Tag Archives: SDGs

02Oct/18

PENYUSUNAN PROFIL DESA MENUJU PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI DESA WONOASRI KECAMATAN TEMPUREJO KABUPATEN JEMBER

Tujuan pembangunan berkelanjutan sudah menjadi komitmen global dengan prinsip utama no one left behind. Universitas Jember juga berkomitmen untuk mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan melalui peran tri darma perguruan tinggi. Upaya mendukung tercapainya tujuan tersebut, maka Kelompok Riset Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Universitas Jember mengadakan survey di beberapa tipologi desa untuk merekam kesiapan desa menuju tujuan pembangunan berkelanjutan yang harus dipenuhi sampai tahun 2030.

Sebagai bagian dari upaya mempersiapkan profil desa menuju pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Jember, maka Tim Kelompok Riset “Tujuan Pembangunan Berkelanjutan” yang diwakili oleh Dr. Luh Putu Suciati,S.P,M.Si dan Budhy Santoso, S.Sos, M.Si, Ph,D melakukan diskusi dengan perangkat desa dan perwakilan masyarakat desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember. Karakteristik desa Wonoasri yang merupakan salah satu desa penyangga Taman Nasional Meru Betiri menjadi daya tarik utama. Selain itu Desa Wonoasri merupakan desa mitra Universitas Jember dengan berbagai program seperti kegiatan mitigasi berbasis lahan dalam kerangka ICCTF (Indonesia Climate Change Trust Fund) Project, KKN Tematik Buruh Migran, KKN Tematik Stunting dan KKN tematik SDGs yang program LP2M Universitas Jember dll. Tipologi desa pinggir hutan dengan masyarakat yang sebagian besar bermata pencaharian petani hutan dan petani lahan kering menjadi karakter tersendiri. Selain itu desa Wonoasri juga dikenal sebagai salah satu kantong buruh migran di kabupaten Jember.

Kegiatan FGD dilaksanakan  pada Rabu, 26 September 2018 di Balai Desa Wonoasri, dimulai dengan penjelasan dari kepala desa Wonoasri Bapak Sugeng Priyadi tentang maksud tim Keris SDGs dan dilanjutkan dengan penjelasan mekanisme FGD oleh tim. Peserta FGD meliputi perwakilan kelompok masyarakat di desa yang memiliki pengetahuan tentang desa Wonoasri sehingga secara singkat dapat memprediksi kondisi desa dan target pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Kelompok masyarakat yang terlibat aktif dalam diskusi adalah pengurus BUMDES Dana Asri Sejahtera, Kelompok Desa Tangguh Bencana (Destana), Kelompok Desbumi (Desa Buruh Migran) Srikandi Wonoasri, Karang Taruna Tunas Bangsa, Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata), pengurus Griya Asih, pengurus Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Batik Warna Alam, KUBE Camilan Khas Wonoasri, KUBE minumal Herbal, LMDHK (Lembaga Masyarakat Desa Hutan Konservasi) Wono Mulyo, perwakilan Resort Wonasri Balai Taman Nasional Meru Betiri juga turut memberikan masukan terkait dengan kondisi lingkungan hutan.

Sejumlah tujuan SDG’s yang terdiri dari 4 pilar yaitu pilar sosial, ekonomi, lingkungan dan tata kelola, dirangkum dalam kuisioner dengan pertanyaan terstruktur dengan metode skoring dan AHP (Analytical Hierarchy Process). Indikator SDGs yang diukur antara lain: (1) tanpa kemiskinan (2) tanpa kelaparan (3) kehidupan sehat dan sejahtera (4) Pendidikan berkualitas (5) Mencapai kesetaraan gender (6) Menjamin ketersediaan air bersih dan sanitasi (7) Menjamin akses terhadap sumber energi yang bersih dan terjangkau (8) pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (9) industri,inovasi dan infrastruktur; (10) berkurangnya kesenjangan; (11) kota dan permukiman yang berkelanjutan; (12) Pola konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab (13) penanganan perubahan iklim; (15) ekosistem daratan dan (16) perdamaian,keadilan dan kelembagaan yang tangguh. Indikator yang kurang cocok bagi desa Wonoasri adalah (14) ekosistem laut, sehingga pertanyaan ini tidak termasuk dalam daftar. Hasil FGD akan dianalisis dan menjadi bahan untuk Seminar Nasional “Agribusiness for SDGs” di IPB dan penyusunan buku Profil Desa Menuju Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Jember.

28Sep/18

SDGs Center UNEJ mengadakan kegiatan Focus Group Discussion di Desa Binaan Desa Gumuk Mas Kabupaten Jember

SDGs Center UNEJ mengadakan kegiatan Focus Group Discussion bersama di balai Desa Gumuk Mas Jember  27/9/2018 yang diikuti oleh Kepala Desa, Ketua PKK, Tim BUMDES, Perangkat Desa serta para Tokoh Masyarakat dan Pemuda.

Focus Group Discussion ini bertema Pembangunan Berkelanjutan.

Isa Ma’rufi tim SDGs UNEJ mengatakan “kita ingin mengukur kemampuan desa melaksanakan pembangunan berkelanjutan sampai dengan tahun 2030”.

Diskusi sangat menarik karena ada beberapa poin yang menjadi sebuah ukuran.

“Pengukuran meliputi pilar sosial, pilar ekonomi, pilar lingkungan dan pilar tata kelola”,katanya.

Sementara itu Kepala Desa Gumuk Mas Bambang Wijanarko mengatakan ” sangat berterima kasih dengan adanya diskusi ini sangat menambah keilmuan bagi kami”.

Desa Gumuk Mas salah satu Desa Binaan Pascasarjana Universitas Jember.

“Kami siap mengawal setiap program dari Universitas Jember”,ungkapnya.(hr)

02Mar/18

Dukung Pencapaian SDGs, Universitas Jember Konsolidasikan Seluruh Bappeda-Bappekot se-Jawa Timur, dan Luncurkan Kelompok Riset SDGs

Jember, 1 Maret 2018

Guna mendukung pencapaian Target Sustainable Development Goals (SDGs) atau Target Pembangunan berkelanjutan (TPB), Universitas Jember melalui Program Studi Pascasarjana yang bekerjasama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Forum Konsolidasi SDGs. Kegiatan yang dihadiri oleh 38 perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah kabupaten dan kota di Jawa Timur ini mengambil tema “Kesiapan Jawa Timur Dalam Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan” digelar di Hotel Aston, Jember (1/3). Selain membahas Rencana Aksi Daerah (RAD) SDGs Provinsi Jawa Timur, ajang konsolidasi menjadi wadah peluncuran Kelompok Riset (KeRis) SDGs di Universitas Jember. Selengkapnya