Tag Archives: universitas jember

28Dec/16
WhatsApp Image 2016-12-28 at 08.53.39

Nanik Hariyana : Perlunya Perhatian Khusus Dan Kerjasama Antar Seluruh Elemen Terkait Permasalahan Masyarakat Pesisir.

WhatsApp Image 2016-12-28 at 08.53.39(1)

Menulis ini didasari oleh keadaan masyarakat yang berada didaerah pesisir Pantai Puger Jember Jatim kata Nanik Hariyana salah satu mahasiswa calon doktor manajemen Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Jember, yang disampaikan dalam acara Colloquium (seminar,red)  yang digagas oleh Jurusan Ilmu Administrasi Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik Universitas Jember dengan tema “Pemberdayaan Dan Inovasi Tata Kelola Pemerintah Daerah & Desa ” yang berlangsung di aula lantai 2 FISIP UNEJ (27/12/2016).

 Nanik menjelaskan penulisan yang berdasarkan fakta dilapangan tersebut untuk mengetahui dan menganalisis kondisi dan sistem pemberdayaan masyarakat pesisir puger.

 “ tujuan utama penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis strategi sistem pemberdayaan masyarakat pesisir pantai puger dalam meningkatkan pendapatan ekonomi, hal tersebut dikarenakan umumnya penduduk di masyarakat pantai puger dalam meningkatkan pendapatan ekonomi ini bekerja sebagai nelayan dan petani ”, katanya.

 Nanik juga menyatakan dalam penelitiannya komunitas nelayan di pantai puger dalam peningkatan ekonomi masih membutuhkan perhatian.

 “ bila kita amati lebih lanjut, sebagian masyarakat indonesia yang bermukim di daerah pedesaan mencapai hampir 80% dari seluruh penduduk, sebagian merupakan petani dan nelayan, dengan metode berpikir yang sederhana, yang mencirikan masyarakat tradisonal, hal tersebut didasari karena tingkat pendidikan yang relatif rendah” ungkapnya.

 Nanik juga menambahkan, “ karena pekerja sebagai petani atau nelayan sudah begitu lekat dan tidak dapat dipisahkan dalam proses kegiatan mereka untuk memenuhi kehidupan sehari hari mereka, oleh karena itu bekerja sebagai petani atau nelayan perlu mendapat perhatian guna perbaikan taraf hidupnya, nah ini yang akan kita ungkap” tambahnya.

Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
22Dec/16
Hari-Ibu-2016-by-Mohammad-Tohir

Selamat Hari Ibu, 22 Desember 2016

MEMBAHAGIAKAN IBU

Hari-Ibu-2016-by-Mohammad-Tohir

Penulis: Mohammad Tohir Mahasiswa S2 Pendidikan Matematika FKIP Pascasarjana Universitas Jember (http://tohir.web.unej.ac.id/)

Saudaraku yang masih punya ibu. Senyampang hari ibu. Hayo bahagiakan ibumu.

Kalau kau sempat, datang dan peluk ibumu. Sanjung dan sayanyi ibumu. Banggakan ibumu dengan keyakinan bahwa kita adalah investasi terbaik untuk akhiratnya. Bahwa kita adalah waladun sholihun yad’u lah.

Atau

Setidaknya … sempatkan waktumu untuk berinteraksi dengan ibumu.

Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
09Dec/16
Hari HAM Dunia.jpg.web

Selamat Hari Hak Asasi Manusia Sedunia, 10 Desember 2016

gautama budi

Gautama Budi Arundhati , SH., LL.M: “HAM merupakan ‘seperangkat hak’ yang dimiliki setiap individu secara natural”.

Mengerti ataupun tidak kita sebagai masyarakat tentang masalah HAM,  dan tak ayal lagi setiap tanggal 10 Desember  tak  hanya di Indonesia tapi seluruh Dunia memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional, kebebasan berpendapat, kebebasan beribadah, kebebasan dari kemiskinan, dan kebebasan dari rasa takut. Kebebasan-kebebasan tersebut dipandang relevan dan sejalan dengan Hak Asasi Manusia Saat Ini.

“HAM merupakan ‘seperangkat hak’ yang dimiliki setiap individu secara natural, namun pengaturannya mengikuti perkembangan peradaban manusia yang berhubungan dengan kesadaran masyarakat akan hak-haknya dan kemauan penguasa untuk melindunginya” begitulah Gautama Budi Arundhati , SH., LL.M., menyatakan pendapatnya.

Dosen Fakultas Hukum Universitas Jember ini juga mengungkapkan tentang sejarah perkembangan Hak Asasi Manusia di Indonesia, perkembangan HAM yang terdorong berdasar konsep gotong royong terbentuk dalam budaya bangsa.

“HAM di Indonesia menurut saya sudah ada sejak konsep ‘gotong-royong’ terbentuk dalam budaya bangsa Indonesia” katanya.

Pengajar mata kuliah “Hukum HAM” tersebut juga menambahkan “HAM terbentuk jauh sebelum negara Indonesia itu sendiri terlahir sebagai negara, karena gotong royong mensyaratkan akan adanya toleransi, dan toleransi hanya dapat terbentuk melalui rasa ‘saling menghormat”.

