017 – 2021. Turut pula dilantik dalam kesempatan ini adalah Penjabat Pembantu Dekan III Fakultas Kedokteran, dr. M. Ali Shodikin, M.Kes., Sp.A., beserta empat pejabat struktural eselon IV.

Dalam sambutan pelantikannya, rektor menjelaskan jika pergantian personil dan regenerasi dalam sebuah organisasi adalah keniscayaan, bahkan menunjukkan bahwa organisasi tersebut terus hidup dan berdinamika. Oleh karena itu, Moh. Hasan meminta agar para pejabat yang baru dapat meneruskan program yang telah berjalan, sambil memperbaiki kekurangan yang ada. “Khusus bagi Dekan Fakultas Teknologi Pertanian yang baru, harus mampu mempertahankan prestasi yang dicapai pejabat sebelumnya yang mampu meraih prestasi sebagai fakultas dengan kinerja terbaik dua tahun berturut-turut,” pesan Moh. Hasan. Rektor pun tak lupa memberikan penghargaan atas jasa-jasa Dr. Yuli Witono, MP., dekan Fakultas Teknologi Pertanian periode sebelumnya.Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
28Feb/17
logoposikm

Perhatian Terhadap Gizi Itu Penting

1Gizi pasti hampir setiap orang memahami, gizi yaitu makanan atau minuman dengan segala zat yang dikandungnya dan sangat dibutuhkan oleh tubuh seperti vitamin, mineral, protein atau zat lain khususnya dalam rangka menunjang kesehatan tubuh kita sehari-hari.

Anna Isnaini Wijayanti mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Pascasarjana Universitas Jember mengatakan perhatian terhadap gizi itu penting bagi tubuh kita.

“ perhatian terhadap  gizi itu penting , terutama bagi tumbuh kembang anak. Anak sangat membutuhkan asupan gizi dan perawatan yang baik, bagi segala usia pun juga penting . Memperhatikan soal kebutuhan gizi akan sangat menguntungkan bagi kesehatan tubuh kita”, ungkapnya.

Anna Isnaini Wijayanti juga menguraikan sebuah hasil yang positif dari sebuah perhatian terhadap gizi yaitu membentuk SDM sehat, cerdas dan produktif.

“Pentingnya bagi masyarakat untuk memberi perhatian terhadap gizi sehingga dapat menciptakan SDM yang sehat, cerdas dan produtif seperti strategi sebuah bangsa bertujuan untuk menurunkan angka dari kejadian gizi buruk. Dengan  lingkungan masyarakat yang sehat dengan terpenuhinya kebutuhan gizi , maka hadirnya infeksi menular , penyakit masyarakat lainya dapat dihindari”, katanya.(hr)

Selamat Hari Gizi Nasional 28 Pebruari 2017

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
10Feb/17
olahraga

UNEJ SPORT GARDEN AREA

DSC_0428Kesejukan, keasrian, dan nyamannya lingkungan Universitas Jember tidak hanya digunakan civitas akademika untuk berolahraga atau sebagai ajang latihan memanah setiap jum’at pagi, setiap hari, pagi dan sore lingkungan Universitas Jember digunakan sebagai sport garden area bagi seluruh lapisan masyarakat.

Tidak hanya sebagai ajang olahraga rutin bagi masyarakat maupun civitas akademika, Universitas Jember Sport Garden juga seringkali digunakan instansi lain untuk melakukan kegiatan olahraga bersama, baik dari TNI maupun POLRI.

Hany, pengguna area Universitas Jember sebagai sport garden, perempuan penghobi olahraga menembak ini, menyatakan rutin melakukan kegiatan olahraga di area kampus Universitas Jember pagi dan sore, sebagai ajang refressing.

“ Universitas Jember areanya sejuk, trek jalan untuk sekedar joging atau lari cocok karena luas dan panjang, setiap pagi dan sore pasti saya sempatkan untuk lari-lari atau hanya sekedar joging, yang penting refres saya bisa jaga stamina”, kelakarnya.

Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
28Dec/16
WhatsApp Image 2016-12-28 at 08.53.39

Nanik Hariyana : Perlunya Perhatian Khusus Dan Kerjasama Antar Seluruh Elemen Terkait Permasalahan Masyarakat Pesisir.

WhatsApp Image 2016-12-28 at 08.53.39(1)

Menulis ini didasari oleh keadaan masyarakat yang berada didaerah pesisir Pantai Puger Jember Jatim kata Nanik Hariyana salah satu mahasiswa calon doktor manajemen Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Jember, yang disampaikan dalam acara Colloquium (seminar,red)  yang digagas oleh Jurusan Ilmu Administrasi Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik Universitas Jember dengan tema “Pemberdayaan Dan Inovasi Tata Kelola Pemerintah Daerah & Desa ” yang berlangsung di aula lantai 2 FISIP UNEJ (27/12/2016).

 Nanik menjelaskan penulisan yang berdasarkan fakta dilapangan tersebut untuk mengetahui dan menganalisis kondisi dan sistem pemberdayaan masyarakat pesisir puger.

 “ tujuan utama penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis strategi sistem pemberdayaan masyarakat pesisir pantai puger dalam meningkatkan pendapatan ekonomi, hal tersebut dikarenakan umumnya penduduk di masyarakat pantai puger dalam meningkatkan pendapatan ekonomi ini bekerja sebagai nelayan dan petani ”, katanya.

 Nanik juga menyatakan dalam penelitiannya komunitas nelayan di pantai puger dalam peningkatan ekonomi masih membutuhkan perhatian.

 “ bila kita amati lebih lanjut, sebagian masyarakat indonesia yang bermukim di daerah pedesaan mencapai hampir 80% dari seluruh penduduk, sebagian merupakan petani dan nelayan, dengan metode berpikir yang sederhana, yang mencirikan masyarakat tradisonal, hal tersebut didasari karena tingkat pendidikan yang relatif rendah” ungkapnya.

 Nanik juga menambahkan, “ karena pekerja sebagai petani atau nelayan sudah begitu lekat dan tidak dapat dipisahkan dalam proses kegiatan mereka untuk memenuhi kehidupan sehari hari mereka, oleh karena itu bekerja sebagai petani atau nelayan perlu mendapat perhatian guna perbaikan taraf hidupnya, nah ini yang akan kita ungkap” tambahnya.

Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
22Dec/16
Hari-Ibu-2016-by-Mohammad-Tohir

Selamat Hari Ibu, 22 Desember 2016

MEMBAHAGIAKAN IBU

Hari-Ibu-2016-by-Mohammad-Tohir

Penulis: Mohammad Tohir Mahasiswa S2 Pendidikan Matematika FKIP Pascasarjana Universitas Jember (http://tohir.web.unej.ac.id/)

Saudaraku yang masih punya ibu. Senyampang hari ibu. Hayo bahagiakan ibumu.

Kalau kau sempat, datang dan peluk ibumu. Sanjung dan sayanyi ibumu. Banggakan ibumu dengan keyakinan bahwa kita adalah investasi terbaik untuk akhiratnya. Bahwa kita adalah waladun sholihun yad’u lah.

Atau

Setidaknya … sempatkan waktumu untuk berinteraksi dengan ibumu.

Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
09Dec/16
Hari HAM Dunia.jpg.web

Selamat Hari Hak Asasi Manusia Sedunia, 10 Desember 2016

gautama budi

Gautama Budi Arundhati , SH., LL.M: “HAM merupakan ‘seperangkat hak’ yang dimiliki setiap individu secara natural”.

Mengerti ataupun tidak kita sebagai masyarakat tentang masalah HAM,  dan tak ayal lagi setiap tanggal 10 Desember  tak  hanya di Indonesia tapi seluruh Dunia memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional, kebebasan berpendapat, kebebasan beribadah, kebebasan dari kemiskinan, dan kebebasan dari rasa takut. Kebebasan-kebebasan tersebut dipandang relevan dan sejalan dengan Hak Asasi Manusia Saat Ini.

“HAM merupakan ‘seperangkat hak’ yang dimiliki setiap individu secara natural, namun pengaturannya mengikuti perkembangan peradaban manusia yang berhubungan dengan kesadaran masyarakat akan hak-haknya dan kemauan penguasa untuk melindunginya” begitulah Gautama Budi Arundhati , SH., LL.M., menyatakan pendapatnya.

Dosen Fakultas Hukum Universitas Jember ini juga mengungkapkan tentang sejarah perkembangan Hak Asasi Manusia di Indonesia, perkembangan HAM yang terdorong berdasar konsep gotong royong terbentuk dalam budaya bangsa.

“HAM di Indonesia menurut saya sudah ada sejak konsep ‘gotong-royong’ terbentuk dalam budaya bangsa Indonesia” katanya.

Pengajar mata kuliah “Hukum HAM” tersebut juga menambahkan “HAM terbentuk jauh sebelum negara Indonesia itu sendiri terlahir sebagai negara, karena gotong royong mensyaratkan akan adanya toleransi, dan toleransi hanya dapat terbentuk melalui rasa ‘saling menghormat”.

Gautama mengatakan di Indonesia pengaturan tentang HAM telah dituangkan dalam Undang-Undang Dasar 1945,  “dalam Ayat (1) Pasal 28I Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa “Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani, hak beragama, hak untuk tidak diperbudak, hak untuk diakui sebagai pribadi di hadapan hukum, dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apa pun”.

Dia menjelaskan, “hal ini menunjukkan adanya ‘non derogable rights’ yang diakui dan dilindungi oleh ‘the supreme law of the land”. katanya.

Gautama juga menambahkan “Namun demikian terdapat pembatasan yang berlebihan dalam Ayat (2) Pasal 28J Undang-Undang Dasar 1945 yang menyatakan bahwa” Dalam menjalankan hak dan kebebasannya, setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud semata-mata. untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak dan kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral, nilai-nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis,… pembatasan yang berlebihan yang saya maksud adalah kalimat ‘pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang”, tambahnya.

Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
06Dec/16
widhi.1

Australia Indonesia Science Symposium (AISS) di Canberra, Australia.

widhi

Penulis: Widhi Dyah Sawitri, Ph.D. Dosen Program Studi Magister Bioteknologi Program Pascasarjana Universitas Jember.

Tanggal 28 November hingga 1 Desember 2016, pertama kali diselenggarakannya Australia Indonesia Science Symposium (AISS) di Canberra, Australia. AISS ini adalah forum yang mempertemukan antara ilmuwan senior dan junior baik dari pihak Indonesia maupun Australia, sehingga diharapkan melalui forum ini dapat terjalin kerjasama sains antara kedua negara tersebut mengingat kerjasama sains antara Indonesia dan Australia sudah berjalan beberapa dekade. Acara ini turut dibuka oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang  Brodjonegoro, Menteri Pembangunan Internasional dan Pasifik Australia Concetta Fierravanti-Wells, Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Australia Andrew Holmes, dan Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) Sangkot Marzuki.

Topik yang dibahas dalam forum AISS ini sangat beragam mulai dari bidang kesehatan, pertanian, kelautan, dan informatika. pada hari pertama tanggal 28 November 2016 dalam AISS, Prof. Bambang Sugiharto, salah satu guru besar Universitas Jember sekaligus dosen beberapa mata kuliah di Program Studi Magister  Bioteknologi Pascasarjana Universitas Jember, menjadi salah satu Public Plenary Speaker sesi pertanian.

Dalam kuliah umum tersebut, Prof. Bambang Sugiharto memberikan materi mengenai GMO tebu bersama Professor James Dale dari Australia yang mengembangkan GMO pisang  dengan kandungan beta-karoten dan Dr. Andrew Ash sebagai kepala riset ilmuwan di CSIRO bidang pertanian, Australia dan telah menjalin kerjasama dengan Universitas Jember dalam riset cassava (dengan grup Prof. Achmad Subagio).

Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS