Category Archives: ARTIKEL DAN OPINI

09Nov/17

MAKNA HARI PAHLAWAN SUBSTANSI ATAU PROSESI

MAKNA HARI PAHLAWAN

SUBSTANSI ATAU PROSESI

Oleh Muchamad Taufiq, S.H., M.H.*

“Robek-robeklah badanku, potong-potonglah jasad ini, tetapi jiwaku dilindungi benteng merah putih, akan tetap hidup, tetap menuntut bela, siapapun lawan yang aku hadapi” (Yogyakarta, 17 Agustus 1948), adalah serangkaian kata indah bermakna yang diucapkan Jenderal Besar Sudirman, sosok tokoh pejuang dan pahlawan yang religius.

UPACARA HARI PAHLAWAN.

Di tahun 2017 ini, tepatnya 10 Nopember kita kembali memperingati Hari Pahlawan dengan upacara. Pelaksanaan upacara rutin biasanya di Alun-alun Kota/ Kabupaten yang diselenggarakan oleh Pemkab/ Pemkot, lembaga pendidikan bahkan ada yang di gunung maupun di laut untuk mengapresiasikan diri terhadap Hari Pahlawan. Semangat untuk mengikuti prosesi ini sangat besar bahkan lebih tepatnya euphoria memperingati Hari Pahlawan ini luar biasa disepanjang durasi waktu upacara.

Rutinitas upacara ini sebenarnya harus dimaknai sebagai starting point setiap tahun untuk mengambil makna dari sebuah peringatan. Setiap peringatan sebenarnya selalu mengandung makna untuk diambil hikmahnya, bukan sekedar mengikuti prosesinya. Dewasa ini banyak fenomena peringatan dalam berbangsa dan bernegara ini yang hanya terjadi sebatas rutinitas/ ritual belaka. Selesai mengikuti peringatan itu, selesailah rangkaian acaranya. Padahal substansi yang diharakan dalam sebuah Upacara peringatan adalah terbumikannya nilai-nilai luhur dalam peringatan itu untuk diimplementasikan oleh segenap masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama untuk kaum mudanya termasuk mahasiswa di dalamnya. Bagaimana dengan Upacara Hari Pahlawan di kampus kita tercinta?

NILAI-NILAI KEPAHLAWAN

Nilai-nilai kepahlawanan ini adalah nilai luhur yang telah dilakukan oleh para pahlawan bangsa yang menghiasi romantikan perjuangan bangsa Indonesia. Nilai-nilai baik inilah yang seharusnya terus digelorakan kepada generasi berikutnya guna tetap terjaga semangat perjuangan yang tidak pernah lekang oleh zaman. Nilai-nilai kepahlawanan sangat banyak, namun pada kesempatan ini penulis akan mengangkat 4 nilai yang sangat menonjol  adalah : Continue reading

25Aug/17

Pemilihan Rektor Perguruan Tinggi Negeri Oleh Presiden Merupakan Kegagalan Memahami Penafsiran Hukum dan Dapat Menurunkan Marwah Presiden

WhatsApp Image 2017-08-23 at 09.28.51

Ditulis oleh : Muhammad Hoiru Nail SH MH.

Mahasiswa Pasca Sarjana Program Doktor Ilmu Hukum. Fakultas Hukum Universitas jember.  naildoank@yahoo.com

Beberapa bulan yang lalu kita semua khususnya civitas akademika dikejutkan dengan pernyataan Menteri Dalam Negeri (mendagri) bapak Tjahjo Kumulo terkait perubahan mekanisme pemilihan Rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang akan diambil langsung oleh presiden. Artinya dengan kata lain ketentuan awal mendagri mengusulkan pemilihan rektor dilakukan oleh Menristek dikti  35 persen (hak suara menteri) akan diambil oleh presiden. Salah satu alasan pelibatan presiden karena perguruan tinggi berperan penting membangun bangsa dan Negara menjadi lebih baik (dikutip nasional.kompas.com tanggal 1 Juni 2017)

Pemilihan Rektor diatur melalui Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 19 tahun 2017 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pemimpin Perguruan Tinggi Negeri. Pasal 9 ayat 3 “menteri memiliki 35 persen hak suara dari total pemilih yang hadir dan 65 persen hak dan suara masing-masing senat memliki hak suara yang sama”. Usul mendagri ini tentu memunculkan pertanyaan besar terkait kewenangan pemilihan rektor oleh presiden. Continue reading

01Aug/17

SELAMAT HARI ASI SEDUNIA

SELAMAT HARI ASI SEDUNIA

PENTINGNYA ASI  EKSKLUSIF BAGI IBU DAN ANAK

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan alami bagi bayi, yang mengandung nutrisi dan beberapa elemen dasar dalam jumlah sesuai. ASI berperan penting pada proses pertumbuhan bayi agar terus berkembang, tumbuh dan sehat.

Pemberian ASI kepada bayi bukan hanya memberikan manfaat bagi bayinya saja, namun juga memberikan keuntungan bagi si ibu yang sedang menyusui.

Karena begitu besar manfaat dari ASI, maka organisasi kesehatan dunia WHO (World Health Organization) dan UNICEF (the United Nations International Children’s Emergency Fund) menganjurkan agar para ibu memberikan ASI eksklusif ,yaitu pemberian ASI tanpa makanan tambahan lain pada bayi berumur 0-6 bulan. Bayi tidak diberikan apa-apa, kecuali makanan yang langsung diproduksi oleh ibu karena bayi memperoleh nutrisi terbaik melalui ASI. Pilihan ini tak perlu diperdebatkan lagi, ASI cocok sekali untuk memenuhi kebutuhan bayi dalam segala hal.

Beberapa hal yang sebaiknya ibu ketahui adalah:

  1. Kalau ibu menyusui segera setelah melahirkan, maka akan meningkatkan kontraksi rahim, yang berarti mengurangi risiko perdarahan, membantu memperkecil ukuran rahim ke ukuran sebelum hamil, membakar kalori sehingga membantu penurunan berat badan lebih cepat, risiko kanker payudara pada wanita menyusui lebih rendah, dan dapat sebagai kontrasepsi alami dalam 3 bulan pasca-melahirkan.

Continue reading

05Jun/17

MANFAAT PUASA BAGI KESEHATAN

imas

imas imama STr.Keb Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Pascasarjana Universitas Jember.

Kesehatan merupakan nikmat yang tidak dapat dinilai dengan harta benda. Untuk menjaga kesehatan, tubuh perlu diberikan kesempatan untuk istirahat. Puasa, yang mensyaratkan untuk tidak makan, minum, dan melakukan perbuatan-perbuatan lain yang membatalkan puasa dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani.

Bulan ramadhan telah tiba, artinya kesempatan umat muslim untuk menjalankan kewajiban berpuasa dan mendapatkan pahala sebanyak-banyaknya juga terbuka.

Dengan niat yang kuat dan ikhlas, ibadah puasa dapat kita jalani dengan maksimal sekaligus memberikan manfaat yang maksimal pula bagi diri kita. Selain menjadi ladang pahala bagi umat muslim, berpuasa juga memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan tubuh manusia itu sendiri.

Karena itu, agar makin termotivasi dalam menjalani puasa Ramadhan, kita juga perlu tahu apa saja manfaat berpuasa dari segi ilmiah. Manfaat berpuasa ini telah banyak dibahas diberbagai artikel, maka kami menghimpunnya dan memilah yang terbaik dan mudah dipahami.

  1. Baik Bagi Kesehatan Jantung & Pembuluh Darah

Sakit jantung tidak dipungkiri lagi merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti oleh kebanyakan orang di dunia, apalagi di Indonesia dengan jumlah perokok terus makin meningkat tiap tahunnya penyakit jantung adalah ancaman nyata. Untungnya, berpuasa memiliki dampak yang sangat baik bagi jantung, ketika berpuasa, tubuh kita ternyata melakukan peningkatan HDL dan penurunan LDL yang menurut penelitian “chronobiological” ternyata hal tersebut merupakan hal yang sehat bagi jantung dan pembuluh darah.

  1. Psikologi Yang Tenang Cegah Penyakit Kronis

Selain menahan lapar dan haus, puasa juga mengharuskan kita menahan amarah. Hal ini membuat keadaan psikologis seseorang menjadi lebih tenang dan secara ilmiah akan menurunkan kadar adrenalin dalam tubuh. Minimnya adrenalin akan memberikan efek baik pada tubuh seperti: mencegah pembentukan kolesterol dan kontraksi empedu yang lebih baik dimana hal ini dapat mengurangi resiko penyakit pembuluh darah, jantung dan otak seperti jantung koroner, stroke dan lainnya.

  1. Pola Pikir yang Lebih Tajam & Kreatif

Puasa membuat pikiran menjadi lebih tenang dan juga melambat, uniknya menurut penelitian ternyata pikiran yang melambat ini membuatnya justru bekerja lebih tajam. Selain itu ditinjau dari segi insting, masalah rasa lapar adalah masalah kelanjutan hidup sehingga wajar jika rasa lapar memaksa kita untuk berpikiran lebih tajam dan kreatif.

Hal ini juga dibuktikan dengan suatu kasus pada sekelompok mahasiswa di University of Chicago yang diminta berpuasa selama tujuh hari. Selama masa itu, terbukti bahwa kewaspadaan mental mereka meningkat dan progres mereka dalam berbagai penugasan kampus mendapat nilai “REMARKABLE.” Continue reading

06Apr/17

“Nelayan dan samudra besar”

selamat hari nelayan1

“Nelayan dan samudra besar”

Pada umumnya mereka yang  berprofesi sebagai nelayan karena dengan pekerjaan inilah mereka menyambung hidup keluarga mereka.

Kehidupan di laut sudahlah sangat biasa bahkan tidak mengenal panas, dingin maupun hujan.

Nelayan kecil yang berada di tengah-tengah samudra besar itulah hari-hari yang di lalui, pagi bertemu malam dan malam bertemu pagi adalah  sebuah harapan demi harapan yang terlintas dalam benak hati mereka yang tak pasti seberapa banyak hasil tangkapan ikan yang diperoleh akan tetapi semuanya di lalui demi menyambung hidup bahkan taruhan sebuah nyawa juga dilakukan demi laut tercinta….

Nanik Hariyana

Mahasiswa Doktor Manajemen Universitas Jember  pemerhati  wilayah pesisir.

28Feb/17

DAMPAK MSG BAGI KESEHATAN ANAK

DAMPAK MSG BAGI KESEHATAN ANAK
Oleh : Sri wahyuni, S. KM
Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat

Makanan jajanan sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, baik di perkotaan maupun di pedesaan. Konsumsi makanan jajanan di masyarakat diperkirakan terus meningkat mengingat terbatasnya waktu anggota keluarga untuk mengolah makanan sendiri. Keunggulan makanan jajanan adalah murah dan mudah didapat, serta cita rasa yang sesuai dengan masyarakat.

Makanan olahan buatan pabrik, dari mi instan sampai dengan makanan cepat saji. Dari keripik kentang sampai dengan makanan di warung-warung tegal, yang biasa dikonsumsi, terutama pada saat makan siang. Semuanya mengandung bumbu penyedap atau yang biasa dikenal dengan vetsin atau MSG. Vetsin atau monosodium glutamate (MSG) adalah penyedap rasa yang sering digunakan saat memasak untuk menyedapkan masakan. Setelah diberi sedikit vetsin, makanan dapat menjadi sedap karena di dalam vetsin itu terkandung asam sodium glutanik (glutanic acid sodium). MSG dapat digunakan dalam berbagai makanan yang memiliki rasa gurih termasuk daging, ikan, berbagai sayuran, berbagai saus, berbagai sup dan berbagai bumbu. MSG menimbulkan gabungan rasa yang baik antara rasa asin dan asam.

Continue reading

22Dec/16

Selamat Hari Ibu, 22 Desember 2016

MEMBAHAGIAKAN IBU

Hari-Ibu-2016-by-Mohammad-Tohir

Penulis: Mohammad Tohir Mahasiswa S2 Pendidikan Matematika FKIP Pascasarjana Universitas Jember (http://tohir.web.unej.ac.id/)

Saudaraku yang masih punya ibu. Senyampang hari ibu. Hayo bahagiakan ibumu.

Kalau kau sempat, datang dan peluk ibumu. Sanjung dan sayanyi ibumu. Banggakan ibumu dengan keyakinan bahwa kita adalah investasi terbaik untuk akhiratnya. Bahwa kita adalah waladun sholihun yad’u lah.

Atau

Setidaknya … sempatkan waktumu untuk berinteraksi dengan ibumu.

Continue reading

21Dec/16

Efek Pemberian Tempe Kedelai Terhadap Respon Imun Untuk Mencegah Kanker Payudara

Efek Pemberian Tempe Kedelai Terhadap Respon Imun Untuk Mencegah Kanker Payudara

qori.1Penulis: Dia Qori Yaswinda Mahasiswi Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Pascasarjana Universitas Jember

Kanker payudara yang termasuk penyakit tidak menular, saat ini menjadi masalah kesehatan utama baik di dunia maupun di Indonesia. Menurut WHO (2012), kejadian kanker payudara sebanyak 1.677.000 kasus. Di negara berkembang dan terdapat 794.000 kasus kanker payudara dan sebanyak 324.000 kasus menyebabkan kematian. Berdasarkan data dari International Agency for Research on Cancer (IARC) pada tahun 2012, insiden kanker payudara sebesar 40 per 100.000 perempuan. Insiden tertinggi penderita kanker payudara pada golongan usia 40 sampai 49 tahun sebesar 23,9 %.

Di Indonesia, prevalensi penyakit kanker cukup tinggi. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (2013), 1,4 per 1000 penduduk atau sekitar 330.000 orang mengidap kanker. Kanker payudara merupakan kanker dengan prevalensi tertinggi terutama pada  perempuan disusul kanker leher rahim (serviks). Berdasarkan data Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) 2010, kasus rawat inap kanker payudara sebesar 12.014 kasus (28,7%) dan disusul kanker serviks dan leukemia. Menurut WHO diperkirakan pada tahun 2030 insiden kanker mencapai 26 juta orang dan 17 juta diantaranya meninggal akibat kanker (Depkes RI, 2013).

Beberapa faktor yang menyebabkan risiko kanker payudara adalah usia tua, menarche (pertama kali menstruasi) dini, usia makin tua saat menopause, usia  tua saat pertama kali melahirkan, tidak pernah hamil, riwayat keluarga menderita kanker payudara, riwayat pernah menderita tumor jinak payudara dan mengkonsumsi obat kontrasepsi hormonal dalam jangka panjang. Selain itu, kanker payudara juga terjadi karena lemahnya sistem pertahanan tubuh (sistem imun) (Kusmardi et al., 2006). Pada umumnya, tubuh melakukan perlawanan terhadap sel-sel yang bermutasi (sel kanker) untuk mencegah terjadinya kanker, tetapi terkadang sistem imun gagal untuk mendeteksi sel yang bermutasi, sehingga menyebabkan sel kanker dapat berkembang (Igney dan Krammer, 2002).

Continue reading

20Dec/16

Mengisi Liburan Semester dengan 5M

 
Seminar Nasional Pasca Unesa 2016

Oleh: Mohammad Tohir
Mahasiswa S2 Pendidikan Matematika FKIP Pascasarjana Universitas Jember dan Guru SMP Negeri 2 Jember

Liburan semester merupakan waktu yang ditunggu-tunggu oleh mayoritas mahasiswa. Karena liburan semester menjadi waktu yang tepat untuk melepas penat setelah rutinitas kuliah yang padat, mulai dari pembelajaran di kelas, tugas kuliah yang menumpuk, aktivitas organisasi, sampai tugas kantor/instansi masing-masing. Hal ini tidak heran apabila mahasiswa mengalami tingkat stress yang tinggi jika tidak dibarengi dengan liburan. Mayoritas mahasiswa selama liburan biasanya pulang kampung atau menghabiskan waktu dengan keluarga, ada juga yang pergi piknik, berwisata untuk refresing, bahkan ada juga yang cuma tetap dirumah  sambil main game. Akan tetapi jikalau kita mengisi liburan dengan hal-hal yang positif akan lebih baik dan bermakna bagi kita, masyarakat, bangsa dan negara. Berikut lima kegiatan yang dapat kita lakukan dalam mengisi liburan semester yang penulis rangkum dalam 5M: yaitu (1) Meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan kepada Tuhan yang Maha Esa, (2) Mengasah Skill Akademik maupun Non-akademik, (3) Menghabiskan Waktu Bersama Keluarga/Famili/Teman Dekat, (4) Mengembangkan Karir, (5) Membangun Koneksi atau Relasi yang Baik. Berikut uraian selengkapnya:

Continue reading