Tag Archives: ikm

04May/17

Seminar Proposal Tesis Mahasiswa

4 Mei 2017

Seminar Proposal Tesis Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Pascasarjana Universitas Jember a.n Dony Setiawan Hendyca Putra, S.Kep., Ners., M.M. bertempat di ruang PPS 1 lantai 3 gedung Program Pascasarjana Universitas Jember.

Judul Penelitian: Analisis Implementasi Sistem Manajemen Rumah Sakit dengan Metode Delone dan Mclean di Rumah Sakit Paru Jember Tahun 2017.

Dosen Pembimbing : Prof. Dr. FX. Ady Soesetijo, drg., Sp.Pros. (DPU)
Dr. Saiful Bukhori, S.T., M.Kom.(DPA)
Dosen Penguji        :  Dr. Isa Ma’rufi, S.KM., M.Kes.
Dr. farida Wahyu Ningtyias, S.KM., M.Kes.
drg. Nur Cahyohadi, M.Kes.

(hr).

11Oct/16

10 – 10 HARI KESEHATAN JIWA

10 – 10 HARI KESEHATAN JIWA 1

0

Oleh : Chikita Rizqi Hanifati, S.Ked (Mahasiswa Pascasarjana  Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Jember)

Gangguan jiwa kian menghantui masyarakat baik itu di dunia maupun di Indonesia. Jumlah penderita gangguan jiwa dari tahun ke tahun semakin bertambah karena adanya krisis ekonomi maupun krisis sosial yang terjadi. Sebuah data yang dihasilkan berdasarkan Survey Kesehatan Rumah Tangga (SK-RT) yang dilakukan Badan Litbang Departemen Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2005 menunjukkan hasil suvey yang cukup mengagetkan yaitu diperkirakan terdapat 264 dari 1000 anggota Rumah Tangga menderita gangguan kesehatan jiwa. Dan jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan bertambahnya tingkat stress masyarakat dari tahun ke tahun

Jenis gangguan jiwa sangat beragam. Dari mulai yang ringan hingga tingkatan yang berat. Munculnya masalah kesehatan jiwa merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang besar.

2

Masalah gangguan jiwa yang menyebabkan menurunnya kesehatan mental ini ternyata terjadi hampir di seluruh negara di dunia. WHO (World Health Organization) yaitu suatu badan dunia PBB yang menangani masalah kesehatan dunia, memandang serius masalah kesehatan mental dengan menjadikan isu global WHO. WHO mengangkat beberapa jenis gangguan jiwa seperti Schizoprenia, Alzheimer, epilepsi, keterbelakangan mental dan ketergantungan alkohol sebagai isu yang perlu mendapatkan perhatian lebih serius lagi.

Continue reading

11Oct/16

MENSTABILKAN KESEHATAN JIWA SESEORANG ITU HARUS PROPORSIONAL

123

“Kesehatan jiwa merupakan hal yang amat komplek disaat kita melakukan sesuatu, dimana tingkatan stabilitas dari manusia untuk mengendalian diri dan mempertahankan keselarasan baik lahir maupun batin “, begitu dr. Roni Prasetyo mengungkapkan.

Mahasiswa Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Pascasarjana Universitas Jember ini juga mengatakan, “menstabilkan kesehatan jiwa seseorang itu harus proporsional, jadi tata cara mengedepankan antara tugas dan kewajiban harus berkeseimbangan, pada saat kita terlalu keras dalam melaksanakan kewajiban  yang bersifat duniawi, tetapi sisi dalam rohani kita melemah, dan itu yang menyebabkan badan kita sakit”, katanya.

Dokter sekaligus dosen Fakultas Kedokteran Universitas Jember ini menjabarkan yang bahwa fisik dan mental harus dipadukan dan penjabaran sandaran vertikal maupun horizontal harus balance.

Continue reading

26Sep/16

“YANG BEKERJA HARUS BISA MENGATUR WAKTU SEMAKSIMAL MUNGKIN SUPAYA BISA TERUS BERKARYA”

anna

Dalam pidato sambutan pada Kuliah Perdana Mahasiswa Program Magister dan Doktor lalu Rektor Universitas Jember mengungkapkan, “Tidak ada alasan mahasiswa Pascasarjana beralasan karena waktu, yang bekerja harus bisa mengatur waktu semaksimal mungkin supaya bisa terus berkarya”.

Mungkin itu tepat ditujukan kepada salah satu mahasiswa angkatan kedua IKM Program Pascasarjana Universitas Jember.

Anna Isnaini Wijayanti, dara asli Lumajang putri ke dua pasangan H. Saiful Zuhri dan Hj. Sudar W ini telah menunjukan. Disela sela kesibukan kuliah tetap melakukan aktifitasnya sebagai pengelola rumah makan milik orang tua.

Keseriusan untuk meningkatkan prestasi akademik tetap dilakukan dengan mengikuti seluruh rangkaian perkuliahan, didukung dengan orang tua yang menganjurkan untuk tetap fokus pada kuliah. Jadwal kuliah tiga kali dalam seminggu menambah banyak kesempatan antara membantu orang tua dan kuliah.

Continue reading

28Jun/16

MANAJEMEN SEHAT SAAT ROMADHON

13565536_10206125899859104_2106613097_n

MANAJEMEN SEHAT SAAT ROMADHON
Oleh : M. Henri Wahyono, Skep. Ns.
Mahasiswa Program Pascasarjana Prodi Megister Kesehatan Masyarakat Universitas Jember
Universitas Jember, 2016

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ (183)

Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan kepada kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan kepada orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa (Q.S al-Baqoroh:183).

أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ (184)

(pada) hari-hari yang tertentu. Barang siapa yang sakit atau safar, maka mengganti di hari lain. Bagi orang yang mampu, maka ia membayar fidyah memberi makan orang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan (membayar kelebihan), maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

Sehat dalam puasa perlu adanya manajemen dalam perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan evaluasi. Sehat menjadi poin penting karena melekat pada setiap tahap proses manajemen baik secara proses maupun dalam tahap sistem (input, proses, output dan dampak). Dalam tahap input perlu adanya kondisi sebagai syarat seseorang sebelum berpuasa, sepertinya halnya iman/islam, baliqh (cukup usia) dan kondisi sehat. Faktor lainnya dalam input selain syarat puasa adalah memiliki bekal ilmu, material dan kondisi lingkungan yang kondusif.

Continue reading

24Jun/16

MAPS ( Mahasiswa Peduli Sesama)

Kamis 23 Juni 2016. Empati dan kekompakan mahasiswa Prodi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat  dan Bioteknologi Program Pascasarjana Universitas Jember pada bulan Ramadhan 1437 H diisi dengan berbagi sebagian rizki. Diwakili oleh salah satu mahasiswa Dony Setiawan Hendyca Putra, S.Kep.Ns.,MM. dibantu beberapa staff mengunjungi Yayasan Panti Asuhan Arrahmah Jember untuk memberikan makanan untuk berbuka puasa.

 13511528_1087060334707832_460249463_n 13514282_1087060998041099_734267979_n 13521649_1087060958041103_2003375183_n 13521740_1087060701374462_251632806_n 13522387_1087060518041147_244176638_n 13535712_1087060924707773_528693891_n 13536073_1087060568041142_1158130301_n

(Hr/Ysk)

24Jun/16

Bidan sebagai Social Enterpreneur

Bidan sebagai Social Enterpreneur
Untuk Memperingati Hari Bidan Nasional 24 Juni 2016
Artikel Oleh Aristha Dwi Wirapraja, S.Keb., Bd.bdn

Profesi bidan sejatinya adalah profesi yang mulia, profesi ini lahir beranjak dari keprihatian mengenai tingginya Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi saat pemerintahan Hindia Belanda di Indonesia, dikarenakan pertolongan persalinan pada saat itu dilakukan oleh dukun yang belum mendapatkan pengetahuan dan pelatihan pertolongan persalinan bersih dan aman. Sejarah panjang tercatat mengenai lahirnya profesi bidan,dimulai pada  tahun 1849, dibukalah sekolah kedokteran, Pendidikan Dokter Jawa di Batavia (yang sekarang menjadi RSAD Gatot Soebroto). Dan pada tahun 1851 dibuka pendidikan Bidan bagi wanita pribumi di Batavia oleh dokter militer Belanda (Dr. W Bosch), yang lulusannya bekerja di RS dan masyarakat. Sejak  saat itu pelayanan kesehatan ibu dan anak dilakukan oleh dukun dan bidan. Bidan mulai menunjukkan eksistensinya dengan diadakannya Konferensi Bidan Pertama di Jakarta pada tanggal 24 Juni 1951 atas prakarsa para bidan senior yang berdomisili di Jakarta. Konferensi Pertama ini melahirkan organisasi profesi bernama Ikatan Bidan Indonesia (IBI) bersifat Nasional dan berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. IBI terdaftar dengan nomor 133 sebagai Lembaga Sosial Masyarakat di Indonesia dan sesuai dengan UU No.8 Tahun 1985 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

Tahun 1990, pelayanan kebidanan mulai merata dan dekat dengan masyarakat. Presiden memberikan instruksi pada tahun 1992 secara lisan pada sidang kabinet tentang perlunya mendidik bidan untuk penempatannya di Desa (Bidan Desa). Dengan tugas yaitu pelaksanaan KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) diantaranya, Bumil, Bulin, Bufas, dan Bayi baru lahir; termasuk bidan juga melakukan pembinaan dukun bayi (yang sekarang dikenal dengan bermitra dengan dukun), serta memberikan pelayanan KB. Dalam Konferensi Kependudukan Dunia di Kairo, tahun 1994 membahas perluasan area garapan bidan yaitu Safe Motherhood termasuk bayi baru lahir dan perawatan post abortus, Family Planning, PMS termasuk infeksi saluran alat reproduksi, Kespro Remaja dan Kespro Orang tua.

Continue reading

26May/16

STROKE

FBYW1128

Chikita Rizqi Hanifati, S.Ked ( Mahasiswa Program Pascasarjana Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Jember)
Dokter Muda Lab/SMF Ilmu Penyakit Saraf RSD dr.Soebandi Jember

1

Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terputus akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah, sehingga terjadi kematian sel-sel pada sebagian area di otak. Stroke adalah kondisi kesehatan yang serius yang membutuhkan penanganan cepat.

2

Ketika pasokan darah yang membawa oksigen dan nutrisi ke otak terputus, maka sel-sel otak akan mulai mati. Karena itu semakin cepat penderita ditangani, kerusakan yang terjadi pun semakin kecil bahkan kematian bisa dihindari. Jika Anda merasakan serangan stroke atau melihat orang lain terserang stroke, segera hubungi rumah sakit untuk meminta ambulans.

Continue reading