Gautama mengatakan di Indonesia pengaturan tentang HAM telah dituangkan dalam Undang-Undang Dasar 1945,  “dalam Ayat (1) Pasal 28I Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa “Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani, hak beragama, hak untuk tidak diperbudak, hak untuk diakui sebagai pribadi di hadapan hukum, dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apa pun”.

Dia menjelaskan, “hal ini menunjukkan adanya ‘non derogable rights’ yang diakui dan dilindungi oleh ‘the supreme law of the land”. katanya.

Gautama juga menambahkan “Namun demikian terdapat pembatasan yang berlebihan dalam Ayat (2) Pasal 28J Undang-Undang Dasar 1945 yang menyatakan bahwa” Dalam menjalankan hak dan kebebasannya, setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud semata-mata. untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak dan kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral, nilai-nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis,… pembatasan yang berlebihan yang saya maksud adalah kalimat ‘pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang”, tambahnya.

Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
06Dec/16
widhi.1

Australia Indonesia Science Symposium (AISS) di Canberra, Australia.

widhi

Penulis: Widhi Dyah Sawitri, Ph.D. Dosen Program Studi Magister Bioteknologi Program Pascasarjana Universitas Jember.

Tanggal 28 November hingga 1 Desember 2016, pertama kali diselenggarakannya Australia Indonesia Science Symposium (AISS) di Canberra, Australia. AISS ini adalah forum yang mempertemukan antara ilmuwan senior dan junior baik dari pihak Indonesia maupun Australia, sehingga diharapkan melalui forum ini dapat terjalin kerjasama sains antara kedua negara tersebut mengingat kerjasama sains antara Indonesia dan Australia sudah berjalan beberapa dekade. Acara ini turut dibuka oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang  Brodjonegoro, Menteri Pembangunan Internasional dan Pasifik Australia Concetta Fierravanti-Wells, Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Australia Andrew Holmes, dan Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) Sangkot Marzuki.

Topik yang dibahas dalam forum AISS ini sangat beragam mulai dari bidang kesehatan, pertanian, kelautan, dan informatika. pada hari pertama tanggal 28 November 2016 dalam AISS, Prof. Bambang Sugiharto, salah satu guru besar Universitas Jember sekaligus dosen beberapa mata kuliah di Program Studi Magister  Bioteknologi Pascasarjana Universitas Jember, menjadi salah satu Public Plenary Speaker sesi pertanian.

Dalam kuliah umum tersebut, Prof. Bambang Sugiharto memberikan materi mengenai GMO tebu bersama Professor James Dale dari Australia yang mengembangkan GMO pisang  dengan kandungan beta-karoten dan Dr. Andrew Ash sebagai kepala riset ilmuwan di CSIRO bidang pertanian, Australia dan telah menjalin kerjasama dengan Universitas Jember dalam riset cassava (dengan grup Prof. Achmad Subagio).

Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
28Nov/16
15280918_1471170499563815_40100961_n

Dr. Yosefa Sayekti, M.Com., Ak: Mendiseminasikan Hasil-Hasil Penelitian di Bidang Bisnis dan Akuntansi”.

15204140_1471151059565759_958903869_o

4 s.d 5 November 2016, Pascasarjana Program Studi Magister Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember  menyelenggarakan Konferensi Internasional “The 1st International Conference on Business and Accounting Studies (ICBAS) 2016” bertempat di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember . Diikuti sekitar  175 peserta dari berbagai wilayah Indoenesia diantaranya  Jakarta, Purwokerto, Bekasi, Batam, Bali, Kutai, Probolinggo, Blitar, dan Jember.

Pemateri diantaranya Elvia Shauki, PhD (University of South Australia), Mr. Fransiscus Monera Largo, Mrs. Grace Marie Villaluz Lape, Mrs. Concepcian Rasalan Racaza (University of San Carlos).

(28/11/2016)  Dr. Yosefa Sayekti, M.Com., Ak. Ketua Pelaksana kegiatan mengatakan “Tujuan dari kegiatan ini memperoleh pengetahuan termutakhir terkait tema international conference yaitu socio-culture enterpreneurship and corporate accountability di lingkup Indonesia, Filiphina, Australia, dan Internasional pada umumnya, juga mendiseminasikan hasil-hasil penelitian di bidang bisnis dan akuntansi”.

Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
25Nov/16
HARI GURU.web

Muchamad Taufiq, S.H.,M.H : HARI GURU: MOMENTUM KEMBALI KE JATIDIRI

HARI GURU : MOMENTUM KEMBALI KE JATIDIRI

pak taufiq

Oleh : Muchamad Taufiq, S.H.,M.H. [1]

PENGANTAR

Tiada kata terindah yang dapat diucapkan dihari yang indah ini, kecuali “DIRGAHAYU GURU INDONESIA, DITANGANMU NASIB GENERASI INI KAU BENTUK”. Guru merupakan istilah yang sangat lama telah bersemayam dihati segenap anak bangsa, sebagai “PAHLAWAN TANPA TANDA JASA”. Sebagai tanda penghormatan kepada guru, pemerintah Republik Indonesia dengan, menetapkan hari lahir PGRI pada tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994.

