Tag Archives: Hari Pahlawan

10Nov/16

BANGSA YANG BESAR ADALAH BANGSA YANG MENGHARGAI DAN MENGHORMATI PARA PAHLAWAN DAN MENJADIKANNYA SEBAGAI HUJJAH UNTUK BERAMAL KEBAIKAN

Setiap tahun kita mengenang jasa para pahlawan. Namun terasa, mutu peringatan itu menurun dari tahun ke tahun. Kita sudah makin tidak menghayati makna hari pahlawan. Peringatan yang kita lakukan sekarang cenderung bersifat hanya seremonial saja. Memang kita tidak ikut mengorbankan nyawa seperti para pejuang di Surabaya pada waktu itu. Tugas kita saat ini adalah memberi makna baru kepahlawanan dan mengisi kemerdekaan sesuai dengan perkembangan zaman. Saat memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan, rakyat telah mengorbankan nyawanya.

Kita wajib mendoakan atas jasa-jasa mereka. Karena itulah kita merayakan Hari Pahlawan setiap 10 November. Akan tetapi kepahlawanan tidak hanya sekedar itu saja. Dalam mengisi kemerdekaan pun kita dituntut untuk menjadi pahlawan.

Menghadapi situasi seperti sekarang kita berharap muncul banyak pahlawan dalam segala bidang kehidupan. Bangsa ini sedang membutuhkan banyak pahlawan, pahlawan untuk mewujudkan Indonesia yang damai, Indonesia yang adil dan demokratis, dan Indonesia yang bersih dan bebas korupsi. Negeri kita sedang diwarnai kasus korupsi yang sudah mencapai stadium terakhir. Karena sudah melibatkan para pejabat tinggi dan yang paling menyedihkan sudah melibatkan para penegak hukumnya sendiri. Yang semestinya mereka membantu memberantas korupsi namun sekarang kebalikan dari semua itu. Dan kita sangat membutuhkan orang-orang berani untuk memberantasnya. Karena korupsi adalah akar dari kehancuran sebuah Negara.

Sifat dan ciri seorang dikatakan pahlawan adalah jujur, pemberani, dan rela melakukan apapun demi kebaikan dan kesejahteraan orang banyak.

Continue reading

10Nov/16

KEPAHLAWANAN DAN NILAI-NILAI JSN45

KEPAHLAWANAN DAN NILAI-NILAI JSN45

taufik

Oleh Muchamad Taufiq, S.H.,M.H.

Mahasiswa Pascasarjana S3 FH UNEJ, Kabid Hukum-Ham-LH PD. PPM Jawa Timur, Bidang Organisasi & Hukum PMI Jawa Timur, Pengprov FORKI Jawa Timur.

PENDAHULUAN

Hanya Bangsa yang Menghargai Jasa Para Pahlawannya Dapat Menjadi Bangsa yang  Besar.  “Satukan Langkah untuk Negeri” merupakan tema peringatan Hari Pahlawan 10 Nopember 2016. Setiap memperingati Hari Pahlawan membuat kita ingat pada sejarah heroik perjuangan “arek-arek Suroboyo” dibawah pimpinan Bung Tomo. Tidak menutup kemungkinan pada tanggal 10 Nopember 1945 ditempat lain penjuru nusantara ini juga terdapat perlawanan terhadap penjajah. Mereka yang berjuang dan akhirnya gugur melawan penjajah untuk merebut kemerdekaan kala itu kita sebut “Pahlawan”. Tidak sedikit anak bangsa yang mendapatkan gelar “Pahlawan” secara dejure namun sesungguhnya sangat banyak “Pahlawan” secara defacto. Artinya secara dejure gelar Pahlawan memang sudah diatur tata cara dan syarat pemberiannya dalam UU No. 20 Tahun 2009, namun sesungguhnya tidak sedikit anak bangsa yang pantas disebut “Pahlawan”.

PAHLAWAN NASIONAL

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 Tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan memberikan definisi terhadap Pahlawan Nasional adalah gelar yang diberikan kepada warga negara Indonesia atau seseorang yang berjuang melawan penjajahan di wilayah yang sekarang menjadi wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang gugur atau meninggal dunia demi membela bangsa dan negara, atau yang semasa hidupnya melakukan tindakan kepahlawanan atau menghasilkan prestasi dan karya yang luar biasa bagi pembangunan dan kemajuan bangsa dan negara Republik Indonesia. Gelar berupa Pahlawan Nasional dan didalam pemberian Gelar dapat disertai dengan pemberian Tanda Jasa dan/atau Tanda Kehormatan. Continue reading