Tag Archives: universitas jember

07Nov/16
endri

BERMODAL TERNAK BEBEK, MENGAIS GELAR MAGISTER BIDANG KEUANGAN.

endriWaktu menunjukan pukul 18.00 (6/11) itulah waktu tegang  Endri Purnomo untuk menghadapi  3 penguji tesis diketuai oleh Prof. Isti Fadah dengan 2 pembimbing tesis antara lain Hadi Paramu Ph.D dan Dr. Novi Puspitasari, guna mempertahankan tulisannya yang berjudul “Pengaruh Likuiditas Kupon Jangka Waktu Jatuh Tempo Dan Suku Bunga Pasar Terhadap Pasar Obligasi Berperingkat Rendah Dan Harga Pasar Obligasi Beringkat Tinggi”, untuk mendapatkan gelar yang di inginkan Magister Manajemen bidang konsentrasi keuangan.

“cukup tegang, lama, dengan tingkat stress tinggi saat ujian” katanya.

Pria asli kota oseng Banyuwangi ini, anak ke dua pasangan Irianto dan almarhumah Patemi ini memaparkan kisah perjalanan kuliahnya berawal dari SMU Ibrahimy Wongsorejo, roman picisan kala itu membuat gairah untuk terus mengejar prestasi akademik semakin meningkat. Meskipun keadaan orang tua tidak bisa menggapainya, dengan bermodal bebek petelur Endri Purnomo terus melangkah sampai jenjang Magister saat ini.

“saya kuliah ini hanya bermodal greget, dulu waktu SMU sering di ejek sama orang tua pacar”, katanya. “anak desa bisa apa” tambahnya.

Anak Desa Bajul Mati Wongsorejo Banyuwangi ini pernah mengutarakan hasrat untuk melanjutkan kuliah, namun ekonomi keluarga kurang mendukung, dengan keadaan orang tua sebagai peternak bebek tradisional.

“saya hanya dimodali bebek afkir untuk dijual ke pasar”, terangnya. “20 ekor bebek afkir hanya terjual 7500 per ekor, itulah yang saya gunakan untuk mendaftar kuliah saat S1, ditambah sisa uang saku saat SMU ”, tambahnya.

Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
31Oct/16
workhsop BMN

WORKSHOP SIMAK BMN DAN PERSEDIAAN UNIVERSITAS JEMBER DIADAKAN DI PASIR PUTIH SITUBONDO

workhsop BMN

Workshop SIMAK BMN dan persediaan bertemakan “PENGELOLAAN DAN PERSIAPAN PELAKSANAAN INVENTARISASI BMN DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS JEMBER” kali ini diadakan dipasir putih Situbondo. Kegiatan yang diadakan oleh bagian perlengkapan Universitas Jember bagi seluruh operator SIMAK BMN dan persediaan ini bertujuan sebagai ajang pemantapan materi.

Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari sedianya dibuka langsung pada hari Jum’at, 28 Oktober 2016 oleh Rektor Universitas Jember Moh. Hasan namun berhalangan hadir karena beberapa agenda kegiatan, dan diwakili oleh Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan, Drs. Wachju Subchan, MS., PhD. Dalam sambutannya diawali dengan canda mengatakan “hidup itu penuh ujian, sesungguhnya kebahagiaan hidup setelah cobaan itu selesai”.

Wahyu Subchan mengatakan fungsi workshop yang diadakan saat ini bagi operator BMN diantaranya untuk inventarisasi BMN, untuk persamaan persepsi antar operator dan pembantu operator, untuk melaksanakan hasil dari inventarisasi dari BMN, pengamanan aset negara.

Dalam sambutannya Wahyu Subhan juga menambahkan “bila BMN Universitas Jember tidak diketahui dan tidak bisa di inventarisasi maka kita tidak tahu kelayakannya karena inventarisasi sebagai daya dukung  untuk kemajuan organisasi”, katanya.

Wakil Rektor II juga berharap acara workshop berjalan secara efektif, “semoga acara berjalan evektif, tetap semangat, kalo kurang paham ditanyakan ketika pulang sudah memiliki kemampuan yang cukup untuk melaksanakan tugas”, katanya.

Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
31Oct/16
IKM

PENANAMAN MANGROVE DI PANTAI PAYANGAN AMBULU JEMBER

IKM

Program Pascasarjana Universitas Jember Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat mengadakan kegiatan penanaman mangrove di pantai Payangan Ambulu. Minggu, 9 Oktober 2016 yang diikuti oleh mahasiswa yang menempuh peminatan Kesehatan Lingkungan dan Keselamatan Kerja (K3).

Tujuan dari Kegiatan ini  agar para mahasiswa tidak hanya memahami teorinya semata. Melainkan para mahasiswa mempunyai output yang jelas dan dapat di pergunakan dalam lingkungan sekitar kita dan diharapkan para mahasiswa dapat menerapkan teori – teori yang telah mereka dapatkan serta  sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat.

Kustin, S.KM salah satu mahasiswa yang aktif dalam kegiatan ini mengatakan” adapun kegiatan penanaman mangrove memiliki banyak manfaat salah satunya adalah menjaga garis pantai agar tetap stabil artinya kehadiran hutan mangrove di pesisir sangat berperan penting dalam menjaga garis pantai agar tetap stabil. Mengingat, kehadiran populasi pohon dan semak yang ada pada hutan mangrove tersebut dapat melindungi tepian pantai dari terjangan ombak langsung yang berpotensi menghantam dan merusak bibir pantai. Hutan mangrove mampu meredam energi dari terjangan gelombang arus air laut tersebut. Rumpun-rumpun tanaman bakau mampu memantulkan, meneruskan dan menyerap energi gelombang yang datang, sehingga gelombang yang sampai ke sisi pantai hanya riak-riaknya saja”.

Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
28Oct/16
ahmil sholeh.1

AHMIL SHOLEH, TAKMIR MUSHOLA MAHASISWA PROGRAM STUDI MAGISTER BIOTEKNOLOGI

ahmil sholeh28 Oktober ditetapkan sebagai hari yang bersejarah, dan saat itu 88 tahun lalu pemuda pemudi Indonesia melakukan gerakan dan bersumpah hanya memiliki satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa sebagai bentuk kecintaan pada tanah air dan bangsa.

Kegigihan pemuda kala itu juga masih ada jaman sekarang. Ahmil Sholeh, tercatat sebagai mahasiswa Magister Bioteknologi angkatan ke dua tahun 2016/2017. Pemuda asli situbondo ini cukup dikatakan ulet. Bagaimana tidak, lajang berstatus calon Magister tersebut didaulat sebagai takmir mushola dan keseharian hidup dia lakukan di mushola Perum Dosen Universitas Jember Tegal Gede Jember.

“saya sekarang tidurnya di Mushola At Taqwa, Perum Dosen Karang Setra Tegal Gede, jadi takmir mushola”, katanya.

Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
28Oct/16
Hari Sumpah Pemuda

Selamat Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2016

Jember , 28 Oktober 2016

Sumpah Pemuda adalah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya Negara Indonesia.

Puspito1

Agung Nugroho Puspito, Ph.D., Dosen Program Studi Magister Bioteknologi yang juga peneliti pada Center for Development of Advanced Science (CDAST) Universitas Jember mengatakan “Sumpah Pemuda memiliki banyak sekali interpretasi makna. Cukuplah untuk kita sebagai generasi muda, memaknai dengan penyikapan sesuai kompetensi kita masing-masing dan bersungguh-sungguh dalam hal itu”. Kita abdikan juga ikhlas untuk Nusa Bangsa”.

FAUZAN-MUTTAQIEN

Fauzan Muttaqien Mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Universitas Jember “Sosok Pemuda Indonesia yang relevan dengan jati diri Bangsa tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi Harus Cerdas Secara Spiritual dan Emosional”.

rosita dewi

dr. Rosita Dewi Mahasiswa Program Studi Magister Bioteknologi Universitas Jember mengatakan “Pemuda adalah aset Bangsa…Pemuda Indonesia dari berbagai macam latar belakang agama, suku ,budaya, terikat satu tanah air satu bangsa dan satu bahasa adalah aset Indonesia…Bangkit Pemuda Indonesia”. (hr)

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
26Oct/16
hotspot UNEJ-pasca.2

UNIVERSITAS JEMBER TERUS BERBENAH UNTUK MAHASISWA

hotspot UNEJ-pascaPembenahan Universitas Jember untuk memajukan civitas, membangun karakter kampus yang asri dan memfasilitasi seluruh kegiatan mahasiswa, diantaranya tersedianya ruang terbuka hijau sebagai salah satu  penyediaan kebutuhan oksigen, fasilitas tempat diskusi dan hotspot area yang tersebar di lingkungan Universitas Jember.

