Tag Archives: DIABETES MELLITUS

18Nov/16

YUUUK TERAPKAN POLA HIDUP SEHAT AGAR TERHINDAR DARI DIABETES MELLITUS

IKM S2Penulis: Kustin, S.KM. Mahasiswa Magister  Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Pascasarjana Universitas Jember

Pembangunan kesehatan indonesia diarahkan guna mencapai pemecahan masalah kesehatan untuk hidup sehat bagi setiap penduduk agar dapat mewujudkan derajat kesehatan yang optimal. Sejak awal pembangunan kesehatan telah diupayakan untuk memecahkan masalah kesehatan lingkungan, penemuan obat-obat efektif untuk membantu masyarakat dalam menanggulangi penyakit dan kesakitannya. Saat ini di negara berkembang telah terjadi pergeseran penyebab kematian utama yaitu dari penyakit menular ke penyakit tidak menular. Kecenderungan transisi ini dipengaruhi oleh adanya berubahnya gaya hidup, urbanisasi dan globalisasi. Penyakit yang tergolong dalam penyakit tidak menular yang mengiringi proses penuaan usia (degeneratif) diantaranya: Neoplasma (Kanker), Gangguan mental, Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah, Diabetes Melitus, dan lain-lain. Diabetes Melitus (DM) merupakan kumpulan gejala yang timbul pada seseorang yang mengalami peningkatan kadar gula (glukosa) darah akibat kekurangan hormon insulin secara absolut.

Salah satu pemicu timbulnya berbagai penyakit disebabkan perubahan gaya hidup yang telah memperluas epidemis obesitas dan diabetes mellitus. Perubahan gaya hidup dan pola makan dari makanan yang berbasis karbohidrat menjadi makanan berlemak tinggi meningkatkan timbulnya penyakit degenerative seperti jantung coroner, hipertensi dan diabetes mellitus. Diabetes mellitus merupakan suatu kelainan metabolik kronis serius yang memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan seseorang yang ditandai dengan kondisi dimana konsentrasi glukosa dalam darah secara kronis lebih tinggi daripada nilai normal (hiperglikemia) akibat tubuh kekurangan insulin atau fungsi insulin tidak efektif. Kadar glukosa darah merupakan factor yang sangat penting untuk kelancaran kerja tubuh. Karena pengaruh berbagai factor dan hormone insulin yang dihasilkan kelenjar pankreas, sehingga hati dapat mengatur kadar glukosa dalam darah Bila kadar glukosa dalam darah meningkat sebagai akibat naiknya proses pencernaan dan penyerapan karbohidrat, maka oleh enzim-enzim tertentu glukosa dirubah menjadi glikogen. Proses ini hanya terjadi di dalam hati dan dikenal sebagai glikogenesis. Sebaliknya bila kadar glukosa menurun, glikogen diuraikan menjadi glukosa. Proses ini dikenal sebagai glikogenolisis, yang selanjutnya mengalami proses katabolisme menghasilkan energy (dalam bentuk energy kimia, ATP). Kadar normal glukosa puasa dalam darah adalah 70 – 110 mg/dl.

Continue reading