Tag Archives: magister ilmu kesehatan masyarakat

18Oct/17

Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Pascasarjana Universitas Jember melakukan residensi di Pulau Dewata Bali.

Tanggal 17 – 21 Oktober 2017 Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Pascasarjana Universitas Jember  melakukan residensi di pulau Dewata Bali. Pada hari pertama diawali dengan kunjungan ke Dinas Kesehatan Provinsi Bali. kunjungan kali ini  mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Pascasarjana Universitas Jember  di sambut oleh Sekertaris Dinas Kesehatan dan beberapa staf bidang P2 dan survailans.

Sambutan pertama dalam acara kunjungan di Dinkes Prov.  Bali disampaikan oleh bapak I Made Suwirta, SKM., M.Si Selaku sekretaris Dinkes provinsi Bali kemudian dilanjutkan sambutan oleh Ketua  Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat  Dr. Isa Ma’rufi S.KM., M.Kes.

I Made Suwirta, SKM., M.Si  Menyampaikan materi pertama tentang Profil Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Visi Misi, Dan Langkas Strategi, Program Prioritas Dinkes Provinsi Bali Diantaranya Program Mengentasan Angka Kematian Ibu Dan Bayi, Program Penanggulangan Penyakit Menular, Program Penanggulangan Gizi Buruk Dan Program Integrasi Jaminan Kesehatan Nasional Dan Lainnya.

Materi kedua yang disampaikan oleh dr. I Gusti Ayu Raka Susanti, M.Kes selaku ketua bidang P2 survailveilans menyampaikan tentang indikator epidemiologi penyakit menular dan penyakit tidak menular, distribusi penyakit dan sistem survailveilans epidemiologi di Dinkes Provinsi Bali. selanjutnya sesi Tanya jawab antara mahasiswa dengan staf Dinas Provinsi Bali.

Pengirim Berita: Khoirul Anwar, S.KM. Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Pascasarjana Universitas Jember saat berada di tempat kegiatan 17 Oktober 2017.
12Oct/17

DOA IBU MENGANTAR YUNI LEWATI UJIAN TESIS.

Yuni Puspitasari mahasiswa Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Pascasarjana Universitas Jember Kamis 12 Oktober 2017 telah melaksanakan Ujian Tesis yang berjudul” Peran Bidan dalam Penggunaan Alat Kontrasepsi Hormonal Terhadap kenaikan Berat Badan pada Akseptor KB di Puskesmas Genteng Kulon Kabupaten Banyuwangi” bertempat di Gedung Pascasarjana UNEJ .

Bagi Yuni jarak tempuh selama kuliah antara Banyuwangi – Jember bukanlah sebuah halangan untuk terus aktif dalam perkuliahan.

“Asal niat kita baik , tulus, iklas kita pasti bisa meraih apa yang kita harapkan”,tuturnya.

Bagi Yuni Sosok Ibu adalah penyemangat yang terus bergelora dalam dirinya.

“Ibu saya yang selalu memberi semangat agar saya terus melanjutkan studi agar menjadi bermanfaat bagi masyarakat”,ungkapnya. Continue reading

03Nov/16

Surveilans Epidemiologi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Jember

Kegiatan penelitian lapang mahasiswa Strata dua  Ilmu Kesehatan Masyarakat peminatan Epidemiologi 2015 angkatan pertama (Kamis, 27 Oktober 2017) dengan pengambilan data menggunakan sistim sampling random di 3 tempat terpisah antara lain  Puskesmas Banjarsengon, Puskesmas Patrang, SMP Negeri 7 Jember dengan jumlah surveiyor sebanyak 13 orang mahasiswa.

Sampel tersebut menggunakan data jumlah pasien atau siswa yang terdapat pada masing-masing sampel yang telah ditentukan dan diduga terdapat wabah penyakit. Menurut Kustin, S.KM. Mahasiswa Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Jember, “acara ini bertujuan untuk mengidentifikasi dimana dalam suatu wilayah tersebut diduga banyak ditemukan kasus campak”, ujarnya.

Mahasiswa peminatan Epidomelogi ini juga menjelaskan disamping sebagai pemantauan juga sebagai  pemantapan ilmu. Karena menurutnya Epidemiologi adalah ilmu yang mempelajari pola kesehatan dan penyakit serta fakor yang terkait di tingkat populasi.

Kustin juga menambahkan “penelitian kesehatan masyarakat ini menginformasikan kepada pihak terkait berbasis bukti (eveidence based medicine) untuk mengidentifikasikan faktor risiko penyakit serta menentukan pendekatan penanganan yang optimal untuk praktik klinik dan untuk pendekatan preventif”.

Continue reading

17Jun/16

REKAM MEDIS ELEKTRONIK ASUHAN KEPERAWATAN ANAK

13474231_10206057754515513_1552807718_n

Oleh : Dony Setiawan Hendyca Putra ( Mahasiswa Program Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Jember)

Menurut PERMENKES No: 269/MENKES/PER/III/2008 yang dimaksud rekam medis adalah berkas yang berisi catatan dan dokumen antara lain identitas pasien, hasil pemeriksaan, pengobatan yang telah diberikan, serta tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Catatan merupakan tulisan-tulisan yang dibuat oleh dokter atau dokter gigi mengenai tindakan-tindakan yang dilakukan kepada pasien dalam rangka palayanan kesehatan.

Bentuk Rekam Medis dapat berupa manual yaitu tertulis lengkap dan jelas dan dalam bentuk elektronik sesuai ketentuan. Rekam medis terdiri dari catatan-catatan data pasien yang dilakukan dalam pelayanan kesehatan. Catatan-catatan tersebut sangat penting untuk pelayanan bagi pasien karena dengan data yang lengkap dapat memberikan informasi dalam menentukan keputusan baik pengobatan, penanganan, tindakan medis dan lainnya. Dokter atau dokter gigi diwajibkan membuat rekam medis sesuai aturan yang berlaku.

Continue reading