Tag Archives: pascasarjana

15Dec/18

PASCASARJANA UNEJ BAKTI SOSIAL UNTUK WARGA J88 (Sucopangepok-Jelbuk Jember).

Foto: Penyuluhan Gizi

15/12/2018 Pascasarjana UNEJ melalui Himpunan Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat mengadakan kegiatan bakti sosial di Desa Sucopangepok Kecamatan Jelbuk  Jember.  Kegiatan tersebut meliputi senam lansia, penyuluhan gizi dan pemeriksaan kesehatan.

Menurut Dewi Prihatini Wakil Direktur II Pascasarjana UNEJ, Kegiatan Bakti Sosial ini merupakan kegiatan rutin dari Pascasarjana yang memiliki tiga Program Studi yaitu Ilmu Kesehatan Masyarakat, Bioteknologi dan Pengelolaan Sumberdaya Air Pertanian yang masing masing memiliki agenda bakti sosial.

Foto: Senam Lansia

Ketua Pelaksana kegiatan Aditya  Sapta Wardana menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini adalah wujud dari kepedulian terhadap sesama dan sebuah kerjasama.

“Kegiatan ini juga telah melakukan koordinasi dan kerjasama dengan Pemerintah Desa Sucopangepok, Puskesmas Jelbuk   dan alhamdulilah masyarakat antusias”, katanya.

Wajah ceria nampak sekali terlihat dari warga hal ini sangat menumbuhkan suasana akrab antara warga dan mahasiswa.

Foto: Pemeriksaan Kesehatan

Rangkaian kegiatan bakti sosial seperti ini, menurut Isa ma’rufi selaku Ketua Program Studi Magister Ilmu Kesehatan, sebagai suatu kegiatan yang positif.

“Kegiatan Bakti Sosial ini adalah sebuah usaha bersama-sama meningkatkan kesehatan masyarakat”,ungkapnya.

Dalam pemeriksaan kesehatan panitia menyediakan pemeriksaan tes glukosa diperuntukkan untuk masyarakat dan  melayani konsultasi kesehatan .

Foto: Care, Share, Fair

(har/jio)

12Mar/18

Motivasi Studi Doktor dan Beasiswa Dikti

Wilda Rasaili

Mahasiswa Doktor UNEJ dan Dosen UNIJA Sumenep.

Melanjutkan studi S3 (Doktor) menjadi sunnah muakkad bagi akademisi di lingkungan perguruan tinggi dalam rangka menunjang kualitas dan kapabilitas keilmuan serta atmosfir akademik. Beberapa perguruan tinggi terus mendorong tenaga pengajarnya untuk melanjutkan studi S3 baik di dalam negeri maupun di luar Pemerintah (Kemenristekdikti dan Kemenkeu) juga memberikan dorongan dan fasilitas bagi akademisi yang memiliki semangat menempuh S3 berupa program beasiswa, salah satunya BPPDN dan BUDI-DN/LN.

Sangat disayangkan, ketika akademisi (dosen) tidak tergugah untuk melanjutkan studi S3 berdasarkan dengan dorongan  perguruan tinggi dan pemerintah. Bagi dosen yang masih memiliki kometmen dalam dunia akademik dan bergulat dalam keilmuan dan penelitian, maka menempuh S3 menjadi langkah strategis yang perlu dipersiapkan dan diraih. Meraih S3 adalah upaya berkontribusi pada perkembangan pengetahuan dan kualitas institusi perguruan tinggi, sehingga sepatutnya dosen-dosen yang sudah memenuhi syarat untuk S3 dengan jalur biasiswa untuk menyambut peluang beasiswa 2018. Semangat dan nekat menjadi modal awal menuju studi doktor pada tahun 2018. Continue reading

27Nov/17

Prestasi Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Ekonomi Pascasarjana FEB UNEJ

 

Tradition Of Excellence
Selamat dan Sukses atas prestasi yang ditorehkan mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Ekonomi Pascasarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNEJ.....
Nama ACHMAD FAWAID HASAN salah satu Pemenang Lomba Karya Ilmiah SSK 2017​ yang diselenggarakan Bank Indonesia 
Info Lengkap : http://www.bi.go.id/…/BI-Umumkan-Pemenang-Lomba-Karya-Ilmia…

Tradition Of Excellence
PANJI TIRTA NIRWANA PUTRA, S.E.mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Ekonomi Pascasarjana FEB UNEJ dan mahasiswa USC..papernya menjadi paper terbaik ke 5 di ICEBAST 2017



Tradition Of Excellence
ATI MUSAIYAROH, S.E. dan BADARA SHOFI DANA Mahasiswa Prodi Magister Ilmu Ekonomi Pascasarajana FEB UNEJ raih Best Paper East Java Economic Forum (EJAVEC) Oktober 2017

(hr)
20Nov/17

Mahasiswa Program Studi Magister Pengelolaan Sumberdaya Air Pertanian Pascasarjana Universitas Jember ikut serta berpartisipasi dalam acara Serasehan HIPPA dan GHIPPA Tingkat Jawa Timur.

This slideshow requires JavaScript.

Tanggal 16 sampai dengan 17 November 2017 Mahasiswa Program Studi Magister Pengelolaan Sumberdaya Air Pertanian Pascasarjana Universitas Jember ikut serta berpartisipasi dalam acara Serasehan HIPPA dan GHIPPA Tingkat Jawa Timur. Acara tersebut dilaksanakan di Graha Widya Bhakti Surabaya sebagai penyelenggara Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur.

16Nov/17

KULIAH TAMU PROGRAM MAGISTER TEKNIK SIPIL

Program Studi Magister Teknik Sipil mengundang Prof. Tavio, PhD., pakar struktur dari ITS untuk memberikan kuliah tamu tentang “struktur tahan gempa dan retrofitting”. Beliau yang merupakan member dari American Concrete Institute (ACI-ASCE) menyatakan bahwa stuktur bangunan harus dirancang untuk menahan beban gempa selama periode gempa terjadi. Beliau memaparkan 3 sila dalam falsafah bangunan tahan gempa modern, yaitu : 1). Gempa ringan : boleh rusak kecil pada komponen non struktural, 2). Gempa sedang : elemen struktural boleh rusak menengah tetapi dapat diperbaiki, 3). Gempa kuat : elemen struktural dan non struktural boleh rusak parah tetapi struktur tidak roboh. Tidaklah bijaksana dan ekonomis untuk mendesain struktur bangunan berprilaku elastis penuh pada saat gempa besar terjadi. Pencegahan keruntuhan atau robohnya bangunan dengan kerusakan yang terkendali pada saat gempa bumi besar, merupakan konsep desain bangunan tahan gempa bumi modern. Selengkapnya

18Oct/17

Fariz Kustiawan Alfarisy mahasiswa Program Studi Magister Pengelolaan Sumber Air Pertanian Pascasarjana Universitas Jember mengikuti kegiatan Delegasi Great Indonesia Leaders Summit (GILS) 2017

Fariz Kustiawan Alfarisy mahasiswa Program Studi Magister Pengelolaan Sumber Air Pertanian Pascasarjana Universitas Jember  mengikuti kegiatan  Delegasi  Great Indonesia Leaders Summit (GILS) 2017 yang dilaksanakan pada tanggal 13 s.d 15 Oktober 2017 bertempat di kota Malang.

Tujuan pelaksanaan  kegiatan tersebut sebagai upaya penciptaan wadah terintegrasinya para pemuda yang siap memberikan kontribusi nyata dalam mengatasi permasalahan dalam negeri.

Faris mengatakan “ dalam kegiatan ini saya bersama teman-teman mengambil topic tentang lingkungan”.

Lingkungan perlu perhatian khusus agar  kelestarian alam terjaga

“kami fokus dalam bagaimana mengelola tempat pembuangan sampah agar semakin baik”,ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi ajang membangun jaringan – jaringan kolaborasi antar pemuda yang memiliki passion dan interest yang sama dalam memberikan karya nyata bagi Indonesia.

“ alhamdulilah kami bisa bertemu dengan mahasiswa universitas lain sehingga kita berdiskusi sesuatu hal untuk kemajuan Negara”, ungkapnya. (hr)

12Oct/17

DOA IBU MENGANTAR YUNI LEWATI UJIAN TESIS.

Yuni Puspitasari mahasiswa Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Pascasarjana Universitas Jember Kamis 12 Oktober 2017 telah melaksanakan Ujian Tesis yang berjudul” Peran Bidan dalam Penggunaan Alat Kontrasepsi Hormonal Terhadap kenaikan Berat Badan pada Akseptor KB di Puskesmas Genteng Kulon Kabupaten Banyuwangi” bertempat di Gedung Pascasarjana UNEJ .

Bagi Yuni jarak tempuh selama kuliah antara Banyuwangi – Jember bukanlah sebuah halangan untuk terus aktif dalam perkuliahan.

“Asal niat kita baik , tulus, iklas kita pasti bisa meraih apa yang kita harapkan”,tuturnya.

Bagi Yuni Sosok Ibu adalah penyemangat yang terus bergelora dalam dirinya.

“Ibu saya yang selalu memberi semangat agar saya terus melanjutkan studi agar menjadi bermanfaat bagi masyarakat”,ungkapnya. Continue reading

11Oct/16

10 – 10 HARI KESEHATAN JIWA

10 – 10 HARI KESEHATAN JIWA 1

0

Oleh : Chikita Rizqi Hanifati, S.Ked (Mahasiswa Pascasarjana  Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Jember)

Gangguan jiwa kian menghantui masyarakat baik itu di dunia maupun di Indonesia. Jumlah penderita gangguan jiwa dari tahun ke tahun semakin bertambah karena adanya krisis ekonomi maupun krisis sosial yang terjadi. Sebuah data yang dihasilkan berdasarkan Survey Kesehatan Rumah Tangga (SK-RT) yang dilakukan Badan Litbang Departemen Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2005 menunjukkan hasil suvey yang cukup mengagetkan yaitu diperkirakan terdapat 264 dari 1000 anggota Rumah Tangga menderita gangguan kesehatan jiwa. Dan jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan bertambahnya tingkat stress masyarakat dari tahun ke tahun

Jenis gangguan jiwa sangat beragam. Dari mulai yang ringan hingga tingkatan yang berat. Munculnya masalah kesehatan jiwa merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang besar.

2

Masalah gangguan jiwa yang menyebabkan menurunnya kesehatan mental ini ternyata terjadi hampir di seluruh negara di dunia. WHO (World Health Organization) yaitu suatu badan dunia PBB yang menangani masalah kesehatan dunia, memandang serius masalah kesehatan mental dengan menjadikan isu global WHO. WHO mengangkat beberapa jenis gangguan jiwa seperti Schizoprenia, Alzheimer, epilepsi, keterbelakangan mental dan ketergantungan alkohol sebagai isu yang perlu mendapatkan perhatian lebih serius lagi.

Continue reading

11Oct/16

MENSTABILKAN KESEHATAN JIWA SESEORANG ITU HARUS PROPORSIONAL

123

“Kesehatan jiwa merupakan hal yang amat komplek disaat kita melakukan sesuatu, dimana tingkatan stabilitas dari manusia untuk mengendalian diri dan mempertahankan keselarasan baik lahir maupun batin “, begitu dr. Roni Prasetyo mengungkapkan.

Mahasiswa Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Pascasarjana Universitas Jember ini juga mengatakan, “menstabilkan kesehatan jiwa seseorang itu harus proporsional, jadi tata cara mengedepankan antara tugas dan kewajiban harus berkeseimbangan, pada saat kita terlalu keras dalam melaksanakan kewajiban  yang bersifat duniawi, tetapi sisi dalam rohani kita melemah, dan itu yang menyebabkan badan kita sakit”, katanya.

Dokter sekaligus dosen Fakultas Kedokteran Universitas Jember ini menjabarkan yang bahwa fisik dan mental harus dipadukan dan penjabaran sandaran vertikal maupun horizontal harus balance.

Continue reading