MONITORING DAN EVALUASI PEMBELAJARAN MERUPAKAN SARANA UNTUK MEWUJUDKAN QUALITY FIRST DI BIDANG PENDIDIKAN

Rektor Universitas Jember Dr. Iwan Taruna, M.Eng, IPM didampingi Wakil Direktur I Pascasarjana Prof. drg. Mei Syafriadi, M.D.Sc., Ph.D. memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan.

Dalam upaya peningkatan mutu Pascasarjana Universitas Jember, Gugus Penjaminan Mutu (GPM) Pascasarjana Universitas Jember menyelenggarakan kegiatan konsinyering tentang “Penyusunan Instrumen Monitoring dan Evaluasi Pendidikan Pascasarjana Universitas Jember”, yang dilaksanakan pada hari Senin sampai dengan Rabu, tanggal 11-13 Oktober 2021 bertempat di Hotel Aston Jember.  Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka untuk  pemenuhan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti) dan Standar Pendidikan Tinggi, khususnya pada aspek pembelajaran. Pascasarjana Universitas Jember perlu melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Pendidikan secara berkala setiap akhir semester berjalan. Hasil monitoring dan evaluasi sangat penting sebagai dasar pengembangan bidang akademik di Pascasarjana Universitas Jember.

Mengingat pentingnya Monitoring dan Evaluasi Pedidikan tersebut, maka keberadaan GPM sebagai perangkat manajemen di bidang akademik sangatlah penting agar pelaksanaan monitoring dan evaluasi dapat berjalan secara efektif dan efisien untuk mewujudkan quality first di bidang Pendidikan Pascasarjana Universitas Jember. Monitoring dan evaluasi pembelajaran juga sebagai dasar kesiapan program studi dalam menyiapkan perangkat akreditasi agar terpenuhi sebagai program studi unggul di Pascasarjana Universitas Jember.

Kegiatan “Penyusunan Instrumen Monitoring dan Evaluasi Pendidikan Pascasarjana Universitas Jember” dibuka oleh Rektor Universitas Jember Dr. Iwan Taruna, M.Eng, IPM dihadiri oleh Wakil Direktur I Pascasarjana Prof. drg. Mei Syafriadi, M.D.Sc., Ph.D. dan Wakil Direktur II Pascasarjana Prof. Dr. M. Arief Amrullah, S.H., M.Hum, serta diikuti oleh Tim Gugus Penjaminan Mutu (GPM) dan Tim Unit Penjaminan Mutu (UPM) Program Studi Multidisiplin Pascasarjana Universitas Jember.

Ketua Gugus Penjaminan Mutu Pascasarjana Universitas Jember menyampaikan bahwa dalam rangka meningkatkan mutu Pascasarjana Universitas Jember, maka Pascasarjana Universitas Jember harus mampu mewujudkan visinya melalui pelaksanaan misi (aspek deduktif), dan juga mampu memenuhi kebutuhan/memuaskan stakeholders (aspek induktif). Berikutnya, untuk mengimplementasikan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan menjaga Continuous Quality Improvement (CQI), Pascasarjana Universitas Jember membutuhkan instrumen atau sistem yang handal dalam pelaksanaannya, salah satunya adalah melaksanakan monitoring dan evaluasi pembelajaran secara berencana dan berkelanjutan.

Rektor Universitas Jember, dalam sambutan dan sekaligus membuka kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa instrumen monitoring dan evaluasi pembelajaran merupakan salah satu kelengkapan untuk evalusi diri yang terkait dengan akreditasi. Untuk menjamin sistem berjalan dengan baik maka menurut Rektor memang diperlukan monitoring dan evaluasi secara berkala, sehingga dari monitoring dan evaluasi  itulah kita tahu apa yang kita lakukan apakah sudah sesuai dengan yang kita harapkan. Dikemukan lebih lanjut, bahwa hal yang sangat penting marilah kita memperbaiki diri sebagai lembaga perguruan tinggi agar menjadi perguruan tinggi yang bereputasi.

Merespon sambutan yang telah disampaikan oleh Rektor, Prof. Dr. M. Arief Amrullah, S.H.,M.Hum dalam materinya lebih menekankan pada pengelolaan yang berbasis mutu, karena itu  hal yang paling utama dalam pengelolaan perguruan tinggi adalah mutu. Beberapa prinsip yang harus melandasi pola pikir dan pola tindak semua pelaku manajemen kendali mutu diantaranya semua pikiran dan tindakan pengelola Perguruan Tinggi harus berlandaskan mutu, semua pikiran dan tindakan pengelola Perguruan Tinggi harus bisa mewujudkan kepuasan stakeholder, setiap orang yang melaksanakan tugas dalam proses Perguruan Tinggi harus mengganggap orang lain sebagai stakeholder yang harus dipuaskan, dan semua pengambil keputusan di manajemen Perguruan Tinggi harus dilakukan secara partisipatif.

Materi berikutnya disampaikan oleh Dr. Iis Nur Asyiah, S.P, M.P. mengenai Strategi Peningkatan Mutu Pembelajaran pada Program Magister. Berikutnya dilakukan penyusunan instrumen monitoring dan evaluasi pendidikan Pascasarjana Universitas Jember oleh Tim GPM dan Tim UPM.

Wakil Direktur II Pascasarjana Universitas Jember menyampaikan materi bertema Pengelolaan Perguruan Tinggi Berbasis Mutu

Pada hari kedua Tim GPM dan Tim UPM Pascasarjana Universitas Jember melaksanakan  Review Instrumen Monitoring dan Evaluasi Pembelajaran Pascasarjana Universitas Jember bersama Prof. Dr. L. Hartanto Nugroho, M.Agr (Asesor BAN-PT). Dalam review tersebut Prof. Hartanto Nugroho sebagai narasumber telah memberikan masukan yang sangat berarti kepada Tim GPM dan Tim UPM tentang evaluasi diri dan audit mutu internal.

Tim Penjaminan Mutu Pascasarjana Universitas Jember

Kemudian, kegiatan konsinyering tersebut ditutup oleh Wakil Direktur II Pascasarjana Universitas Jember dengan mengemukakan, bahwa kegiatan selama tiga hari merupakan langkah awal yang baik dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran di Pascasarjana Universitas Jember. Kedepan kegiatan pelengkap lainnya akan dilaksanakan dalam rangka penguatan GPM dan UPM Pascasarjana Universitas Jember (har).

%d bloggers like this: