15Oct/18

MAHASISWA PROGRAM STUDI MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKAT PASCASARJANA UNIVERSITAS JEMBER MELAKUKAN RESIDENSI DI PULAU DEWATA BALI.

Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Pascasarjana Universitas Jember melakukan residensi di pulau Dewata Bali selama tiga hari. Pada hari pertama, senin, 15 Oktober 2018 diawali dengan kunjungan ke Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Residensi bertujuan agar mahasiswa mampu membuat project proposal kegiatan dan dapat melakukan perbaikan secara sederhana. Kehadiran rombongan di sambut oleh kepala bidang Sumber Daya Kesehatan dan beberapa staf bidang SDK, P2, Kesling, Kesmas, dan Yankes.

Selengkapnya

08Oct/18

The 2nd International Seminar and Workshop of Plant Industry

This slideshow requires JavaScript.

PUSAT UNGGULAN IPTEK UNIVERSITAS JEMBER

🎙The 2nd International Seminar and Workshop of Plant Industry 🎙
Speaker :
Keynote Speaker
1. Dr. Ir. Agung Hendiadi,  M.Eng (Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian)
2.  Prof. Kyung Min Kim (Editor in Chief of Crop Science Biotechnology, KyungPook National University, Korea)
3. Prof. Rudi Wibowo (Expert of Crop Estate Agribusiness, Director of Postgraduate Study Program University of Jember)
4. Prof. Bambang Sugiharto (Biotechnology of Sugarcane, Director of CDAST University of Jember)
5. Prof. Ahmad Subagio (Biotechnology of Cassava, University of Jember)
Invited Speaker
1. Prof. Lee Won Young (Kyungpook National University, Korea)
2. Prof.  Dennis Poppy (Univerrsity of Queensland)
3. Prof. Dr. Amien Ismail (University Putera Malaysia)
4.Michaela Cosijn (Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation)
5. Dr. Sukrisno Widyotomo, STP., M.Si. (Indonesian Coffee and Cocoa Research Institute)
6. Dr. Mohammad Ubaidillah (University of Jember, Indonesia)
7. Dr. Nurhasanah (University of Mulawarman, Indonesia)
8. Dr. Dwi Listyorini (State University of Malang, Indonesia)
9. Dr. Susiyanti (Sultan Ageng Tirtayasa, Indonesia)
Pelaksanaan : 
Hari/ Tanggal; Kamis, 1 November 2018
Waktu           : 7.30-selesai
Tempat         : Gedung Rektorat Universitas jember Lantai 3
Acara            : Opening Ceremony dan seminar
Hari/Tanggal : Jumat, 2 November 2018
Waktu           : 7.30-selesai
Tempat         : Gedung C-dast
Acara           :
1. Workshop ” Molecular Approach and Biotechnology of Rice”
2. Workshop “Biotechnology of Cassava”
3. Forum Group Discussion  ” Go-Geographic Indication For Jember Coffe
4. Forum Group Discussion “Technology of Cacao”
Pendaftaran :
 1. “Menu Registration” ( Pendaftaran Seminar, Workshop dan Forum    Group Discussion)
 2. “Menu Submission” (Pendaftaran Seminar untuk upload file Abstrak   dan Fullpaper)
Topik Penelitian untuk Seminar :
1. Agriculture
2. Food Technology
3. Pharmacy (Plant for Human Health)
4. Sosioeconomic
5. Animal Husbandry
 
Fasilitas :
1. Seminar Kit
2. Sertifikat (Seminar, Workshop and Forum Group Discussion)
3. Coffee Break
4. Lunch
Contact Person : 
Whatsapp : +62812-1907-0087
08Oct/18

Peneliti, Dosen dan Mahasiswa mengikuti pelatihan MICMAC dan MACTOR di Pascasarjana Universitas Jember

6 Oktober 2018, 30 Peneliti, Dosen dan Mahasiswa mengikuti pelatihan MICMAC (Matrix  of  Cross  Impact Analysis) dan MACTOR (Matrix of Alliance and Conflict: Tactic, Objectives and Recommendation) di aula lantai III Pascasarjana Universitas Jember.

Selama 8 jam Pemateri Prof. Dr. Ir. Akhmad Fauzi, M.Sc. Guru Besar aktif pada Fakultas Ekonomi   dan   Manajemen   (FEM),   Institut   Pertanian Bogor (IPB) bersama Peserta mengulas serta praktek aplikasi Interaksi antara aktor dan faktor beririsan dengan objective atau tujuan dari suatu kebijakan itu sendiri.  Interaksi ini bisa bersifat sangat kompleks sehingga membutuhkan instrumen untuk membantu menyederhanakan kompleksitas interaksi tersebut, sekaligus memahami secara struktural dan sistematis baik konvergensi, divergensi maupun ambivalensi yang terjadi antar-aktor, dan interaksi antara aktor dan tujuan.

“Pelatihan ini membekali peserta untuk memahami kompleksitas interaksi antar-aktor serta antara aktor dan tujuan melalui metode Prospective Analysis yang juga dikenal dengan French School (mazhab Perancis) dalam konteks analisis strategi”, ungkapnya.

Dewi Prihatini, S.E, M.M., Ph.D Wakil Direktur II Pascasarjana Universitas Jember dalam pembukaan kegiatan menyampaikan Pascasarjana sangat mendukung sekali bentuk pelatihan peningkatan keilmuan penelitian.

“Saya mewakili Direktur Pascasarjana Universitas Jember sangat senang sekali dengan kegiatan ini dan berharap Dosen dan Mahasiswa mendapatkan manfaat sehingga dalam penelitian selalu update”,katanya.

Dr. Luh Putu Suciati, SP., M.Si. Ketua Pelaksana Kegiatan mengatakan metode ini akan dikembangkan dalam forum Focus Group Disscusion (FGD) nanti di SDGs Center UNEJ.(hr)

02Oct/18

PENYUSUNAN PROFIL DESA MENUJU PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI DESA WONOASRI KECAMATAN TEMPUREJO KABUPATEN JEMBER

Tujuan pembangunan berkelanjutan sudah menjadi komitmen global dengan prinsip utama no one left behind. Universitas Jember juga berkomitmen untuk mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan melalui peran tri darma perguruan tinggi. Upaya mendukung tercapainya tujuan tersebut, maka Kelompok Riset Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Universitas Jember mengadakan survey di beberapa tipologi desa untuk merekam kesiapan desa menuju tujuan pembangunan berkelanjutan yang harus dipenuhi sampai tahun 2030.

Sebagai bagian dari upaya mempersiapkan profil desa menuju pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Jember, maka Tim Kelompok Riset “Tujuan Pembangunan Berkelanjutan” yang diwakili oleh Dr. Luh Putu Suciati,S.P,M.Si dan Budhy Santoso, S.Sos, M.Si, Ph,D melakukan diskusi dengan perangkat desa dan perwakilan masyarakat desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember. Karakteristik desa Wonoasri yang merupakan salah satu desa penyangga Taman Nasional Meru Betiri menjadi daya tarik utama. Selain itu Desa Wonoasri merupakan desa mitra Universitas Jember dengan berbagai program seperti kegiatan mitigasi berbasis lahan dalam kerangka ICCTF (Indonesia Climate Change Trust Fund) Project, KKN Tematik Buruh Migran, KKN Tematik Stunting dan KKN tematik SDGs yang program LP2M Universitas Jember dll. Tipologi desa pinggir hutan dengan masyarakat yang sebagian besar bermata pencaharian petani hutan dan petani lahan kering menjadi karakter tersendiri. Selain itu desa Wonoasri juga dikenal sebagai salah satu kantong buruh migran di kabupaten Jember.

Kegiatan FGD dilaksanakan  pada Rabu, 26 September 2018 di Balai Desa Wonoasri, dimulai dengan penjelasan dari kepala desa Wonoasri Bapak Sugeng Priyadi tentang maksud tim Keris SDGs dan dilanjutkan dengan penjelasan mekanisme FGD oleh tim. Peserta FGD meliputi perwakilan kelompok masyarakat di desa yang memiliki pengetahuan tentang desa Wonoasri sehingga secara singkat dapat memprediksi kondisi desa dan target pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Kelompok masyarakat yang terlibat aktif dalam diskusi adalah pengurus BUMDES Dana Asri Sejahtera, Kelompok Desa Tangguh Bencana (Destana), Kelompok Desbumi (Desa Buruh Migran) Srikandi Wonoasri, Karang Taruna Tunas Bangsa, Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata), pengurus Griya Asih, pengurus Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Batik Warna Alam, KUBE Camilan Khas Wonoasri, KUBE minumal Herbal, LMDHK (Lembaga Masyarakat Desa Hutan Konservasi) Wono Mulyo, perwakilan Resort Wonasri Balai Taman Nasional Meru Betiri juga turut memberikan masukan terkait dengan kondisi lingkungan hutan.

Sejumlah tujuan SDG’s yang terdiri dari 4 pilar yaitu pilar sosial, ekonomi, lingkungan dan tata kelola, dirangkum dalam kuisioner dengan pertanyaan terstruktur dengan metode skoring dan AHP (Analytical Hierarchy Process). Indikator SDGs yang diukur antara lain: (1) tanpa kemiskinan (2) tanpa kelaparan (3) kehidupan sehat dan sejahtera (4) Pendidikan berkualitas (5) Mencapai kesetaraan gender (6) Menjamin ketersediaan air bersih dan sanitasi (7) Menjamin akses terhadap sumber energi yang bersih dan terjangkau (8) pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (9) industri,inovasi dan infrastruktur; (10) berkurangnya kesenjangan; (11) kota dan permukiman yang berkelanjutan; (12) Pola konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab (13) penanganan perubahan iklim; (15) ekosistem daratan dan (16) perdamaian,keadilan dan kelembagaan yang tangguh. Indikator yang kurang cocok bagi desa Wonoasri adalah (14) ekosistem laut, sehingga pertanyaan ini tidak termasuk dalam daftar. Hasil FGD akan dianalisis dan menjadi bahan untuk Seminar Nasional “Agribusiness for SDGs” di IPB dan penyusunan buku Profil Desa Menuju Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Jember.

28Sep/18

SDGs Center UNEJ mengadakan kegiatan Focus Group Discussion di Desa Binaan Desa Gumuk Mas Kabupaten Jember

SDGs Center UNEJ mengadakan kegiatan Focus Group Discussion bersama di balai Desa Gumuk Mas Jember  27/9/2018 yang diikuti oleh Kepala Desa, Ketua PKK, Tim BUMDES, Perangkat Desa serta para Tokoh Masyarakat dan Pemuda.

Focus Group Discussion ini bertema Pembangunan Berkelanjutan.

Isa Ma’rufi tim SDGs UNEJ mengatakan “kita ingin mengukur kemampuan desa melaksanakan pembangunan berkelanjutan sampai dengan tahun 2030”.

Diskusi sangat menarik karena ada beberapa poin yang menjadi sebuah ukuran.

“Pengukuran meliputi pilar sosial, pilar ekonomi, pilar lingkungan dan pilar tata kelola”,katanya.

Sementara itu Kepala Desa Gumuk Mas Bambang Wijanarko mengatakan ” sangat berterima kasih dengan adanya diskusi ini sangat menambah keilmuan bagi kami”.

Desa Gumuk Mas salah satu Desa Binaan Pascasarjana Universitas Jember.

“Kami siap mengawal setiap program dari Universitas Jember”,ungkapnya.(hr)

24Sep/18

Ali Amrah Muhammad, S.P. : “ Terima Kasih kepada Pimpinan dan kawan – kawan yang telah banyak memberi dukungan kepada saya”.

 

Ali Amrah Muhammad S.P.

Pimpinan dan Staf Pascasarjana Universitas Jember menggelar kegiatan Pisah Sambut Kasubag  Tata Usaha. Jabatan yang selama ini dilaksanakan oleh Ali Amrah Muhammad, SP. berpindah Kepada Edi Pitaya.

Kegiatan Pisah Sambut ini dilaksanakan di ruang aula Pascasarjana Universitas Jember, Senin, 24 September 2018.

Dalam sambutannya Prof. Dr. Ir. Rudi Wibowo, M.S. selaku Direktur Pascasarjana  Universitas Jember mengatakan” setelah pisah sambut ini diharapkan segera melaksanakan tugas sebaik-baiknya”.

Ali Amrah Muhammad, S.P melaksanakan tugas baru sebagai Kabag. Tata Usaha FMIPA Universitas Jember.

“ Terima Kasih kepada Pimpinan dan kawan – kawan yang telah banyak memberi dukungan kepada saya”,ungkapnya.(hr)

 

 

14Sep/18

Desa Pesisir: Berlimpah Potensi, Minim Perhatian

Jember, 13 September 2018

Adanya ketimpangan pembangunan antara wilayah daratan dengan daerah pesisir merupakan salah satu ‘momok’ yang masih menghantui pemerintah Indonesia hingga saat ini. Ketimpangan pembangunan yang terjadi mengakibatkan roda perekonomian di daerah, termasuk desa pesisir, menjadi tidak berkembang dan berkelanjutan. Berbagai kritik dan saran membangun terus bergulir disampaikan oleh para pakar dan akademisi demi meratanya pembangunan yang terjadi di Indonesia, khususnya wilayah pesisir. Dosen sekaligus Wakil Rektor I Universitas Teknologi Surabaya, Rukin, S.Pd., M.Si, juga turut menuangkan gagasan dan ketertarikannya terhadap fakta tersebut menjadi sebuah karya disertasi.

Selengkapnya