25Aug/17

Pakar Metabolomik Dari Jerman, Berikan Kuliah Umum Di Pascasarjana Universitas Jember

Prof.-Ludger-1_UNEJ-770x433Jember, 24 Agustus 2017

Mungkin belum banyak orang yang akrab dengan istilah metabolomik, padahal  perkembangan bioteknologi saat ini tidak lepas dari peran metabolomik. Untuk itulah Program Studi Magister Bioteknologi Pascasarjana Universitas Jember menghadirkan pakar metabolomik asal Leibniz Institute of Plant Biochemistry, Jerman, Prof. Ludger Wessjohan (24/8). Prof. Ludger memberikan kuliah umum berjudul “Novel Ways to Understand Natures Molecular Complexity: Metabolomics in Modern Drug Discovery” di hadapan 150 peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa di aula lantai 3 Gedung Soerachman.

MoUMenurut Prof. Ludger yang juga menjabat sebagai Head of Department and Research Group at Bioorganic Chemistry, di Leibniz Institute of Plant Biochemistry ini, metabolomik merupakan disiplin ilmu dalam Biokimia yang mempelajari metabolit, senyawa kimia yang terlibat dalam proses metabolisme mahluk hidup. “Metabolomik banyak berperan dalam pengembangan life science, seperti kedokteran, hingga pertanian. Salah satu kegunaan metabolomik antara lain membantu proses pembuatan biofuel, dari tanaman menjadi bahan bakar yang kini tengah banyak dikembangkan sebagai industri yang sangat penting di masa depan,” katanya mengawali kuliah umum.

Sementara itu, Prof. Tri Agus Siswoyo, Ketua Program Studi Magister Bioteknologi menjelaskan bidang metabolomik belum banyak dijamah oleh saintis terutama di Indonesia, namun memiliki potensi yang sangat besar. Menurutnya dewasa ini, perkembangan bioteknologi tidak hanya didasari pada ilmu murni seperti biologi semata, namun juga makin berkembang dengan ilmu-ilmu lainnya sehingga menhasilkan disiplin ilmu terapan seperti biokimia, biologi molekuler, mikrobiologi, genetika dan lainnya. Program Studi Bioteknologi Pascasarjana Universitas Jember sendiri memiliki penekanan pada Pharmacitical and Nutracitical yang berfokus pada bioteknologi kesehatan. Continue reading

25Aug/17

Pemilihan Rektor Perguruan Tinggi Negeri Oleh Presiden Merupakan Kegagalan Memahami Penafsiran Hukum dan Dapat Menurunkan Marwah Presiden

WhatsApp Image 2017-08-23 at 09.28.51

Ditulis oleh : Muhammad Hoiru Nail SH MH.

Mahasiswa Pasca Sarjana Program Doktor Ilmu Hukum. Fakultas Hukum Universitas jember.  naildoank@yahoo.com

Beberapa bulan yang lalu kita semua khususnya civitas akademika dikejutkan dengan pernyataan Menteri Dalam Negeri (mendagri) bapak Tjahjo Kumulo terkait perubahan mekanisme pemilihan Rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang akan diambil langsung oleh presiden. Artinya dengan kata lain ketentuan awal mendagri mengusulkan pemilihan rektor dilakukan oleh Menristek dikti  35 persen (hak suara menteri) akan diambil oleh presiden. Salah satu alasan pelibatan presiden karena perguruan tinggi berperan penting membangun bangsa dan Negara menjadi lebih baik (dikutip nasional.kompas.com tanggal 1 Juni 2017)

Pemilihan Rektor diatur melalui Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 19 tahun 2017 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pemimpin Perguruan Tinggi Negeri. Pasal 9 ayat 3 “menteri memiliki 35 persen hak suara dari total pemilih yang hadir dan 65 persen hak dan suara masing-masing senat memliki hak suara yang sama”. Usul mendagri ini tentu memunculkan pertanyaan besar terkait kewenangan pemilihan rektor oleh presiden. Continue reading

22Aug/17

Universitas Jember Kembangkan Program Studi Multidisiplin

Ujian-CBT-Pasca_UNEJ-770x433

Jember, 19 Agustus 2017

Universitas Jember terus berusaha mengembangkan program studi multidisiplin, baik di jenjang pascasarjana maupun sarjana. Hal ini disampaikan oleh Zulfikar, Wakil Rektor I bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni di sela-sela mengawasi jalannya ujian masuk gelombang V Pascasarjana Universitas Jember (19/8). Salah satu contohnya adalah dengan dibukanya tiga program studi multidisiplin di Pascasarjana Universitas Jember yakni Program Studi Bioteknologi, Kesehatan Masyarakat dan yang terbaru Pengelolaan Sumber Daya Air Pertanian. Sementara untuk jenjang sarjana, kampus Tegalboto tahun ini membuka Program Studi Perencanaan Kota dan Wilayah serta Teknik Kimia, yang keduanya ada di Fakultas Teknik.

Menurut Zulfikar, pilihan untuk mengembangkan program studi multidisiplin diharapkan dapat menciptakan lulusan yang memiliki kemampuan berkiprah di bagian hilir dari sebuah proses produksi. “Program studi seperti Pengelolaan Sumber Daya Air Pertanian atau Teknik Kimia dan lainnya, adalah program studi yang sifatnya lintas disiplin dan ilmunya lebih aplikatif, karena bidang yang dipelajari juga bakal lebih banyak bersentuhan langsung dengan persoalan sehari-hari,” jelasnya. Dosen Kimia FMIPA ini lantas berharap di tahun depan Universitas Jember akan membuka lebih banyak lagi program studi multidisiplin, baik di jenjang pascasarjana maupun sarjana, apalagi Kemenristekdikti tengah fokus mengembangkan program studi di bidang Science, Technology, Enggineering and Mathematic (STEM) Continue reading

10Aug/17

UNEJ Akan Kembangkan Pusat Standardisasi Keamanan Pangan Dan Halal

bsn-unej(1)

Jember, 10 Agustus 2017

Universitas Jember akan kembangkan pusat stanadrisasi keamanan pangan dan halal. Pasalnya, selama ini lembaga sertifikasi halal yang ada hanya melihat komposisi suatu produk dari sisi syariah saja. Diharapkan dengan pendirian Lembaga Sertifikasi Produk (LSPRO) di Universitas Jember tidak hanya dari sisi syariah namun juga terkait dengan keamanan pangan suatu produk. Hal ini disampaikan oleh  Sugeng Winarso, Wakil Direktur I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Program Pascasarjana Universitas Jember dalam acara Training Of Trainers dan Workshop Penerapan Standar Nasional Indonesia ( SNI) di aula lantai 3 gedung Pascasarjana Universitas Jember, (10/8).

“Saat ini Indonesia dengan masyarakat mayoritas muslim bertekat untuk menjadi pusat halal dunia. Dengan adanya hal ini tentunya Universitas Jember wajib menjadi bagian dari hal tersebut sebagai bentuk dukungan dan kontribusi terhadap kemajuan produk-produk Indonesia,” ujar Sugeng.

Menurut Sugeng, saat ini Universitas Jember memiliki fakultas yang berkenaan denga masalah keamanan produk makanan. Selain itu menurut Sugeng, Universitas Jember memiliki SDM yang mumpuni dalam bidang sertifikasi produk.

“Kita banyak memiliki banyak dosen yang telah dibekali pengetahuan terkait sertifikasi produk melalui pelatihan, training for trainer. Fakultas di UNEJ juga lengkap mulai dari FTP yang memiliki banyak produk makanan atau FK terkait pengaruh makanan terhadap kesehatan sehingga keamanan konsumen semakin terlindungi,” imbuh Sugeng.Continue reading

01Aug/17

SELAMAT HARI ASI SEDUNIA

SELAMAT HARI ASI SEDUNIA

PENTINGNYA ASI  EKSKLUSIF BAGI IBU DAN ANAK

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan alami bagi bayi, yang mengandung nutrisi dan beberapa elemen dasar dalam jumlah sesuai. ASI berperan penting pada proses pertumbuhan bayi agar terus berkembang, tumbuh dan sehat.

Pemberian ASI kepada bayi bukan hanya memberikan manfaat bagi bayinya saja, namun juga memberikan keuntungan bagi si ibu yang sedang menyusui.

Karena begitu besar manfaat dari ASI, maka organisasi kesehatan dunia WHO (World Health Organization) dan UNICEF (the United Nations International Children’s Emergency Fund) menganjurkan agar para ibu memberikan ASI eksklusif ,yaitu pemberian ASI tanpa makanan tambahan lain pada bayi berumur 0-6 bulan. Bayi tidak diberikan apa-apa, kecuali makanan yang langsung diproduksi oleh ibu karena bayi memperoleh nutrisi terbaik melalui ASI. Pilihan ini tak perlu diperdebatkan lagi, ASI cocok sekali untuk memenuhi kebutuhan bayi dalam segala hal.

Beberapa hal yang sebaiknya ibu ketahui adalah:

  1. Kalau ibu menyusui segera setelah melahirkan, maka akan meningkatkan kontraksi rahim, yang berarti mengurangi risiko perdarahan, membantu memperkecil ukuran rahim ke ukuran sebelum hamil, membakar kalori sehingga membantu penurunan berat badan lebih cepat, risiko kanker payudara pada wanita menyusui lebih rendah, dan dapat sebagai kontrasepsi alami dalam 3 bulan pasca-melahirkan.

Continue reading