Meski term sebagai “Pahlawan Tanda Jasa” itu tidak lagi “seangker” masa lalu seiring dengan berbagai fenomena yang “mungkin” dinilai telah mencederai sebuah tugas mulia sebagai seorang “GURU”.  Dimasa lampau akan selalu terngiang bahwa hampir semua orang tua akan bangga bahkan mendorong kelak anaknya akan menjadi seorang guru, karena “Guru” merupakan profesi teramat mulia, memberikan ilmu yang saat ini lebih dikenal dengan istilah “knowledge transformation”.

Saat ini perlu pemahaman secara normatif bahwa dengan hadirnya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen maka term ”Guru” tidak lagi sendiri namun bersama “Dosen” yang  mempunyai kedudukan sebagai tenaga profesional pada jalur pendidikan formal yang diangkat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Justifikasi terhadap kedudukan guru dan dosen  sebagai tenaga profesional dibuktikan dengan sertifikat pendidik. Termaktub dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Guru dan Dosen didefinisikan profesional. Profesional adalah pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dan menjadi sumber penghasilan kehidupan yang memerlukan keahlian, kemahiran, atau kecakapan yang memenuhi standar mutu atau norma tertentu serta memerlukan pendidikan profesi.

Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
23Nov/16

EDY SUPRIYANTO : MOTIVASI YANG KITA UTAMAKAN SERTA HASIL AKHIR LULUSAN.

F. MIPA

Dr. Artoto Arkundoto, M.Si. mengucap syukur atas terbentuknya Program Studi Magister Fisika MIPA Universitas Jember, “ alhamdulillah, usulan kami diterima tanpa revisi, karena saat pengusulan kita betul-betul all out untuk mendesain Prodi ini”, katanya.

Program Studi Magister Fisika yang dalam pengajuannya di desain untuk memenuhi perkembangan teknologi fisika yang tepat guna dan diarahkan pada industri.  Artoto mengungkapkan “dalam mendesain Prodi Magister Fisika lulusan yang diarahkan ke dunia industri dan mampu bersaing dan memecahkan problem dunia industri”, katanya.

Senada dengan Artanto, Edy Supriyanto salah satu Dosen Jurusan Fisika saat ramah tamah bersama Dewi Prihatini, Ph.D. Sekretaris Program Pascasarjana Universitas Jember, memiliki keinginan untuk desain dan kualitas lulusan Magister Fisika yang tepat guna serta unggul dikawasan ASEAN.

“karena ini Program Studi baru kita coba mendesain kurikulum serta mahasiswa sebagai stageholder agar lebih tepat guna, karena itu motivasi yang kita utamakan serta hasil akhir lulusan setelah menyandang gelar magister, yang mampu menerapkan keilmuannya sesuai visi Program Studi”, ungkapnya.

Artanto memetakan industri dan pertanian di daerah tapal kuda saat ini, diantaranya pesisir Probolinggo dan Pasuruan sebagai sentra. “ disekitar Kabupaten Jember mulai Probolinggo, Pasuruan banyak perindustrian dan sekitar kita banyak pertanian, kita akan berusaha memecahkan beberapa masalah perindustrian, sedangkan kurikulum nanti akan kita masukan materi tentang fisika industri”, katanya.

Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
16Nov/16
logoposikm

OUT BREAK RESPONS IMMUNIZATION (ORI) PEMINATAN EPIDEMIOLOGI PRODI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS JEMBER BERSAMA DINAS KESEHATAN KABUPATEN JEMBER.

IMG-20161114-WA0013

Kegiatan Outbreak Response Immunization (ORI), suatu kegiatan yang diadakan untuk memutus mata rantai penyakit, kegiatan yang disponsori oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Jember setelah mendapatkan resume dari berbagai pihak terkait tentang suatu wabah yang telah dinyatakan KLB. Petunjuk laporan yang dikumpulkan dari beberapa Puskesmas sebagai bahan bukti otentik sebagai bentuk responsif untuk menerjunkan tim penanggulangan penyakit.

Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
11Nov/16
2

UPT TI UNIVERSITAS JEMBER MEMENUHI TARGET JARINGAN TANPA BATAS

Sebagai bentuk pengabdian tanpa batas kepada lembaga, UPT TI sebagai salah satu unit yang dimiliki Universitas Jember melakukan rangkaian menyeluruh pemasangan jaringan Internet access baik dalam bentuk  wifi  maupun line conection, unit jaringan sendiri dibawah divisi jaringan dan hardware, sedangkan unit jaringan lapangan memiliki 4 personal yang akan bertindak cepat untuk pemenuhan internet akses diseluruh universitas jember.

Hadi Suparta Koordinator jaringan lapangan menjelaskan “ program yang dilakukan serentak di seluruh unit kerja di lingkungan Universitas Jember oleh UPT TI ini berfungsi sebagai bentuk pelayanan internet access bagi seluruh civitas akademika Universitas Jember”.

Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS