Tag Archives: pascasarjana

20Nov/17

Mahasiswa Program Studi Magister Pengelolaan Sumberdaya Air Pertanian Pascasarjana Universitas Jember ikut serta berpartisipasi dalam acara Serasehan HIPPA dan GHIPPA Tingkat Jawa Timur.

This slideshow requires JavaScript.

Tanggal 16 sampai dengan 17 November 2017 Mahasiswa Program Studi Magister Pengelolaan Sumberdaya Air Pertanian Pascasarjana Universitas Jember ikut serta berpartisipasi dalam acara Serasehan HIPPA dan GHIPPA Tingkat Jawa Timur. Acara tersebut dilaksanakan di Graha Widya Bhakti Surabaya sebagai penyelenggara Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur.

16Nov/17

KULIAH TAMU PROGRAM MAGISTER TEKNIK SIPIL

Program Studi Magister Teknik Sipil mengundang Prof. Tavio, PhD., pakar struktur dari ITS untuk memberikan kuliah tamu tentang “struktur tahan gempa dan retrofitting”. Beliau yang merupakan member dari American Concrete Institute (ACI-ASCE) menyatakan bahwa stuktur bangunan harus dirancang untuk menahan beban gempa selama periode gempa terjadi. Beliau memaparkan 3 sila dalam falsafah bangunan tahan gempa modern, yaitu : 1). Gempa ringan : boleh rusak kecil pada komponen non struktural, 2). Gempa sedang : elemen struktural boleh rusak menengah tetapi dapat diperbaiki, 3). Gempa kuat : elemen struktural dan non struktural boleh rusak parah tetapi struktur tidak roboh. Tidaklah bijaksana dan ekonomis untuk mendesain struktur bangunan berprilaku elastis penuh pada saat gempa besar terjadi. Pencegahan keruntuhan atau robohnya bangunan dengan kerusakan yang terkendali pada saat gempa bumi besar, merupakan konsep desain bangunan tahan gempa bumi modern. Selengkapnya

18Oct/17

Fariz Kustiawan Alfarisy mahasiswa Program Studi Magister Pengelolaan Sumber Air Pertanian Pascasarjana Universitas Jember mengikuti kegiatan Delegasi Great Indonesia Leaders Summit (GILS) 2017

Fariz Kustiawan Alfarisy mahasiswa Program Studi Magister Pengelolaan Sumber Air Pertanian Pascasarjana Universitas Jember  mengikuti kegiatan  Delegasi  Great Indonesia Leaders Summit (GILS) 2017 yang dilaksanakan pada tanggal 13 s.d 15 Oktober 2017 bertempat di kota Malang.

Tujuan pelaksanaan  kegiatan tersebut sebagai upaya penciptaan wadah terintegrasinya para pemuda yang siap memberikan kontribusi nyata dalam mengatasi permasalahan dalam negeri.

Faris mengatakan “ dalam kegiatan ini saya bersama teman-teman mengambil topic tentang lingkungan”.

Lingkungan perlu perhatian khusus agar  kelestarian alam terjaga

“kami fokus dalam bagaimana mengelola tempat pembuangan sampah agar semakin baik”,ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi ajang membangun jaringan – jaringan kolaborasi antar pemuda yang memiliki passion dan interest yang sama dalam memberikan karya nyata bagi Indonesia.

“ alhamdulilah kami bisa bertemu dengan mahasiswa universitas lain sehingga kita berdiskusi sesuatu hal untuk kemajuan Negara”, ungkapnya. (hr)

12Oct/17

DOA IBU MENGANTAR YUNI LEWATI UJIAN TESIS.

Yuni Puspitasari mahasiswa Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Pascasarjana Universitas Jember Kamis 12 Oktober 2017 telah melaksanakan Ujian Tesis yang berjudul” Peran Bidan dalam Penggunaan Alat Kontrasepsi Hormonal Terhadap kenaikan Berat Badan pada Akseptor KB di Puskesmas Genteng Kulon Kabupaten Banyuwangi” bertempat di Gedung Pascasarjana UNEJ .

Bagi Yuni jarak tempuh selama kuliah antara Banyuwangi – Jember bukanlah sebuah halangan untuk terus aktif dalam perkuliahan.

“Asal niat kita baik , tulus, iklas kita pasti bisa meraih apa yang kita harapkan”,tuturnya.

Bagi Yuni Sosok Ibu adalah penyemangat yang terus bergelora dalam dirinya.

