Tag Archives: ilmu kesehatan masyarakat

10May/17
4

Seminar Proposal Tesis Mahasiswa

Seminar Proposal Tesis Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Pascasarjana Universitas Jember a.n Yuni Puspitasari, S.ST. bertempat di ruang aula  lantai 3 gedung Program Pascasarjana Universitas Jember.

Judul Penelitian: Peran Bidan Dalam Penggunaan Alat Kontrasepsi Hormonal terhadap Kenaikan Berat Badan pada Akseptor KB di Puskesmas Genteng Kulon Kabupaten Banyuwangi.

Dosen Pembimbing

Dr. Isa Ma’rufi, S.KM., M.Kes. (DPU)

Dr. Elfian Zulkarnain, S.KM., M. Kes. (DPA)

Dosen Penguji

Penguji 1: Dr. Farida Wahyu Ningtyas, S.KM., M.Kes.

Penguji 2: Dr. Dewi Rokhmah, S.KM., M.Kes.

Penguji 3: Erwin Nur Ri’fah, M.A., Ph.D.

(hr)

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
16Nov/16
logoposikm

OUT BREAK RESPONS IMMUNIZATION (ORI) PEMINATAN EPIDEMIOLOGI PRODI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS JEMBER BERSAMA DINAS KESEHATAN KABUPATEN JEMBER.

IMG-20161114-WA0013

Kegiatan Outbreak Response Immunization (ORI), suatu kegiatan yang diadakan untuk memutus mata rantai penyakit, kegiatan yang disponsori oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Jember setelah mendapatkan resume dari berbagai pihak terkait tentang suatu wabah yang telah dinyatakan KLB. Petunjuk laporan yang dikumpulkan dari beberapa Puskesmas sebagai bahan bukti otentik sebagai bentuk responsif untuk menerjunkan tim penanggulangan penyakit.

Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
12May/16
logoposikm

KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3)

197807102003122001-foto

Mengenal Kesehatan dan Keselamatan Kerja bersama bersama Ibu Anita Dewi PS, S.KM., M.Sc.

Apa Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)?

Kesehatan dan Keselamatan Kerja adalah suatu bentuk perlindungan terhadap pekerja dari risiko-risiko pekerjaan dan  lingkungan yang ada di tempat kerja yang dapat menimbulkan kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Risiko-risiko ini bersumber dari mesin, peralatan kerja, proses kerja, material maupun perilaku yang berbahaya. Risiko ini dapat dikurangi dengan penerapan K3 yang baik tepat. Tiap pekerja memiliki hak untuk selamat dan sehat selama melakukan pekerjaan.

Apa di Indonesia, ada Undang-Undang yang mengatur mengenai K3?

Ya. Di Indonesia sudah ada peraturan perundangan yang mengatur tentang K3, yaitu UU No 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. Setiap pengusaha wajib untuk memberikan perlindungan keselamatan dan kesehatan bagi pekerjanya. Apabila tidak dilakukan, maka  pengusaha akan mendapatkan sangsi. Masalah utama mengenai perundangan-undangan K3 yang lemah adalah mengenai sangsi terhadap pengusaha yang lalai dalam melaksanan K3.

Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
27Apr/16
logoposikm

“KEPO HARI BUMI” (Part III/HABIS.) Dr. Isa Ma’rufi, S.KM., M.Kes: ‘’KITA BUTUH AKSI NYATA’’

index

Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi alam itu sendiri, kelangsungan perikehidupan, dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain.

Ketua Program Studi Magister  Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Jember dan Anggota Pelaksana Forum Jember Sehat Dr. Isa Ma’rufi, S.KM., M.Kes.  mengatakan, bumi kita saat ini dalam kondisi yang perlu perhatian, setiap hari sering terjadi pencemaran yang meliputi pencemaran udara, air, tanah yang mengakibatkan berbagai macam efek yang merugikan masyarakat dan ini membutuhkan kesadaran di masyarakat.

Forum Jember Sehat  menyerap aspirasi masyarakat dan kemudian mendorong partisipasi masyarakat yang nantinya akan bisa memunculkan dan mengkreasikan program-program yang mendukung kegiatan terutama terhadap kepedulian lingkungan dan  masalah kesehatan di Kabupaten Jember. Forum ini sendiri didukung oleh Pemerintah Kabupaten Jember, Akademisi serta Masyarakat.

Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
26Apr/16
logoposikm

“KEPO HARI BUMI” Part II. Regulasi Kebijakan Pemerintah, Mengurangi Kerusakan Alam.

index

Bumi sudah tua, kepadatan penduduk mulai nampak, apalagi di kota-kota besar dengan lahan minim untuk perkampungan penduduk, lahan terbuka hijau makin berkurang atau bahkan tidak ada, padahal sangatlah penting bagi daerah perkotaan untuk memiliki lahan terbuka hijau. Disamping lahan tersebut bisa digunakan sebagai sarana rekreasi “gratisan” bagi masyarakat, lahan terbuka hijau yang notabenenya diaplikasikan untuk mengurangi dampak polusi yang terjadi.

Kurangnya lahan hijau harus menumbuhkan suatu inovasi-inovasi dari pemerintah untuk mengurangi kerusakan alam yang berdampak pada rasa nyaman bagi masyarakatnya, dan kekompakan dari seluruh elemen mulai dari tingkat atas hingga kebawah sangat diperlukan untuk dapat melaksanakan seluruh kegiatan pelestarian alam. Begitu Dr. Isa Ma’rufi, S.KM., M.Kes. mengungkapkan.

Ketua Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat ini menambahkan “regulasi kebijakan sangat penting, sebagai dasar untuk mengatur pencegahan kerusakan alam”. Isa mencontohkan beberapa kegiatan yang membutuhkan regulasi kebijakan pemerintah, hal ini dilakukan karena dimungkinkan memiliki dampak merusak alam, salah satunya adalah masalah Reklamasi laut Jakarta.Regulasi dikuatkan untuk mencegah terjadinya kerusakan alam tersebut, ketika regulasi sudah dibuat, diterapkan, dan harus ditaati bersama.

Tidak hanya bumi saja, air, udara, tanah juga yang mengalami kerusakan, banyak pencemaran yang terjadi mulai hulu sampai hilir, “sekarang banyak terjadi pabrik yang langsung mengalirkan limbah ke sungai, akibat penggunaan pupuk berlebih juga menentukan, limbah rumah tangga yang langsung dibuang dan tidak terurai dengan tanah” begitu ungkapan Dr.Isa. Pelaksana Lapangan FORJES (Forum Jember Sehat, Red) ini mencontohkan secara konkrit kerusakan alam dan lingkungan yang ada disekitar kita adalah penggunaan detergen atau sabun mandi yang ternyata sulit terurai air dan tanah hingga berakibat pencemaran tanah dan air.

Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
26Apr/16
logoposikm

OPTIMALISASI SISTEM INFORMASI PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT (PUSKESMAS)

403840_386056304777520_2057268370_n

Oleh : Dony Setiawan Hendyca Putra
Mahasiswa Program Pascasarjana  Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Jember.

Perkembangan teknologi tumbuh sangat pesat yang mempengaruhi seluruh aspek kehidupan. Pelayanan kesehatan ditujukan untuk menyelenggarakan upaya kesehatan yang efektif dan efisien. Untuk mencapai hal tersebut memerlukan sistem informasi kesehatan lintas sektor seperti yang tertuang di dalam Undang-Undang No. 36 Tahun 2009. Pusat Kesehatan Masyarakat sebagai salah satu sarana kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan primer, memiliki peran sangat strategis dalam mempercepat peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan diwajibkan untuk menerapkan SIMPUS sesuai dengan Permenkes Nomor 75 Tahun 2014 Pasal 43 dan 44.

Puskesmas merupakan pusat pelayanan kesehatan masyarakat tingkat pertama. Konsep Puskesmas dilahirkan tahun 1968 ketika dilangsungkan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) di Jakarta. Melalui gagasan untuk menyatukan semua pelayanan kesehatan tingkat pertama ke dalam suatu organisasi yang dipercaya dan diberi nama Pusat Kesehatan Masyarakat.

Terjadinya otonomi daerah mempengaruhi tatanan sistem yang ada di pemerintahan daerah termasuk bidang kesehatan. Dengan adanya otonomi daerah, penyelenggaraan SIMPUS menjadi tanggung jawab masing-masing pemerintah kabupaten/ kota. Seiring waktu, keanekaragaman bentuk SIMPUS tidak dapat dihindari yang menyebabkan timbulnya masalah seperti kurang terintegrasinya data. Selain itu belum ada kebijakan standar yang secara khusus mengatur SIMPUS yang mengakibatkan melemahnya tingkat ketegasan sebuah sistem.

Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS