Dua Mahasiswa S2 Bioteknologi Universitas Jember mendapatkan Grant Pfizer Biotech Fellowship

Kabar gembira diterima oleh dua orang mahasiswa Program Studi Magister Bioteknologi Universitas Jember Selasa, 23 November 2021 dalam acara “Pfizer Biotech Fellowship Award Ceremony” karena menjadi penerima award dan grant. Kedua mahasiswa adalah Nurul Istinaroh dan Leny Widya Sari, mahasiswa S2 Bioteknologi angkatan 2020.

Pfizer Biotech Fellowship merupakan program beasiswa bioteknologi skala nasional yang diselenggarakan oleh Pfizer dan Tenggara Strategic untuk mahasiswa tingkat akhir (Sarjana) dan Mahasiswa Pascasarjana. Kompetisi ini dirancang untuk mempersiapkan peneliti masa depan dan pemimpin industry untuk memajukan kapasitas penelitian Indonesia di bidang bioteknologi kesehatan. Peserta kompetisi ini berkesempatan menerima pembinaan dan mentoring dari peneliti professional dari luar negeri dan dalam negeri, serta berinteraksi dengan komunitas peneliti internasional.

Kompetisi ini diawali dengan mengumpulkan proposal tesis di bidang bioteknologi kesehatan yang kemudian dipilih kandidat 10 besar untuk dibimbing dan diberikan penilaian serta masukan dari para reviewer untuk berkompetisi kembali menjadi 5 besar yang mendapatkan hibah penelitian atau beasiswa sebesar Rp. 50.000.000,-

Alhamdulillah 2 dari 5 proposal tesis terbaik yang mendapatkan penghargaan dan hibah penelitian adalah mahasiswa S2 Bioteknologi Universitas Jember dibawah bimbingan Dr.rer.biol.hum. dr. Erma Sulistyaningsih, M.Si., GCert.AgHealthMed. Proposal tesis ini berfokus pada penelitian tentang kandidat vaksin malaria berbasis peptide dari isolate Indonesia. Judul proposal dari Nurul Istinaroh adalah “Respon Imun Seluler Dan Humoral Terhadap Protein Rekombinan CIDR1α-PfEMP1 Isolat Indonesia Sebagai Kandidat Vaksin Malaria Berbasis Peptida” dan judul proposal Leny Widya Sari adalah “Uji Toksisitas Akut Proein Rekombinan DBL2β-PfEMP1 Sebagai Kandidat Vaksin Malaria Berbasis Peptida”.

Penghargaan “Pfizer Biotech Fellowship Award Ceremony” dilakukan secara daring yang dihadiri oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia Bapak Budi Gunadi Sadikin dan Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC., PhD., IPU. Asean Eng. Dalam kesempatan lain Koordinator Program Studi Magister Bioteknologi, Prof. Tri Agus Siswoyo menyambut gembira dengan  terpilihnya 2 mahasiswa PS Magister Bioteknologi sebagai penerima Graduate Research Award berupa pembiayaan penyelesaian penelitian tesis, semoga prestasi kedua mahasiswa ini menjadi inspirasi dan penyemangat mahasiswa Magister Bioteknologi lainnya dan mengharumkan nama almamater.

 

%d bloggers like this: