Tag Archives: Pascasarjana Universitas Jember

08Oct/18

Peneliti, Dosen dan Mahasiswa mengikuti pelatihan MICMAC dan MACTOR di Pascasarjana Universitas Jember

6 Oktober 2018, 30 Peneliti, Dosen dan Mahasiswa mengikuti pelatihan MICMAC (Matrix  of  Cross  Impact Analysis) dan MACTOR (Matrix of Alliance and Conflict: Tactic, Objectives and Recommendation) di aula lantai III Pascasarjana Universitas Jember.

Selama 8 jam Pemateri Prof. Dr. Ir. Akhmad Fauzi, M.Sc. Guru Besar aktif pada Fakultas Ekonomi   dan   Manajemen   (FEM),   Institut   Pertanian Bogor (IPB) bersama Peserta mengulas serta praktek aplikasi Interaksi antara aktor dan faktor beririsan dengan objective atau tujuan dari suatu kebijakan itu sendiri.  Interaksi ini bisa bersifat sangat kompleks sehingga membutuhkan instrumen untuk membantu menyederhanakan kompleksitas interaksi tersebut, sekaligus memahami secara struktural dan sistematis baik konvergensi, divergensi maupun ambivalensi yang terjadi antar-aktor, dan interaksi antara aktor dan tujuan.

“Pelatihan ini membekali peserta untuk memahami kompleksitas interaksi antar-aktor serta antara aktor dan tujuan melalui metode Prospective Analysis yang juga dikenal dengan French School (mazhab Perancis) dalam konteks analisis strategi”, ungkapnya.

Dewi Prihatini, S.E, M.M., Ph.D Wakil Direktur II Pascasarjana Universitas Jember dalam pembukaan kegiatan menyampaikan Pascasarjana sangat mendukung sekali bentuk pelatihan peningkatan keilmuan penelitian.

“Saya mewakili Direktur Pascasarjana Universitas Jember sangat senang sekali dengan kegiatan ini dan berharap Dosen dan Mahasiswa mendapatkan manfaat sehingga dalam penelitian selalu update”,katanya.

Dr. Luh Putu Suciati, SP., M.Si. Ketua Pelaksana Kegiatan mengatakan metode ini akan dikembangkan dalam forum Focus Group Disscusion (FGD) nanti di SDGs Center UNEJ.(hr)

02Oct/18

PENYUSUNAN PROFIL DESA MENUJU PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI DESA WONOASRI KECAMATAN TEMPUREJO KABUPATEN JEMBER

Tujuan pembangunan berkelanjutan sudah menjadi komitmen global dengan prinsip utama no one left behind. Universitas Jember juga berkomitmen untuk mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan melalui peran tri darma perguruan tinggi. Upaya mendukung tercapainya tujuan tersebut, maka Kelompok Riset Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Universitas Jember mengadakan survey di beberapa tipologi desa untuk merekam kesiapan desa menuju tujuan pembangunan berkelanjutan yang harus dipenuhi sampai tahun 2030.

Sebagai bagian dari upaya mempersiapkan profil desa menuju pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Jember, maka Tim Kelompok Riset “Tujuan Pembangunan Berkelanjutan” yang diwakili oleh Dr. Luh Putu Suciati,S.P,M.Si dan Budhy Santoso, S.Sos, M.Si, Ph,D melakukan diskusi dengan perangkat desa dan perwakilan masyarakat desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember. Karakteristik desa Wonoasri yang merupakan salah satu desa penyangga Taman Nasional Meru Betiri menjadi daya tarik utama. Selain itu Desa Wonoasri merupakan desa mitra Universitas Jember dengan berbagai program seperti kegiatan mitigasi berbasis lahan dalam kerangka ICCTF (Indonesia Climate Change Trust Fund) Project, KKN Tematik Buruh Migran, KKN Tematik Stunting dan KKN tematik SDGs yang program LP2M Universitas Jember dll. Tipologi desa pinggir hutan dengan masyarakat yang sebagian besar bermata pencaharian petani hutan dan petani lahan kering menjadi karakter tersendiri. Selain itu desa Wonoasri juga dikenal sebagai salah satu kantong buruh migran di kabupaten Jember.

Kegiatan FGD dilaksanakan  pada Rabu, 26 September 2018 di Balai Desa Wonoasri, dimulai dengan penjelasan dari kepala desa Wonoasri Bapak Sugeng Priyadi tentang maksud tim Keris SDGs dan dilanjutkan dengan penjelasan mekanisme FGD oleh tim. Peserta FGD meliputi perwakilan kelompok masyarakat di desa yang memiliki pengetahuan tentang desa Wonoasri sehingga secara singkat dapat memprediksi kondisi desa dan target pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Kelompok masyarakat yang terlibat aktif dalam diskusi adalah pengurus BUMDES Dana Asri Sejahtera, Kelompok Desa Tangguh Bencana (Destana), Kelompok Desbumi (Desa Buruh Migran) Srikandi Wonoasri, Karang Taruna Tunas Bangsa, Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata), pengurus Griya Asih, pengurus Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Batik Warna Alam, KUBE Camilan Khas Wonoasri, KUBE minumal Herbal, LMDHK (Lembaga Masyarakat Desa Hutan Konservasi) Wono Mulyo, perwakilan Resort Wonasri Balai Taman Nasional Meru Betiri juga turut memberikan masukan terkait dengan kondisi lingkungan hutan.

Sejumlah tujuan SDG’s yang terdiri dari 4 pilar yaitu pilar sosial, ekonomi, lingkungan dan tata kelola, dirangkum dalam kuisioner dengan pertanyaan terstruktur dengan metode skoring dan AHP (Analytical Hierarchy Process). Indikator SDGs yang diukur antara lain: (1) tanpa kemiskinan (2) tanpa kelaparan (3) kehidupan sehat dan sejahtera (4) Pendidikan berkualitas (5) Mencapai kesetaraan gender (6) Menjamin ketersediaan air bersih dan sanitasi (7) Menjamin akses terhadap sumber energi yang bersih dan terjangkau (8) pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (9) industri,inovasi dan infrastruktur; (10) berkurangnya kesenjangan; (11) kota dan permukiman yang berkelanjutan; (12) Pola konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab (13) penanganan perubahan iklim; (15) ekosistem daratan dan (16) perdamaian,keadilan dan kelembagaan yang tangguh. Indikator yang kurang cocok bagi desa Wonoasri adalah (14) ekosistem laut, sehingga pertanyaan ini tidak termasuk dalam daftar. Hasil FGD akan dianalisis dan menjadi bahan untuk Seminar Nasional “Agribusiness for SDGs” di IPB dan penyusunan buku Profil Desa Menuju Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Jember.

28Sep/18

SDGs Center UNEJ mengadakan kegiatan Focus Group Discussion di Desa Binaan Desa Gumuk Mas Kabupaten Jember

SDGs Center UNEJ mengadakan kegiatan Focus Group Discussion bersama di balai Desa Gumuk Mas Jember  27/9/2018 yang diikuti oleh Kepala Desa, Ketua PKK, Tim BUMDES, Perangkat Desa serta para Tokoh Masyarakat dan Pemuda.

Focus Group Discussion ini bertema Pembangunan Berkelanjutan.

Isa Ma’rufi tim SDGs UNEJ mengatakan “kita ingin mengukur kemampuan desa melaksanakan pembangunan berkelanjutan sampai dengan tahun 2030”.

Diskusi sangat menarik karena ada beberapa poin yang menjadi sebuah ukuran.

“Pengukuran meliputi pilar sosial, pilar ekonomi, pilar lingkungan dan pilar tata kelola”,katanya.

Sementara itu Kepala Desa Gumuk Mas Bambang Wijanarko mengatakan ” sangat berterima kasih dengan adanya diskusi ini sangat menambah keilmuan bagi kami”.

Desa Gumuk Mas salah satu Desa Binaan Pascasarjana Universitas Jember.

“Kami siap mengawal setiap program dari Universitas Jember”,ungkapnya.(hr)

02Mar/18

Dukung Pencapaian SDGs, Universitas Jember Konsolidasikan Seluruh Bappeda-Bappekot se-Jawa Timur, dan Luncurkan Kelompok Riset SDGs

Jember, 1 Maret 2018

Guna mendukung pencapaian Target Sustainable Development Goals (SDGs) atau Target Pembangunan berkelanjutan (TPB), Universitas Jember melalui Program Studi Pascasarjana yang bekerjasama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Forum Konsolidasi SDGs. Kegiatan yang dihadiri oleh 38 perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah kabupaten dan kota di Jawa Timur ini mengambil tema “Kesiapan Jawa Timur Dalam Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan” digelar di Hotel Aston, Jember (1/3). Selain membahas Rencana Aksi Daerah (RAD) SDGs Provinsi Jawa Timur, ajang konsolidasi menjadi wadah peluncuran Kelompok Riset (KeRis) SDGs di Universitas Jember. Selengkapnya

19Dec/17

Mangrove Merupakan Ekosistem Dengan Fungsi Yang Unik Dalam Lingkungan Hidup.

Sabtu, 16 Desember 2017 Dosen dan Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Pascasarjana  Universitas Jember mengadakan kegiatan “Penanaman Mangrove”guna mengurangi/mencegah Rob dan Abrasi di lingkungan Dusun Kalimalang, Desa Mayangan, Kecamatan Gumukmas, Jember.

Kegiatan ini dilakukan oleh Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Kesehatan Masyarakat Pascasarjana Universitas Jember dalam melakukan kegiatan non-formal dalam rangka memenuhi tugas Kesehatan Lingkungan dan K3.

Mangrove merupakan ekosistem dengan fungsi yang unik dalam lingkungan hidup. Oleh karena itu, dengan adanya pengaruh laut dan daratan, dikawasan mangrove terjadi interaksi kompleks antara sifat fisika dan sifat biologi. Karena sifat fisiknya, mangrove mampu berperan sebagai penahan ombak serta penahan intrusi dan abrasi laut.

Mahasiswa dapat menambah wawasan, pengetahuan dan sikap peduli terhadap lingkungan sebagai bentuk peningkatan kualitas lingkungan di sekitar Dusun Kalimalang, Desa Mayangan, Kecamatan Gumukmas, Jember.

“Kami senang sekali dengan kegiatan ini karena menambah wawasaan , pengetahuan, dan sikap peduli”, ungkap salah satu mahasiswa. (hr)

19Dec/17

Nanik Hariyana Mahasiswa Doktor Manajemen Pascasarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember mengikuti acara Pertemuan ke-6 GCBSS 2017

“ Saya tertarik mengikuti Konferensi Global ini karena sangat di perlukan sebuah pendekatan yang sekarang sangat penting dalam usaha penelitian karena praktik bisnis, manajemen dan pendidikan semakin rentan terhadap era pemupukan silang melalui kolaborasi multi-disiplin yang bermakna”, ungkapnya.

Nanik Hariyana Mahasiswa Doktor Manajemen Pascasarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember mengikuti acara  Pertemuan ke-6 GCBSS 2017 yang diselenggarakan pada tanggal 4 – 5 Desember 2017 bertempat  di Ambassador Hotel Bangkok Thailand.

Konferensi Global ke-6 membahas tentang Ilmu Pengetahuan Bisnis dan Ilmu Pengetahuan yang menerima makalah-makalah di lima belas bidang tematik dengan beberapa pendekatan dan metodologi penelitian. Ini termasuk makalah tentang bidang manajemen tertentu mulai dari akuntansi melalui ekonomi dan perbankan sampai manajemen umum dan pemasaran dan metodologinya mulai dari pendekatan deduktif-hipotetis melalui studi kasus kualitatif hingga teorema kritis.

“ Saya tertarik mengikuti Konferensi Global ini karena sangat di perlukan sebuah pendekatan yang sekarang sangat penting dalam usaha penelitian karena praktik bisnis, manajemen dan pendidikan semakin rentan terhadap era pemupukan silang melalui kolaborasi multi-disiplin yang bermakna”, ungkapnya.

Konferensi ini menyediakan sebuah platform untuk isu-isu luas, yang menangkap perkembangan kontemporer dalam bisnis, manajemen dan ilmu sosial di mana berbagai peluang jejaring dapat dipelihara untuk kemajuan penelitian dan kolaborasi global di masa depan.  Continue reading

18Dec/17

Kelola Limbah Kopi Menjadi Sesuatu Yang Bermanfaat Bagi Masyarakat.

17/12/2017 Penguatan literasi akademisi salah satunya dapat dilakukan dengan keikutsertaan kompetisi menulis ilmiah. Lomba Menulis Esai Nasional yang diadakan oleh Keluarga Alumni Universitas Jendral Soedirman merupakan kompetisi ilmiah dengan tema “Optimalisasi Pangan, Gizi dan Kesehatan Masyarakat” bertujuan untuk meningkatkan semangat literasi dan kompetensi.

Kegiatan yang bertempat di Hall Hotel Lorin Solo ini di ikuti oleh delegasi dari Universitas terkemuka di Indonesia seperti ITB, UGM dan UNDIP. Selain itu kompetisi ini di ikuti delegasi kategori umum yang  berprofesi sebagai Dokter, Dosen, Guru dan Praktisi.

Dengan mengikuti kegiatan ini harapannya memperoleh tambahan pengetahuan terkait pentingnya literasi, semangat berkompetisi dan tekun meneliti.

Hendra Andiananta Pradana mahasiswa Program Studi Magister Pengelolaan Sumber Daya Air Pertanian Pascasarjana Universitas Jember  ikut serta dalam kegiatan kompetisi menulis ilmiah tersebut.

“Dengan mengikuti kegiatan ini saya berharap memperoleh tambahan pengetahuan terkait pentingnya literasi, semangat berkompetisi dan tekun meneliti”, ungkapnya.

Hendra menulis ilmiah dengan judul “Pengelolaan Penanganan Limbah Industri Kopi Terpadu untuk Produksi Biogas dan Pupuk Organik”. Continue reading

09Nov/17

MAKNA HARI PAHLAWAN SUBSTANSI ATAU PROSESI

MAKNA HARI PAHLAWAN

SUBSTANSI ATAU PROSESI

Oleh Muchamad Taufiq, S.H., M.H.*

“Robek-robeklah badanku, potong-potonglah jasad ini, tetapi jiwaku dilindungi benteng merah putih, akan tetap hidup, tetap menuntut bela, siapapun lawan yang aku hadapi” (Yogyakarta, 17 Agustus 1948), adalah serangkaian kata indah bermakna yang diucapkan Jenderal Besar Sudirman, sosok tokoh pejuang dan pahlawan yang religius.

UPACARA HARI PAHLAWAN.

Di tahun 2017 ini, tepatnya 10 Nopember kita kembali memperingati Hari Pahlawan dengan upacara. Pelaksanaan upacara rutin biasanya di Alun-alun Kota/ Kabupaten yang diselenggarakan oleh Pemkab/ Pemkot, lembaga pendidikan bahkan ada yang di gunung maupun di laut untuk mengapresiasikan diri terhadap Hari Pahlawan. Semangat untuk mengikuti prosesi ini sangat besar bahkan lebih tepatnya euphoria memperingati Hari Pahlawan ini luar biasa disepanjang durasi waktu upacara.

Rutinitas upacara ini sebenarnya harus dimaknai sebagai starting point setiap tahun untuk mengambil makna dari sebuah peringatan. Setiap peringatan sebenarnya selalu mengandung makna untuk diambil hikmahnya, bukan sekedar mengikuti prosesinya. Dewasa ini banyak fenomena peringatan dalam berbangsa dan bernegara ini yang hanya terjadi sebatas rutinitas/ ritual belaka. Selesai mengikuti peringatan itu, selesailah rangkaian acaranya. Padahal substansi yang diharakan dalam sebuah Upacara peringatan adalah terbumikannya nilai-nilai luhur dalam peringatan itu untuk diimplementasikan oleh segenap masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama untuk kaum mudanya termasuk mahasiswa di dalamnya. Bagaimana dengan Upacara Hari Pahlawan di kampus kita tercinta?

NILAI-NILAI KEPAHLAWAN

Nilai-nilai kepahlawanan ini adalah nilai luhur yang telah dilakukan oleh para pahlawan bangsa yang menghiasi romantikan perjuangan bangsa Indonesia. Nilai-nilai baik inilah yang seharusnya terus digelorakan kepada generasi berikutnya guna tetap terjaga semangat perjuangan yang tidak pernah lekang oleh zaman. Nilai-nilai kepahlawanan sangat banyak, namun pada kesempatan ini penulis akan mengangkat 4 nilai yang sangat menonjol  adalah : Continue reading

09Nov/17

DOSEN SERTA SATU MAHASISWA PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN MATEMATIKA FKIP UNEJ MELAKUKAN PRESENTASI KONFERENSI INTERNASIONAL TERINDEKS SCOPUS.

This slideshow requires JavaScript.

7-9 November 2017 Dosen serta satu Mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan Matematika FKIP UNEJ melakukan Presentasi Konferensi Internasional Terindeks Scopus yaitu pada: 2017 3rd International Conference on Education (ICOED 2017) bertempat di “The Mudzaffa Hotel MITC”, Jalan Wisma Persekutuan MITC, Ayer Keroh 75450, Melaka.

3 artikel yang dipresentasikan sebagai berikut:

Berikut link artikelnya : https://icoed.org/