“Ibu saya yang selalu memberi semangat agar saya terus melanjutkan studi agar menjadi bermanfaat bagi masyarakat”,ungkapnya. Continue reading

11Oct/16

10 – 10 HARI KESEHATAN JIWA

10 – 10 HARI KESEHATAN JIWA 1

0

Oleh : Chikita Rizqi Hanifati, S.Ked (Mahasiswa Pascasarjana  Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Jember)

Gangguan jiwa kian menghantui masyarakat baik itu di dunia maupun di Indonesia. Jumlah penderita gangguan jiwa dari tahun ke tahun semakin bertambah karena adanya krisis ekonomi maupun krisis sosial yang terjadi. Sebuah data yang dihasilkan berdasarkan Survey Kesehatan Rumah Tangga (SK-RT) yang dilakukan Badan Litbang Departemen Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2005 menunjukkan hasil suvey yang cukup mengagetkan yaitu diperkirakan terdapat 264 dari 1000 anggota Rumah Tangga menderita gangguan kesehatan jiwa. Dan jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan bertambahnya tingkat stress masyarakat dari tahun ke tahun

Jenis gangguan jiwa sangat beragam. Dari mulai yang ringan hingga tingkatan yang berat. Munculnya masalah kesehatan jiwa merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang besar.

2

Masalah gangguan jiwa yang menyebabkan menurunnya kesehatan mental ini ternyata terjadi hampir di seluruh negara di dunia. WHO (World Health Organization) yaitu suatu badan dunia PBB yang menangani masalah kesehatan dunia, memandang serius masalah kesehatan mental dengan menjadikan isu global WHO. WHO mengangkat beberapa jenis gangguan jiwa seperti Schizoprenia, Alzheimer, epilepsi, keterbelakangan mental dan ketergantungan alkohol sebagai isu yang perlu mendapatkan perhatian lebih serius lagi.

Continue reading

11Oct/16

MENSTABILKAN KESEHATAN JIWA SESEORANG ITU HARUS PROPORSIONAL

123

“Kesehatan jiwa merupakan hal yang amat komplek disaat kita melakukan sesuatu, dimana tingkatan stabilitas dari manusia untuk mengendalian diri dan mempertahankan keselarasan baik lahir maupun batin “, begitu dr. Roni Prasetyo mengungkapkan.

Mahasiswa Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Pascasarjana Universitas Jember ini juga mengatakan, “menstabilkan kesehatan jiwa seseorang itu harus proporsional, jadi tata cara mengedepankan antara tugas dan kewajiban harus berkeseimbangan, pada saat kita terlalu keras dalam melaksanakan kewajiban  yang bersifat duniawi, tetapi sisi dalam rohani kita melemah, dan itu yang menyebabkan badan kita sakit”, katanya.

Dokter sekaligus dosen Fakultas Kedokteran Universitas Jember ini menjabarkan yang bahwa fisik dan mental harus dipadukan dan penjabaran sandaran vertikal maupun horizontal harus balance.

Continue reading

07Oct/16

“CATATAN NAIL”

14525135_1592951807675469_8436323280386645184_o

5 s.d 12 Oktober 2016 Mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Jember berkunjung ke Faculty of Law Thamasat University untuk mengikuti Program CPG Academy 2016 on Human Rights dengan agenda atau tema besar human right/hak asasi.

Berikut Catatan salah satu peserta Mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Jember Muhammad Hoiru Nail, S.H., M.H. :

“Hak Asasi Manusia  merupakan hak dasar manusia yang sejak awal lahir sudah dibawa. Hak Asasi Manusia  ini secara harfiah melekat kepada tiap insan tanpa menghiraukan dari siapa ia dilahirkan, ras, agama, golongan. Oleh karenanya tidak dapat dielakkan HAM  dalam kehidupan manusia.

Pada prinsipnya HAM merupakan suatu hal yang bisa dikatakan “Memanusiakan Manusia”

Continue reading

05Oct/16

Mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Jember berkunjung ke Faculty of Law Thamasat University untuk mengikuti Program CPG Academy 2016 on Human Rights

3

Mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Jember berkunjung ke Faculty of Law Thamasat University untuk mengikuti Program CPG Academy 2016 on Human Rights dengan agenda atau tema besar human right/hak asasi.

Pada Hari pertama 5 Oktober 2016 acara di mulai tepat pukul 09.00 pagi waktu setempat tidak ada perbedaan waktu antara Indonesia dengan Bangkok Thailand. Tepat jam 09.00 panitia Program CPG Academy 2016 on Human Rights membuka acara dan mengucapkan selamat datang terhadap peserta CPG 2016.

Director CPG Henning Glaser membuka dan memberikan materi awal terkait Concept Devolepment and critique of human right. Dalam paparannya direktor CPG menyampaikan bahwa secara konsep semua negara memiliki konsep yang sama dengan negara- negara  lain terkait HAM. Namun dalam implementasinya setiap negara memiliki perbedaan satu dengan yang lain. Continue reading