Fasilitas gasibo yang disediakan Universitas Jember di beberapa tempat termasuk di halaman belakang Program Pascasarjana Universitas Jember, sebagai alternatif tempat berkumpul, melakukan kegiatan diskusi mahasiswa, salah satu cara Universitas Jember membentuk karakter mahasiswa secara alami dan sebagai sarana keakraban, dan tidak mengurangi kenyamanan dan keindahan lingkungan.

“penambahan fasilitas untuk menunjang kegiatan di Universitas Jember sudah bagus, mahasiswa bisa menggunakan sepuasnya, ngenet saat mengerjakan tugas di E-Learning juga lancar” Ungkap Nita mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Manajemen.

Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
25Oct/16
Nurman1

Lebih Dekat Dengan Sosok Bripka. Nurmansyah

xNurman_unej-620x279.jpg.pagespeed.ic.VP5ULKAI-I

Bintara Calon Doktor Kedua Polri, Yang tengah Kuliah Di Universitas Jember

Jember, 25 Oktober 2016

Program Kapolri Jend.(Pol) Tito Karnavian untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Polri ternyata mendapatkan sambutan dan dukungan hingga di level bawah. Salah satunya ditunjukkan oleh Polres Banyuwangi yang memberikan dukungan kepada salah satu anggotanya, Brigadir Kepala (Bripka). Nurmansyah, untuk menuntut ilmu di Program Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Jember. Nurmansyah tercatat sebagai mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum angkatan 2016. Nurmansyah kini menjadi bintara calon doktor kedua Polri, setelah rekannya Bripka. Rudi Pardede dari Polresta Pekanbaru, yang sudah terlebih dahulu meraih gelar doktor di bidang Ilmu Hukum.

Saat ditemui di sela-sela kegiatan perkuliahan, Nurmansyah menyatakan rasa syukurnya mendapatkan dukungan penuh dari Kapolres Banyuwangi, AKBP. Budi Mulyanto, SIK., dan Wakapolres, Kompol. M. Yusuf Usman, SIK. “Pimpinan sangat mendukung niatan saya untuk melanjutkan kuliah hingga tingkat doktoral, salah satunya dengan memberikan ijin untuk meninggalkan dinas saat kuliah di akhir pekan,” ujar pria yang akrab dipanggil Nurman ini. Untuk mengejar cita-citanya menjadi ahli Hukum, Nurman bahkan rela menempuh perjalanan pulang pergi Banyuwangi-Jember. Sehari-harinya, Nurman berdinas di Bidang Propam Polres Banyuwangi. Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
24Oct/16
widhi.3

WIDHI DYAH SAWITRI, S.Si., M. Agr., Ph.D : “MAGIC UNTUK PENDIDIKAN DAN MOTIVASI”.

Lagi, seorang  peneliti  Universitas Jember, yang juga dosen Program Pascasarjana Program Studi Magister Bioteknologi  menemukan konsep “Sulap Education”  untuk lebih mengenalkan ilmu biologi kepada anak anak maupun anak didik.

Perempuan bergelar Ph.D . dari Institute for Protein Research, Osaka University Jepang. Memiliki konsep “Magic Education” setelah melihat beberapa kajian “natural sains education” di negara yang pernah disinggahi seperti Korea dan Jepang baik fisika kimia terutama biologi sesuai dengan keahliannya.

Menurutnya terbentuknya “magic education” tersebut Inti konsepnya adalah memperkenalkan pelajaran IPA atau sains dengan cara atau pendekatan yang lebih menyenangkan, karena edukasi bisa masuk ketika kita tertarik dan menyukai hal tersebut.

Widhi juga berpendapat untuk mengenalkan dan metode yang dia dapat tidak mudah, banyak tantangan butuh perjuangan dan pikiran yang harus disalurkan, “Memang banyak tantangan dalam proses penyampaian sains. Jika konsep penyampaiannya tidak tepat maka, banyak yang akan berkesimpulan bahwa sains itu pelajaran yang sulit dan membosankan”. ungkapnya.

Widhi memiliki alasan yang sederhana untuk lebih mengenalkan “magic education” kepada anak anak. “Alasan saya sederhana, sederhana”, katanya.

Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
24Oct/16
nail.1

KONSISTENSI PEMBERANTASAN PUNGUTAN LIAR (PUNGLI) UNTUK MENCIPTAKAN PEMERINTAHAN YANG BAIK (GOOD GOVERNANCE)

nailDitulis oleh : Muhammad Hoiru Nail S.H., M.H. Mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum UNEJ, Asisten Peneliti Pusat Pengkajian Pancasila dan Konstitusi.

Selasa 11 Oktober 2016 masyarakat dibuat terbelalak dengan pemberitaan media terkait sidak yang dilakukan oleh Presiden Jokowi bersama Kepolisian RI ke gedung kementerian perhubungan.ditemukan pada sidak tersebut pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum kementerian perhubungan terkaitan perizinan kapal dan hal tersebut membuat murka presiden jokowi dan presiden langsung membuat tindakan cepat untuk memberantas pungli di negeri ini.

Sehari setelah kejadian di gedung Kemenhub Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan Menko Polhukam dan Sekretaris Kabinet (Seskab) untuk mempersiapkan aturan main dan juga secara detil mengenai kelembagaan Satuan Tugas (Satgas)  presiden memberikan nama terhadap pemberantasan pungli ini dengan sebutan (Saber Pungli) sapu bersih pungutan liar. Penanggungjawab operasi oleh kementerian Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum,  dan kepolisian RI serta dibantu oleh kementerian dan lembaga terkait.

Sebenarnya kabar mengenai pungli di gedung Kemenhub oleh Presiden langsung bukan merupakan hal yang aneh bagi masyarakat, sebab dalam kehidupan sehari-hari masyarakat yang berhubungan dengan birokrasi selalu menjumpai suatu hal yang di sebut dengan pungutan liar atau pungli oleh oknum-oknum pejabat tertentu di suatu instansi pemerintahan. Pungutan liar tersebut diagung-agungkan sebagai jalan pintas bagi seseorang yang hendak melakukan sesuatu yang berhubungan dengan birokrasi dengan cara yang cepat, tidak berbelit-belit, jalan birokrasi yang pendek serta tidak membuat repot orang yang mengurusnya. Dengan suguhan janji yang di berikan tersebut masyakat tidak sedikit yang menggunakan cara cepat tersebut dengan implikasi harus membayar sejumlah uang tertentu diluar ketentuan peraturan perundang-undangan.Continue reading

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
18Oct/16
xPuspito_unej-620x279.jpg.pagespeed.ic.NBwAsv2efA

Refleksi Hari Pangan Sedunia Perlu Sinergi Antara Pemerintah, Ilmuwan dan Petani Untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan

Puspito1Jember, 15 Oktober 2016

Masalah pangan dan pertanian adalah masalah vital yang menyangkut hajat hidup manusia, bahkan turut menentukan perjalanan sebuah bangsa. Tidak heran jika PBB membentuk organisasi khusus yang menangani bidang pangan dan pertanian, Food And Agriculture Organization (FAO), yang berdiri 16 Oktober 1945. Kini tiap 16 Oktober diperingati sebagai Hari Pangan Sedunia.

Lantas bagaimana dengan Indonesia ? Bicara pangan dan pertanian di Indonesia, maka masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan mulai dari permasalahan ketahanan pangan, swasembada pangan hingga ketersediaan lahan. Sebagai perguruan tinggi yang berada di wilayah pertanian dan perkebunan, Universitas Jember turut terpanggil memberikan sumbangan nyata bagi pengembangan pangan dan pertanian di nusantara.

Menyambut Hari Pangan Sedunia yang di Indonesia akan diperingati di Boyolali, tim Pascasarjana Universitas Jember mewawancarai Agung Nugroho Puspito, Ph.D., dosen Program Magister Bioteknologi yang juga peneliti pada Center for Development of Advanced Science (CDAST), mengenai kondisi pangan dan pertanian di Indonesia, beserta sumbangan Universitas Jember bagi pangan dan pertanian Indonesia.

Bagaimana kondisi ketahanan pangan Indonesia saat ini?  Continue reading →

 

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS