31Oct/17

Peringati Dies Natalis ke 53 Universitas Jember, Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Gelar Bakti Sosial

Jember, 28 Oktober 2017

Tepat di Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2017, Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Jember menggelar bakti sosial dalam bentuk pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat Desa Gumukmas Kabupaten Jember. Menurut Dewi Prihatini, Wakil Direktur II Program Pascasarjana Universitas Jember, pemilihan Desa Gumukmas sebagai lokasi bakti sosial antara lain karena Desa Gumukmas adalah desa binaan Universitas Jember. Bakti sosial melibatkan 60 mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Jember, yang memiliki beraneka ragam latar belakang dari dokter, dokter gigi dan perawat.

Selengkapnya

31Oct/17

Perguruan Tinggi, Bermutu Atau Mati !

Jember, 30 Oktober 2017

Mutu menjadi hal yang tidak bisa ditawar-tawar dalam pengelolaan sebuah perguruan tinggi. Bahkan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) telah mengambil langkah tegas menutup perguruan tinggi yang tidak memenuhi standar yang ditetapkan, dan atau melanggar aturan. Oleh karena itu Kemenristekdikti saat ini berusaha keras meningkatkan mutu perguruan tinggi di Indonesia dengan berbagai cara dan program. Salah satunya dengan Program Asuh. Pendek kata bagi perguruan tinggi, pilihannya bermutu atau mati ! Peringatan ini disampaikan oleh Masluhin Hajaz, Kepala Seksi Revitalisasi Program, Direktorat Penjaminan Mutu Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kemenristekdikti, saat memberikan materi dalam kegiatan seminar Penjaminan Mutu Internal Perguruan Tinggi, sekaligus Laporan Hasil Program Asuh Universitas Jember di Hotel Aston, Jember (29/10).

Menurut Masluhin Hajaz, saat ini dari sekitar 26 ribuan program studi di Indonesia, hanya 19.534 program studi yang sudah terakreditasi, terdiri dari 2.749 program studi terakreditasi A, 10.529 program studi terakreditasi B dan sisanya yang berjumlah 7.226 masih terakreditasi C. “Oleh karena itu Ditjen Belmawa tahun ini berusaha meningkatkan akreditasi program studi, terutama yang masih C dengan berbagai program. Mulai dari seminar, workshop, klinik dan termasuk Program Asuh dimana perguruan tinggi yang sudah mendapatkan akreditasi A mengasuh perguruan tinggi lainnya. Oleh karena itu beruntung lah perguruan tinggi yang masuk dalam Program Asuh, sebab banyak perguruan tinggi lainnya yang berebut untuk diasuh,” jelas Masluhin Hajaz. Selengkapnya

26Oct/17

UNEJ Luncurkan Aplikasi Kawanda

Jember, 24 Oktober 2017

Untuk meningkatkan layanan akademik Universitas Jember luncurkan aplikasi Kawanda. Aplikasi ini merupakan pengembangan dari Sistem Informasi Terintegrasi (SISTER). Melalui aplikasi ini mahasiswa, dosen maupun tenaga kependidikan, mendapatkan fasilitas berupa media penyimpanan bagi penggunanya sebesar 1 gigabyte. Adanya Kawanda ini diharapkan bisa mempermudah proses belajar mengajar dan kegiatan akademik lainnya. Kawanda secara resmi diluncurkan oleh Moh. Hasan di Gedung gedung Mas Soerachman, (24/10).

Menurut rektor dewasa ini proses belajar mengajar dengan elerning sudah menjadi kebutuhan, oelhe kerena itu muteralk didukung ioeleh fasiklitasd penyimpanan data yang mencukpi. Adanya kawanda ini dapat mengurangi kesulitan dosen dan mahasiswa dalam menyimpan data ataupun dokumen penting. Tidak hanya kawanda dalam waktu dekat Universitas Jember akan meluncurkan beragam apalikassi yang akan membantu kemudahan proses kegiatan belajar mengajar.

“Kita pernah memiliki pengalaman bagaimana data itu lumpuh karena serangan Virus WannaCry. Apa jadinya jika semua data hanya disimpan dalam satu komputer kemudian lumpuh total hal ini pasti kan membuat repot semua orang,” ujar rektor saat memberikan sambutan dalam peluncuran dan Sosialisasi Penggunaan Aplikasi Kawanda Dalam Mendukung Kegiatan Belajar Mengajar dan Administrasi.

Rektor mengatakan, Kawanda bisa menjadi media penyimpanan bersama bagi civitas akademika Universitas Jember. Sehingga menurutnya, dengan media penyimpanan bersama yang dikelola oleh UPT TI Universitas Jember seluruh data dan dokumen penting menjadi terlindungi.

“Saya harap dengan diluncurkannya Kawanda ini tidak hanya memudahkan proses belajar mengajar dan administrasi menjadi lebih mudah. Tetapi lebih dari itu seluruh data penting yang ada dan dimiliki oleh Universitas Jember menjadi terlindungi,” imbuh Hasan dalam sambutan singkatnya.

Hasan berharap, penggunaan aplikasi yang memberikan kemudahan bisa dilakukan secara masif oleh seluruh sivitas akademika Universitas Jember.

“Saya sudah mencoba share file dengan menggunakan aplikasi ini (Kawanda) ternyata sangat mudah. Kami saat ini juga sedang mengembang aplikasi Lapor yang bisa digunakan sebagai media online dalam menyampaikan keluhan terkait proses akademik yang ada di Universitas Jember,” pungkas rektor. Selengkapnya

18Oct/17

Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Pascasarjana Universitas Jember melakukan residensi di Pulau Dewata Bali.

Tanggal 17 – 21 Oktober 2017 Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Pascasarjana Universitas Jember  melakukan residensi di pulau Dewata Bali. Pada hari pertama diawali dengan kunjungan ke Dinas Kesehatan Provinsi Bali. kunjungan kali ini  mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Pascasarjana Universitas Jember  di sambut oleh Sekertaris Dinas Kesehatan dan beberapa staf bidang P2 dan survailans.

Sambutan pertama dalam acara kunjungan di Dinkes Prov.  Bali disampaikan oleh bapak I Made Suwirta, SKM., M.Si Selaku sekretaris Dinkes provinsi Bali kemudian dilanjutkan sambutan oleh Ketua  Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat  Dr. Isa Ma’rufi S.KM., M.Kes.

I Made Suwirta, SKM., M.Si  Menyampaikan materi pertama tentang Profil Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Visi Misi, Dan Langkas Strategi, Program Prioritas Dinkes Provinsi Bali Diantaranya Program Mengentasan Angka Kematian Ibu Dan Bayi, Program Penanggulangan Penyakit Menular, Program Penanggulangan Gizi Buruk Dan Program Integrasi Jaminan Kesehatan Nasional Dan Lainnya.

Materi kedua yang disampaikan oleh dr. I Gusti Ayu Raka Susanti, M.Kes selaku ketua bidang P2 survailveilans menyampaikan tentang indikator epidemiologi penyakit menular dan penyakit tidak menular, distribusi penyakit dan sistem survailveilans epidemiologi di Dinkes Provinsi Bali. selanjutnya sesi Tanya jawab antara mahasiswa dengan staf Dinas Provinsi Bali.

Pengirim Berita: Khoirul Anwar, S.KM. Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Pascasarjana Universitas Jember saat berada di tempat kegiatan 17 Oktober 2017.
18Oct/17

Fariz Kustiawan Alfarisy mahasiswa Program Studi Magister Pengelolaan Sumber Air Pertanian Pascasarjana Universitas Jember mengikuti kegiatan Delegasi Great Indonesia Leaders Summit (GILS) 2017

Fariz Kustiawan Alfarisy mahasiswa Program Studi Magister Pengelolaan Sumber Air Pertanian Pascasarjana Universitas Jember  mengikuti kegiatan  Delegasi  Great Indonesia Leaders Summit (GILS) 2017 yang dilaksanakan pada tanggal 13 s.d 15 Oktober 2017 bertempat di kota Malang.

Tujuan pelaksanaan  kegiatan tersebut sebagai upaya penciptaan wadah terintegrasinya para pemuda yang siap memberikan kontribusi nyata dalam mengatasi permasalahan dalam negeri.

Faris mengatakan “ dalam kegiatan ini saya bersama teman-teman mengambil topic tentang lingkungan”.

Lingkungan perlu perhatian khusus agar  kelestarian alam terjaga

“kami fokus dalam bagaimana mengelola tempat pembuangan sampah agar semakin baik”,ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi ajang membangun jaringan – jaringan kolaborasi antar pemuda yang memiliki passion dan interest yang sama dalam memberikan karya nyata bagi Indonesia.

“ alhamdulilah kami bisa bertemu dengan mahasiswa universitas lain sehingga kita berdiskusi sesuatu hal untuk kemajuan Negara”, ungkapnya. (hr)

13Oct/17

Pisah Sambut Kasubag Tata Usaha Pascasarjana Universitas Jember

Jum’at 13  Oktober 2017 Pascasarjana Universitas Jember mengadakan kegiatan pisah sambut Kepala Sub Bagian Tata Usaha yang bertempat di ruang sidang gedung Pascasarjana yang dihadiri pimpinan beserta staf.

Kasubag lama Suhartini, S.E. akan berpindahtugaskan di LP3M Sedangkan Kasubag baru  adalah Ali Amrah Muhammad, S.P  yang sebelumnya berdinas di Agrotechnopark

Dalam sambutannya  Direktur Pascasarjana Universitas Jember Prof. Dr. Ir. Rudi Wibowo, MS. Mengatakan “ terima kasih kepada bu suhartini yang selama ini telah membantu untuk melaksanakan tugas-tugas yang berkaitan dengan mahasiswa  dan selamat datang kepada bapak Ali Amrah Muhammad”.

Kerjasama yang baik dalam bekerja membuahkan hasil yang optimal

“ saya selama bekerja di Pascasarjana sangat bahagia sekali karena teman- teman sangat membantu saya dalam menyelesaikan tugas , Terima kasih semua”,tutur Suhartini .(hr)

12Oct/17

DOA IBU MENGANTAR YUNI LEWATI UJIAN TESIS.

Yuni Puspitasari mahasiswa Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Pascasarjana Universitas Jember Kamis 12 Oktober 2017 telah melaksanakan Ujian Tesis yang berjudul” Peran Bidan dalam Penggunaan Alat Kontrasepsi Hormonal Terhadap kenaikan Berat Badan pada Akseptor KB di Puskesmas Genteng Kulon Kabupaten Banyuwangi” bertempat di Gedung Pascasarjana UNEJ .

Bagi Yuni jarak tempuh selama kuliah antara Banyuwangi – Jember bukanlah sebuah halangan untuk terus aktif dalam perkuliahan.

“Asal niat kita baik , tulus, iklas kita pasti bisa meraih apa yang kita harapkan”,tuturnya.

Bagi Yuni Sosok Ibu adalah penyemangat yang terus bergelora dalam dirinya.

“Ibu saya yang selalu memberi semangat agar saya terus melanjutkan studi agar menjadi bermanfaat bagi masyarakat”,ungkapnya. Continue reading

28Sep/17

DATANG KE JEMBER MERUPAKAN SUATU PILIHAN UNTUK MEMPERDALAM KEILMUAN.

Kiky Chily Arum Dalu Dara Manis Kelahiran Mojokerto 21 April 1995 menginjakan kaki di Jember  sekitar tahun 2013, datang ke Jember  merupakan suatu pilihan untuk memperdalam keilmuan.

Universitas Jember menjadi pilihan studi Kiky dengan menempuh strata 1 pada Prodi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian.

“Awalnya saya pilih lanjut studi di Universitas Jember karena lingkungan yang sangat mendukung dan situasi yang sangat sejuk,”ujarnya.

Prodi Teknologi Hasil Pertanian mengembangkan dan melestarikan hasil inovasi kreasi IPTEK bidang teknologi pertanian yang berwawasan lingkungan

“ Prodi ini sangat memberikan tantangan bagi saya sehingga saya terus berusaha keras untuk belajar dan belajar,”ungkapnya.

Lulus Strata 1  dari Prodi Teknologi Hasil Pertanian di tahun 2017 dengan meraih IPK 3,98 merupakan capaian luar biasa bagi Kiky.

“ Alhamdulilah saya lulus dari Prodi Teknologi Hasil Pertanian UNEJ dengan IPK 3,98 inilah yang membanggakan bagi keluarga saya,”ungkapnya. Continue reading