Tag Archives: program pascasarjana

31Oct/16
IKM

PENANAMAN MANGROVE DI PANTAI PAYANGAN AMBULU JEMBER

IKM

Program Pascasarjana Universitas Jember Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat mengadakan kegiatan penanaman mangrove di pantai Payangan Ambulu. Minggu, 9 Oktober 2016 yang diikuti oleh mahasiswa yang menempuh peminatan Kesehatan Lingkungan dan Keselamatan Kerja (K3).

Tujuan dari Kegiatan ini  agar para mahasiswa tidak hanya memahami teorinya semata. Melainkan para mahasiswa mempunyai output yang jelas dan dapat di pergunakan dalam lingkungan sekitar kita dan diharapkan para mahasiswa dapat menerapkan teori – teori yang telah mereka dapatkan serta  sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat.

Kustin, S.KM salah satu mahasiswa yang aktif dalam kegiatan ini mengatakan” adapun kegiatan penanaman mangrove memiliki banyak manfaat salah satunya adalah menjaga garis pantai agar tetap stabil artinya kehadiran hutan mangrove di pesisir sangat berperan penting dalam menjaga garis pantai agar tetap stabil. Mengingat, kehadiran populasi pohon dan semak yang ada pada hutan mangrove tersebut dapat melindungi tepian pantai dari terjangan ombak langsung yang berpotensi menghantam dan merusak bibir pantai. Hutan mangrove mampu meredam energi dari terjangan gelombang arus air laut tersebut. Rumpun-rumpun tanaman bakau mampu memantulkan, meneruskan dan menyerap energi gelombang yang datang, sehingga gelombang yang sampai ke sisi pantai hanya riak-riaknya saja”.

Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
28Oct/16
ahmil sholeh.1

AHMIL SHOLEH, TAKMIR MUSHOLA MAHASISWA PROGRAM STUDI MAGISTER BIOTEKNOLOGI

ahmil sholeh28 Oktober ditetapkan sebagai hari yang bersejarah, dan saat itu 88 tahun lalu pemuda pemudi Indonesia melakukan gerakan dan bersumpah hanya memiliki satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa sebagai bentuk kecintaan pada tanah air dan bangsa.

Kegigihan pemuda kala itu juga masih ada jaman sekarang. Ahmil Sholeh, tercatat sebagai mahasiswa Magister Bioteknologi angkatan ke dua tahun 2016/2017. Pemuda asli situbondo ini cukup dikatakan ulet. Bagaimana tidak, lajang berstatus calon Magister tersebut didaulat sebagai takmir mushola dan keseharian hidup dia lakukan di mushola Perum Dosen Universitas Jember Tegal Gede Jember.

“saya sekarang tidurnya di Mushola At Taqwa, Perum Dosen Karang Setra Tegal Gede, jadi takmir mushola”, katanya.

Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
28Oct/16
Hari Sumpah Pemuda

Selamat Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2016

Jember , 28 Oktober 2016

Sumpah Pemuda adalah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya Negara Indonesia.

Puspito1

Agung Nugroho Puspito, Ph.D., Dosen Program Studi Magister Bioteknologi yang juga peneliti pada Center for Development of Advanced Science (CDAST) Universitas Jember mengatakan “Sumpah Pemuda memiliki banyak sekali interpretasi makna. Cukuplah untuk kita sebagai generasi muda, memaknai dengan penyikapan sesuai kompetensi kita masing-masing dan bersungguh-sungguh dalam hal itu”. Kita abdikan juga ikhlas untuk Nusa Bangsa”.

FAUZAN-MUTTAQIEN

Fauzan Muttaqien Mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Universitas Jember “Sosok Pemuda Indonesia yang relevan dengan jati diri Bangsa tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi Harus Cerdas Secara Spiritual dan Emosional”.

rosita dewi

dr. Rosita Dewi Mahasiswa Program Studi Magister Bioteknologi Universitas Jember mengatakan “Pemuda adalah aset Bangsa…Pemuda Indonesia dari berbagai macam latar belakang agama, suku ,budaya, terikat satu tanah air satu bangsa dan satu bahasa adalah aset Indonesia…Bangkit Pemuda Indonesia”. (hr)

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
24Oct/16
widhi.3

WIDHI DYAH SAWITRI, S.Si., M. Agr., Ph.D : “MAGIC UNTUK PENDIDIKAN DAN MOTIVASI”.

Lagi, seorang  peneliti  Universitas Jember, yang juga dosen Program Pascasarjana Program Studi Magister Bioteknologi  menemukan konsep “Sulap Education”  untuk lebih mengenalkan ilmu biologi kepada anak anak maupun anak didik.

Perempuan bergelar Ph.D . dari Institute for Protein Research, Osaka University Jepang. Memiliki konsep “Magic Education” setelah melihat beberapa kajian “natural sains education” di negara yang pernah disinggahi seperti Korea dan Jepang baik fisika kimia terutama biologi sesuai dengan keahliannya.

Menurutnya terbentuknya “magic education” tersebut Inti konsepnya adalah memperkenalkan pelajaran IPA atau sains dengan cara atau pendekatan yang lebih menyenangkan, karena edukasi bisa masuk ketika kita tertarik dan menyukai hal tersebut.

Widhi juga berpendapat untuk mengenalkan dan metode yang dia dapat tidak mudah, banyak tantangan butuh perjuangan dan pikiran yang harus disalurkan, “Memang banyak tantangan dalam proses penyampaian sains. Jika konsep penyampaiannya tidak tepat maka, banyak yang akan berkesimpulan bahwa sains itu pelajaran yang sulit dan membosankan”. ungkapnya.

Widhi memiliki alasan yang sederhana untuk lebih mengenalkan “magic education” kepada anak anak. “Alasan saya sederhana, sederhana”, katanya.

Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
18Oct/16
xPuspito_unej-620x279.jpg.pagespeed.ic.NBwAsv2efA

Refleksi Hari Pangan Sedunia Perlu Sinergi Antara Pemerintah, Ilmuwan dan Petani Untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan

Puspito1Jember, 15 Oktober 2016

Masalah pangan dan pertanian adalah masalah vital yang menyangkut hajat hidup manusia, bahkan turut menentukan perjalanan sebuah bangsa. Tidak heran jika PBB membentuk organisasi khusus yang menangani bidang pangan dan pertanian, Food And Agriculture Organization (FAO), yang berdiri 16 Oktober 1945. Kini tiap 16 Oktober diperingati sebagai Hari Pangan Sedunia.

Lantas bagaimana dengan Indonesia ? Bicara pangan dan pertanian di Indonesia, maka masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan mulai dari permasalahan ketahanan pangan, swasembada pangan hingga ketersediaan lahan. Sebagai perguruan tinggi yang berada di wilayah pertanian dan perkebunan, Universitas Jember turut terpanggil memberikan sumbangan nyata bagi pengembangan pangan dan pertanian di nusantara.

Menyambut Hari Pangan Sedunia yang di Indonesia akan diperingati di Boyolali, tim Pascasarjana Universitas Jember mewawancarai Agung Nugroho Puspito, Ph.D., dosen Program Magister Bioteknologi yang juga peneliti pada Center for Development of Advanced Science (CDAST), mengenai kondisi pangan dan pertanian di Indonesia, beserta sumbangan Universitas Jember bagi pangan dan pertanian Indonesia.

Bagaimana kondisi ketahanan pangan Indonesia saat ini?  Continue reading →

 

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
28Jun/16
13565536_10206125899859104_2106613097_n

MANAJEMEN SEHAT SAAT ROMADHON

13565536_10206125899859104_2106613097_n

MANAJEMEN SEHAT SAAT ROMADHON
Oleh : M. Henri Wahyono, Skep. Ns.
Mahasiswa Program Pascasarjana Prodi Megister Kesehatan Masyarakat Universitas Jember
Universitas Jember, 2016

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ (183)

Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan kepada kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan kepada orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa (Q.S al-Baqoroh:183).

أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ (184)

(pada) hari-hari yang tertentu. Barang siapa yang sakit atau safar, maka mengganti di hari lain. Bagi orang yang mampu, maka ia membayar fidyah memberi makan orang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan (membayar kelebihan), maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

Sehat dalam puasa perlu adanya manajemen dalam perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan evaluasi. Sehat menjadi poin penting karena melekat pada setiap tahap proses manajemen baik secara proses maupun dalam tahap sistem (input, proses, output dan dampak). Dalam tahap input perlu adanya kondisi sebagai syarat seseorang sebelum berpuasa, sepertinya halnya iman/islam, baliqh (cukup usia) dan kondisi sehat. Faktor lainnya dalam input selain syarat puasa adalah memiliki bekal ilmu, material dan kondisi lingkungan yang kondusif.

Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
25Jun/16
13515312_1087784267968772_907500938_n

PELAKSANAAN UJIAN MASUK TES TPA/TKBI GEL.3 TAHUN AKADEMIK 2016/2017 PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS JEMBER.

13530447_1087784371302095_399881082_n

Pelaksanaan di Ruang PPS 1

13515312_1087784267968772_907500938_n

Pelaksanaan di Ruang Aula

Program Pascasarjana Universitas Jember melaksanakan kegiatan tes TPA/TKBI gelombang 3 Tahun Akademik 2016/2017  ( Sabtu, 25 Juni 2016) diikuti sekitar 110 peserta dari berbagai Program Studi Pascasarjana dilingkungan Universitas Jember bertempat di Gedung Program Pascasarjana Universitas Jember.

Terlihat wajah antusias dari peserta menandakan mereka telah mempersiapkan untuk mengikuti tes, TPA dimulai pukul 08.00 s.d 11 .00 WIB sedangkan TKBI dimulai pukul 12.00 s.d 14.00 WIB. Kegiatan Tes diawali pembukaan dan pengarahan oleh Koordinator Tata Usaha Endang Cahyaningsih, S.H., M.H.

Salah satu peserta Siska Elvani, S.P mengatakan” Saya melanjutkan studi ke Pascasarjana karena ingin mendapatkan ilmu yang lebih tinggi sehingga saya bisa mandiri secara ekonomi.”(Hr/foto: MJ)

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
17Jun/16
13474231_10206057754515513_1552807718_n

REKAM MEDIS ELEKTRONIK ASUHAN KEPERAWATAN ANAK

13474231_10206057754515513_1552807718_n

Oleh : Dony Setiawan Hendyca Putra ( Mahasiswa Program Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Jember)

Menurut PERMENKES No: 269/MENKES/PER/III/2008 yang dimaksud rekam medis adalah berkas yang berisi catatan dan dokumen antara lain identitas pasien, hasil pemeriksaan, pengobatan yang telah diberikan, serta tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Catatan merupakan tulisan-tulisan yang dibuat oleh dokter atau dokter gigi mengenai tindakan-tindakan yang dilakukan kepada pasien dalam rangka palayanan kesehatan.

Bentuk Rekam Medis dapat berupa manual yaitu tertulis lengkap dan jelas dan dalam bentuk elektronik sesuai ketentuan. Rekam medis terdiri dari catatan-catatan data pasien yang dilakukan dalam pelayanan kesehatan. Catatan-catatan tersebut sangat penting untuk pelayanan bagi pasien karena dengan data yang lengkap dapat memberikan informasi dalam menentukan keputusan baik pengobatan, penanganan, tindakan medis dan lainnya. Dokter atau dokter gigi diwajibkan membuat rekam medis sesuai aturan yang berlaku.

Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
20May/16
rektor_unej-620x279

Memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang ke-108 Tahun 2016.

rektor_unej-620x279

Sumber Foto: https://unej.ac.id

Universitas Jember mengadakan Upacara bendera memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang ke-108 Jum’ at 20 Mei 2016 dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Jember Drs. Moh. Hasan, M.Sc., Ph.D dan diikuti oleh seluruh warga Universitas Jember  bertempat di lapangan upacara Universitas Jember.

Kebangkitan Nasional adalah masa bangkitnya rasa dan semangat persatuan, kesatuan, dan nasionalisme serta kesadaran rakyat Indonesia untuk memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia. Masa ini ditandai dengan dua peristiwa penting yaitu berdirinya Boedi Oetomo ( 20 Mei 1908) dan ikrar Sumpah Pemuda(28 Oktober 1928). Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
18May/16
Retno Endah Supeni

Dra. Retno Endah Supeni, M.M. “TERUS BERUPAYA MEMBERDAYAKAN PEREMPUAN MISKIN PEDESAAN”

Retno Endah Supeni

Kebangkitan Nasional merupakan momen tentang bangkitnya semangat kaum pemuda untuk berjuang merebut kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia kala itu, dan setelah kemerdekaan saat ini berjuang bukanlah lagi dengan memanggul senjata, namun langkah nyata mengisi kemerdekaan dengan berjuang terus menerus menorehkan prestasi yang harus ditunjukkan  baik secara formal maupun non formal, terus belajar tanpa mengenal usia dan batas waktu, itulah ungkapan Dra. Retno Endah Supeni, M.M. salah satu dari mahasiswa baru Program Doktor Manajemen tahun ini. “meskipun usia saya 49 tahun, tapi saya masih memiliki semangat ingin kuliah dan mengukir prestasi dalam akademik”, imbuhnya.

Dra Retno Endah Supeni menegaskan “perempuan adalah tiang negara dan hadist Rasullulah juga telah menjelaskan “Wanita adalah tiang negara, jika baik wanitanya maka baiklah negaranya dan jika rusak wanitanya maka rusak pula negaranya”.

Perempuan sering dijadikan sebagai ajang perbudakan, di beberapa Negara tenaga kerja wanita diberlakukan tidak manusiawi, taraf kemiskinan masyarakat yang membuat perempuan lebih ekstra dalam seluruh kegiatan, perempuan juga dituntut untuk bisa mengatur keseluruhan manajemen rumah tangga, terutama masalah anak dan keuangan keluarga ditengah himpitan ekonomi yang ada.”Macak manak masak” bukan lagi suatu hak namun kewajiban.

Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS