Hendra Andiananta Pradana dan Rhoshandayani K. T. Mewakili Pascasarjana Universitas Jember Mengikuti Seminar Nasional Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS).

Pengelolaan Sumber Daya Air sebagai salah satu upaya pendayagunaan dan menjaga kelestariannya harus dilakukan secara terintegrasi atau terpadu. Ego sektoral otonomi daerah menjadi salah satu polemik dalam pengelolaan sumber daya air terpadu.

Daerah Aliran Sungai (DAS) merupakan bagian bentang alam yang berfungsi untuk menyimpan, menampung dan mengalirkan air.

DAS adalah upaya manusia dalam mengendalikan hubungan timbal balik antara sumber daya alam dengan manusia di dalam DAS dan segala aktivitasnya dengan tujuan membina kelestarian dan keserasian ekosistem, serta meningkatkan kemanfaatan sumber daya alam bagi manusia secara berkelanjutan. Koordinasi dan peran yang dilakukan oleh setiap sektor atau para pihak sangat penting dalam Pengelolaan DAS, sehingga dapat menginspirasi dan meningkatkan kesadaran pentingnya pelestarian lingkungan hidup, terutama Pengelolaan DAS.

5 Juli 2018 Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret (UNS)  Surakarta mengadakan seminar nasional dengan tema Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Terpadu Menuju Kelestarian Fungsi Lingkungan dan Kesejahteraan Masyarakat.

Dalam rangka meningkatkan profesionalisme mahasiswa dan peningkatan publikasi, Hendra Andiananta Pradana dan Rhoshandayani K. T. mahasiswa Program Studi Magister Pengelolaan Sumber Daya Air Pertanian Pascasarjana Universitas Jember mewakili untuk menjadi pemakalah dan peserta seminar nasional tersebut. Judul artikel yang dipresentasikan yaitu peran stakeholder untuk manajemen risiko banjir di Desa Wonosari Kabupaten Jember dan perancangan buku cerita anak tentang kelestarian fungsi DAS. Output yang diharapkan berupa prosiding ISBN dan dipublikasikan dalam jurnal bereputasi. (AAM/HR)

%d bloggers like this: